<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713</id><updated>2011-08-02T04:10:41.354+07:00</updated><category term='Artikel'/><category term='kataku'/><category term='bingkisan'/><category term='www.kebunhikmah.com'/><category term='Cerita islami'/><category term='goresan'/><category term='goresan ramadhan'/><category term='hikmah'/><title type='text'>Nia Al Akhfiya'</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>49</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-8352930022877941916</id><published>2009-07-28T15:36:00.005+07:00</published><updated>2009-07-28T15:44:14.784+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>iklan jual rumah nih.....</title><content type='html'>r &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/Sm65IMxbQ-I/AAAAAAAAAFY/aRYNnRAvRFs/s1600-h/100_0789.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/Sm65IMxbQ-I/AAAAAAAAAFY/aRYNnRAvRFs/s320/100_0789.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363427756763464674" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;assalamu'alaykum....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teman-teman ada yang berminat membeli rumah..??? mungkin rumah ini bisa jadi salah satu referensi...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Luas tanah : 70 m2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Luas bangunan : 80 m2&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Terdiri dari : dua lantai (lantai bawah :2 kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, dan dapur. lantai atas: 1 kamar tidur)&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Sudah SHM&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Lokasi rumah : Sawangan elok Blok C4/6 depok - jawa barat&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Harga 95juta rupiah (nego)&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;&lt;br /&gt;bagi yang serius, silakan hubungi &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;0815 8665 3346&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;wassalamu'alaykum&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-8352930022877941916?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/8352930022877941916/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=8352930022877941916' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8352930022877941916'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8352930022877941916'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/07/iklan-jual-rumah-nih.html' title='iklan jual rumah nih.....'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/Sm65IMxbQ-I/AAAAAAAAAFY/aRYNnRAvRFs/s72-c/100_0789.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6934708982105699921</id><published>2009-06-19T11:47:00.000+07:00</published><updated>2009-06-19T11:49:07.048+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Perempuan sempurna</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;strong&gt;Siapakah Kau, Perempuan Sempurna?&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sebuah Catatan Kecil Afifah Afra&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:Trebuchet MS;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Ketika akhirnya saya dilamar oleh seorang lelaki, saya luruh dalam kelegaan. Apalagi lelaki itu, kelihatannya ‘relatif’ sempurna. Hapalannya banyak, shalih, pintar. Ia juga seorang aktivis dakwah yang sudah cukup matang. Kurang apa coba? &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya merasa sombong! Ketika melihat para lajang kemudian diwisuda sebagai pengantin, saya secara tak sadar membandingkan, lebih keren mana suaminya dengan suami saya.Sampai akhirnya air mata saya harus mengucur begitu deras, ketika suatu hari menekuri 3 ayat terakhir surat At-Tahrim. Sebenarnya, sebagian besar ayat dalam surat ini sudah mulai saya hapal sekitar 10 tahun silam, saat saya masih semester awal kuliah. Akan tetapi, banyak hapalan saya menguap, dan harus kembali mengucur bak air hujan ketika saya menjadi satu grup dengan seorang calon haf id zah di kelompok pengajian yang rutin saya ikuti.Ini terjemah ayat tersebut:&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;66:10. Allah membuat istri Nuh dan istri Luth perumpamaan bagi orang-orang kafir. Keduanya berada di bawah pengawasan dua orang hamba yang saleh di antara hamba-hamba Kami; lalu kedua istri itu berkhianat kepada kedua suaminya, maka kedua suaminya itu tiada dapat membantu mereka sedikit pun dari (siksa) Allah; dan dikatakan (kepada keduanya); Masuklah ke neraka bersama orang-orang yang masuk (neraka)".&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;66:11. Dan Allah membuat istri Firaun perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, ketika ia berkata: "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim",&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;66: 12. dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhannya dan Kitab-kitab-Nya; dan adalah dia termasuk orang-orang yang taat.SEBUAH KONTRADIKSI&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ada 4 orang yang disebut dalam 3 ayat tersebut. Mereka adalah Istri Nuh, Istri Luth, Istri Firaun dan Maryam. Istri Nuh (IN), dan Istri Luth (IL) adalah symbol perempuan kafir, sedangkan Istri Firaun (IF) dan Maryam (M), adalah symbol perempuan beriman. Saya terkejut, takjub dan ternganga ketika menyadari bahwa ada sebuah kontradiksi yang sangat kuat. Allah memberikan sebuah permisalan nan ironis. Mengapa begitu?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;IN dan IL adalah contoh perempuan yang berada dalam pengawasan lelaki shalih. Suami-suami mereka setaraf Nabi (bandingkan dengan suami saya! Tak ada apa-apanya, bukan?). Akan tetapi mereka berkhianat, sehingga dikatakanlah kepada mereka, waqilad khulannaaro ma’ad daakhiliin…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan antitesa dari mereka, Allah bentangkan kehidupan IF (Asiyah binti Muzahim) dan M. Hebatnya, IF adalah istri seorang thaghut, pembangkang sejati yang berkoar-koar menyebut “ana rabbakumul a’la.” Dan Maryam, ia bahkan tak memiliki suami. Ia rajin beribadah, dan Allah tiba-tiba berkehendak meniupkan ruh dalam rahimnya. Akan tetapi, cahaya iman membuat mereka mampu tetap bertahan di jalan kebenaran. Sehingga Allah memujinya, wa kaanat minal qaanithiin…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;PEREMPUAN SEMPURNA&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah hadits, Rasulullah saw. bersabda:&lt;br /&gt;"Sebaik-baik wanita penghuni surga itu adalah Khadijah binti Khuwail id , Fathimah binti Muhammad, Asiyah binti Muzahim istri Firaun, dan Maryam binti Imran." (HR. Ahmad 2720, berderajat shahih).&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Empat perempuan itu dipuji sebagai sebaik-baik wanita penghuni surga. Akan tetapi, Rasulullah saw. masih membuat strata lagi dari 4 orang tersebut. Terpilihlah dua perempuan yang disebut sebagai perempuan sempurna. Rasul bersabda, “Banyak lelaki yang sempurna, tetapi tiada wanita yang sempurna kecuali Asiyah istri Firaun dan Maryam binti Imran. Sesungguhnya keutamaan Aisyah dibandingkan sekalian wanita adalah sebagaimana keutamaan bubur roti gandum dibandingkan dengan makanan lainnya.” (Shahih al-Bukhari no. 3411).&lt;br /&gt;Inilah yang membuat saya terkejut! Bahkan perempuan sekelas Fathimah dan Khadijah pun masih ‘kalah’ dibanding Asiyah IF dan Maryam binti Imran. Apakah gerangan yang membuat Rasul menilai semacam itu?&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Ah, saya bukan seorang mufassir ataupun ahli hadits. Namun, dalam keterbatasan yang saya mengerti, tiba-tiba saya sedikit meraba-reba, bahwa penyebabnya adalah karena keberadaan suami. Khadijah, ia perempuan hebat, namun ia tak sempurna, karena ia diback-up total oleh Muhammad saw., seorang lelaki hebat. Fathimah, ia dahsyat, namun ia tak sempurna, karena ada Ali bin Abi Thalib kw, seorang pemuda mukmin yang tangguh.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sedangkan Asiyah? Saat ia menanggung deraan h id up yang begitu dahsyat, kepada siapa ia menyandarkan tubuhnya, karena justru yang menyiksanya adalah suaminya sendiri. Siksaan yang membuat ia berdoa, dengan gemetar, "Ya Tuhanku, bangunlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Firaun dan perbuatannya dan selamatkanlah aku dari kaum yang lalim." Siksaan yang membuat nyawanya terbang, &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;ah… tidak mati, namun menuju surga. Mendapatkan rizki dan bersukaria dengan para penduduk akhirat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana pula dengan Maryam? Ia seorang lajang yang dipilih Allah untuk menjadi ibunda bagi Nabi Isa. Kepada siapa ia mengadu atas tindasan kaumnya yang menuduh ia sebagai pezina? Pantas jika Rasul menyebut mereka: Perempuan sempurna…&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;JADI, YANG MENGANTAR ke Surga, Adalah Amalan Kita&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Jadi, bukan karena (sekadar) lelaki shalih yang menjadi pendamping kita. Suami yang baik, memang akan menuntun kita menuju jalan ke surga, mempermudah kita dalam menjalankan perintah agama. Namun, jemari akan teracung pada para perempuan yang dengan kelajangannya (namun bukan sengaja melajang), atau dengan kondisi suaminya yang memprihatinkan (yang juga bukan karena kehendak kita), ternyata tetap bisa beramal dan cemerlang dalam cahaya iman. Kalian adalah Maryam-Maryam dan Asiyah-Asiyah, yang lebih hebat dari Khadijah-Khadijah dan Fathimah-Fathimah.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, alangkah hinanya para perempuan yang memiliki suami-suami nan shalih, namun pada kenyataannya, mereka tak lebih dari istri Nabi Nuh dan istri Nabi Luth. Yang alih-alih mendukung suami dalam dakwah, namun justru menggelendot manja, “Mas… kok pergi pengajian terus sih, sekali-kali libur dong!” Atau, “Mas, aku pengin beli motor yang bagus, gimana kalau Mas korupsi aja…”&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Benar, bahwa istri hebat ada di samping suami hebat. Namun, lebih hebat lagi adalah istri yang tetap bisa hebat meskipun terpaksa bersuamikan orang tak hebat, atau bahkan tetapi melajang karena berbagai sebab nan syar’i. Dan betapa rendahnya istri yang tak hebat, padahal suaminya orang hebat dan membentangkan baginya berbagai kemudahan untuk menjadi hebat. Hebat sebagai hamba Allah!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallahu a’lam bish-shawwab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6934708982105699921?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6934708982105699921/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6934708982105699921' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6934708982105699921'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6934708982105699921'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/06/perempuan-sempurna.html' title='Perempuan sempurna'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-7840591997613079925</id><published>2009-05-29T14:36:00.000+07:00</published><updated>2009-05-29T14:38:47.993+07:00</updated><title type='text'>mawar itu..</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Oleh : al-Ustadz Abu Ammar al-Ghoyami&lt;br /&gt;Di: &lt;a href="http://almawaddah.or.id/"&gt;http://almawaddah.or.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bunga mawar itu melalui malam hari dengan kekhusyu’an. Tidak menguncup setelah mekarnya meski diterpa angin dinginnya malam. Mawar itu telah mekar bukan hanya sejak hari kemarin. Dan akan senantiasa indah di kala malam, pagi dan di sepanjang hari. Siapa yang tidak tertegun melihat keelokan sekuntum mawar yang tumbuh subur, mekar dan basah oleh embun pagi, bahkan tak ‘kan layu oleh tatapan sinar mentari? Serasa segar dan meneduhkan pandangan mata. Semua hati ingin memilikinya, lalu menanamnya di taman sendiri. Namun ke manakah ia harus dicari? Seorang wanita di sisi seorang suami laksana mawar di taman. Suamilah yang akan menikmati keelokannya, dan hanya untuk suami mawar itu tampil menggoda. Sebab suami adalah pemilik yang merawat dan yang memeliharanya. Namun wanita mana yang elok seelok mawar di taman yang hanya mekar untuk suami? Pertanyaan tersebut tidak akan didapatkan jawabannya selain sifat-sifat keelokannya yang disebutkan oleh Alloh . Ialah sifat isteri sholihah. Ialah isteri idaman dan isteri pujaan. Ialah isteri yang elok bahkan lebih elok dari sekuntum mawar yang mekar dan menawan. Ia lebih anggun dan jauh lebih anggun dari warna-warninya mawar di taman pasutri. Ialah yang Alloh firmankan dalam ayat al-Qur’an:… maka wanita yang sholih ialah yang taat kepada Alloh lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Alloh telah memelihara (mereka).... (QS. an-Nisa’ [4]: 34) Alloh menyebut kesholihan seorang wanita itu ada pada dua sifat saja. Ialah seorang qonitah yang berarti taat dan hafizhoh yang berarti pemelihara. Aduhai betapa sejuk dan menawannya sebuah taman pasutri yang makmur oleh kesholihan isteri yang senantiasa taat pada perintah dan anjuran kebaikan Alloh Robbnya juga taat pada perintah dan anjuran kebaikan suaminya. Betapa tenteram hati suami sebagai pemilik dan penguasa taman yang dihiasi oleh seorang qonitah. Dan betapa sempurna ketenangan dan ketenteraman suami yang isterinya juga seorang hafizhoh.Ya, isteri yang hafizhoh. Suami mana yang tidak menaruh kepercayaan penuh pada isterinya, bila isterinya seorang hafizhoh? Suami mana yang masih was-was akan isterinya di rumah tatkala ia harus beranjak berjalan di muka bumi mencari karunia Ilahi bila isterinya seorang yang rapih dalam memelihara diri dan kehormatannya, dan rapih dalam memelihara harta yang dipercayakan kepadanya oleh suaminya? Suami mana yang masih tidak merasa aman akan isterinya bila isterinya seorang yang hafizhoh, memelihara hak-hak Alloh dan hak-hak suaminya di kala suaminya tidak hadir di sisinya dan dengan sangat setia dan senantiasa sabar dalam penantian sebagaimana yang diperintahkan Dzat Yang Maha Rohman? Sungguh benar, seorang yang sholihah itu ialah mawar yang mekar semerbak harum mewangi hanya untuk Alloh , Robbnya, dan untuk suaminya tercinta. Adalah seorang wanita sholihah itu, yang istiqomah agamanya, yang senantiasa taat pada suaminya dan memelihara hak-hak suaminya yang ada pada dirinya dan pada harta&lt;br /&gt;suaminya. Dan adalah wanita terbaik itu seperti yang dituturkan oleh Rosululloh dalam hadits berikut:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: سُئِلَ النَّبِيُّ : أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ؟ قَالَ: الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ إِلَيْهَا وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلاَ تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فيِ نَفْسِهَا وَلاَ فيِ مَالِهِ&lt;br /&gt;Dari Abu Huroiroh berkata: “Nabi ditanya tentang wanita seperti apa yang paling baik, beliau bersabda: ‘Yaitu wanita yang menyenangkan suami bila ia memandangnya, menaatinya bila ia perintah, dan tidak menyelisihi sesuatu yang ia tidak suka pada dirinya dan pada hartanya.’”Engkaukah wahai saudariku wanita sholihah itu? Engkaukah wahai saudariku mawar yang elok di taman itu? Wahai saudariku para isteri, jadilah engkau mawar-mawar dambaan dan pujaan, yang didamba oleh suamimu yang kau cintai dan dipuji oleh Dzat Yang Maha Tinggi. Dan bila bukan engkau mawar-mawar indah di taman itu wahai saudariku, maka seraya memohon ma’unah dari Alloh , perbaikilah mereka wahai saudaraku para suami, perbaikilah isteri-isterimu, dan Alloh jualah Dzat Yang akan melimpahkan taufiq-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya.&lt;br /&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-7840591997613079925?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/7840591997613079925/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=7840591997613079925' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7840591997613079925'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7840591997613079925'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/05/mawar-itu.html' title='mawar itu..'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1566289073645439918</id><published>2009-04-07T10:58:00.002+07:00</published><updated>2009-04-07T11:06:57.521+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Karna ia, laki-laki biasa</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;Setiap kali ada teman yang mau menikah, saya selalu mengajukan pertanyaan yang sama. Kenapa kamu memilih dia sebagai suamimu/istrimu?Jawabannya sangat beragam.&lt;br /&gt;Dari mulai jawaban karena Allah hingga jawaban duniawi (cakep atau tajir :D manusiawi lah :P).&lt;br /&gt;Tapi ada satu jawaban yang sangat berkesan di hati saya. Hingga detik ini saya masih ingat setiap detail percakapannya.&lt;br /&gt;Jawaban salah seorang teman yang baru saja menikah. Proses menuju pernikahannya sungguh ajaib. Mereka hanya berkenalan 2 bulan. Lalu memutuskan menikah.&lt;br /&gt;Persiapan pernikahan hanya dilakukan dalam waktu sebulan saja. Kalau dia seorang akhwat, saya tidak akan heran. Proses pernikahan seperti ini sudah lazim. Dia bukanlah akhwat, sama seperti saya. Satu hal yang pasti, dia tipe wanita yang sangat berhati-hati dalam memilih suami. Trauma dikhianati lelaki membuat dirinya sulit untuk membuka diri. Ketika dia memberitahu akan menikah, saya tidak menanggapi dengan serius.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka berdua baru kenal sebulan. Tapi saya berdoa, semoga ucapannya menjadi kenyataan. Saya tidak ingin melihatnya menangis lagi.Sebulan kemudian dia menemui saya. Dia menyebutkan tanggal pernikahannya. Serta memohon saya untuk cuti, agar bisa menemaninya selama proses pernikahan. Begitu banyak pertanyaan di kepala saya. Asli.Saya pengin tau, kenapa dia begitu mudahnya menerima lelaki itu.Ada apakan gerangan? Tentu suatu hal yang istimewa. Hingga dia bisa memutuskan menikah secepat ini. Tapi sayang, saya sedang sibuk sekali waktu itu (sok sibuk sih aslinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak bisa membantunya mempersiapkan pernikahan. Beberapa kali dia telfon saya untuk meminta pendapat tentang beberapa hal. Beberapa kali saya telfon dia untuk menanyakan perkembangan persiapan pernikahannya. That's all. Kita tenggelam dalam kesibukan masing-masing.Saya menggambil cuti sejak H-2 pernikahannya. Selama cuti itu saya memutuskan untuk menginap di rumahnya.Jam 11 malam, H-1 kita baru bisa ngobrol -- hanya berdua. Hiruk pikuk persiapan akad nikah besok pagi, sungguh membelenggu kami. Padahal rencananya kami ingin ngobrol tentang banyak hal.Akhirnya, bisa juga kami ngobrol berdua. Ada banyak hal yang ingin saya tanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia juga ingin bercerita banyak pada saya.Beberapa kali Mamanya mengetok pintu, meminta kami tidur."Aku gak bisa tidur." Dia memandang saya dengan wajah memelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya paham kondisinya saat ini."Lampunya dimatiin aja, biar dikira kita dah tidur.""Iya.. ya"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mematikan lampu neon kamar dan menggantinya dengan lampu kamar yang temaram. Kami melanjutkan ngobrol sambil berbisik-bisik. Suatu hal yang sudah lama sekali tidak kami lakukan.Kami berbicara banyak hal, tentang masa lalu dan impian-impian kami. Wajah sumringahnya terlihat jelas dalam keremangan kamar. Memunculkan aura cinta yang menerangi kamar saat itu. Hingga akhirnya terlontar juga sebuah pertanyaan yang selama ini saya pendam."Kenapa kamu memilih dia?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia tersenyum simpul lalu bangkit dari tidurnya sambil meraih HP di bawah bantalku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perlahan dia membuka laci meja riasnya.Dengan bantuan nyala LCD HP dia mengais lembaran kertas di dalamnya.Perlahan dia menutup laci kembali lalu menyerahkan selembar amplop pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menerima HP dari tangannya. Amplop putih panjang dengan kop surat perusahaan tempat calon suaminya bekerja."Apaan sih..?" Saya memandangnya tak mengerti.Eeh...dia-nya malah ngikik geli.."Buka aja."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebuah kertas saya tarik keluar. Kertas polos ukuran A4, saya menebak warnanya pasti putih, hehehe...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya membaca satu kalimat di atas, di deretan paling atas."Busyet dah nih orang." Saya menggeleng-gelengka n kepala sambil menahan senyum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara dia cuma ngikik melihat ekspresi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memulai membacanya. Dan sampai saat inipun saya masih hapal dengan kata-katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begini isi surat itu.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kepada YTH&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Calon istri saya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;calon ibu anak-anak saya, &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;calon anak Ibu saya &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;dan calon kakak buat adik-adik saya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Di tempat&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Assalamu'alaikum Wr WbMohon maaf kalau anda tidak berkenan. Tapi saya mohon bacalah surat ini hingga akhir. Baru kemudian silakan dibuang atau dibakar, tapi saya mohon, bacalah dulu sampai selesai.Saya, yang bernama ...... menginginkan anda ...... untuk menjadi istri saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya bukan siapa-siapa. Saya hanya manusia biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini saya punya pekerjaan. Tapi saya tidak tahu apakah nanti saya akan tetap punya pekerjaan. Tapi yang pasti saya akan berusaha punya penghasilan untuk mencukupi kebutuhan istri dan anak-anakku kelak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang masih kontrak rumah. Dan saya tidak tahu apakah nanti akan ngontrak selamannya. Yang pasti, saya akan selalu berusaha agar istri dan anak-anak saya tidak kepanasan dan tidak kehujanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanyalah manusia biasa, yang punya banyak kelemahan dan beberapa kelebihan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menginginkan anda untuk mendampingi saya. Untuk menutupi kelemahan saya dan mengendalikan kelebihan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya hanya manusia biasa. Cinta saya juga biasa saja.Oleh karena itu. Saya menginginkan anda mau membantu saya memupuk dan merawat cinta ini, agar menjadi luar biasa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak tahu apakah kita nanti dapat bersama-sama sampai mati. Karena saya tidak tahu suratan jodoh saya. Yang pasti saya akan berusaha sekuat tenaga menjadi suami dan ayah yang baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya memilih anda?Sampai saat ini saya tidak tahu kenapa saya memilih anda..&lt;br /&gt;Saya sudah sholat istiqaroh berkali-kali, dan saya semakin mantap memilih anda.Yang saya tahu, Saya memilih anda karena Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan yang pasti, saya menikah untuk menyempurnakan agama saya, juga sunnah Rasulullah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak berani menjanjikan apa-apa, saya hanya berusaha sekuat mungkin menjadi lebih baik dari saat ini.Saya mohon sholat istiqaroh lah dulu sebelum memberi jawaban pada saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Saya kasih waktu minimal 1 minggu, maksimal 1 bulan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Semoga Allah ridho dengan jalan yang kita tempuh ini. Amin&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Wassalamu'alaikum Wr Wb&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Saya memandang surat itu lama. Berkali-kali saya membacanya. Baru kali ini saya membaca surat 'lamaran' yang begitu indah. Sederhana, jujur dan realistis.Tanpa janji-janji gombal dan kata yang berbunga-bunga.Surat cinta minimalis, saya menyebutnya :-D.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya menatap sahabat di samping saya.&lt;br /&gt;Dia menatap saya dengan senyum tertahan."Kenapa kamu memilih dia.""Karena dia manusia biasa." Dia menjawab mantap."Dia sadar bahwa dia manusia biasa. Dia masih punya Allah yang mengatur hidupnya. Yang aku tahu dia akan selalu berusaha tapi dia tidak menjanjikan apa-apa. Soalnya dia tidak tahu, apa yang akan terjadi pada kita di kemudian hari. Entah kenapa, Itu justru memberikan kenyamanan tersendiri buat aku.""Maksudnya?""Dunia ini fana. Apa yang kita punya hari ini belum tentu besok masih ada. Iya kan? Paling gak. Aku tau bahwa dia gak bakal frustasi kalau suatu saat nanti kami jadi gembel. Hahaha....""Ssttt...." Saya membekap mulutnya. Kuatir ada yang tau kalau kita belum tidur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terdiam kita memasang telinga.Sunyi. Suara jengkering terdengar nyaring di luar tembok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami saling berpandangan lalu cekikikan sambil menutup mulut masing-masing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Udah tidur... Besok kamu kucel, ntar aku yang dimarahin Mama."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami kembali rebahan. Tapi mata ini tidak bisa terpejam. Percakapan kami tadi masih terngiang terus di telinga saya."Gik...""Tidur. Dah malam." Saya menjawab tanpa menoleh padanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ingin dia tidur, agar dia terlihat cantik besok pagi. Kantuk saya hilang sudah, kayaknya gak bakalan tidur semaleman nih.Satu lagi pelajaran pernikahan saya peroleh hari itu. Ketika manusia sadar dengan kemanusiaannya. Sadar bahwa ada hal lain yang mengatur segala kehidupannya.Begitupun dengan sebuah pernikahan. Suratan jodoh sudah tergores sejak ruh ditiupkan dalam rahim.. Tidak ada seorang pun yang tahu bagaimana dan berapa lama pernikahannya kelak. Lalu menjadikan proses menuju pernikahan bukanlah sebagai beban tapi sebuah 'proses usaha'.Betapa indah bila proses menuju pernikahan mengabaikan harta, tahta dan 'nama'. Embel-embel predikat diri yang selama ini melekat ditanggalkan.Ketika segala yang 'melekat' pada diri bukanlah dijadikan pertimbangan yang utama. Pernikahan hanya dilandasi karena Allah semata. Diniatkan untuk ibadah. Menyerahkan secara total pada Allah yang membuat skenarionya. Maka semua menjadi indah..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya Allah yang mampu menggerakkan hati setiap umat-NYA.Hanya Allah yang mampu memudahkan segala urusan.Hanya Allah yang mampu menyegerakan sebuah pernikahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita hanya bisa memohon keridhoan Allah. Meminta-NYA mengucurkan barokah dalam sebuah pernikahan. Hanya Allah jua yang akan menjaga ketenangan dan kemantapan untuk menikah.Lalu, bagaimana dengan cinta?&lt;br /&gt;Ibu saya pernah bilang, Cinta itu proses. Proses dari ada, menjadi hadir, lalu tumbuh, kemudian merawatnya. Agar cinta itu bisa bersemi dengan indah menaungi dua insan dalam pernikahan yang suci.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Witing tresno jalaran garwo (sigaraning nyowo), kalau diterjemahkan secara bebas....Cinta tumbuh karena suami/istri (belahan jiwa).Cinta paling halal dan suci. Cinta dua manusia biasa, yang berusaha menggabungkannya agar menjadi cinta yang luar biasa.Amien...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1566289073645439918?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1566289073645439918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1566289073645439918' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1566289073645439918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1566289073645439918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/04/karna-ia-laki-laki-biasa.html' title='Karna ia, laki-laki biasa'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-2213080916232671691</id><published>2009-03-16T09:08:00.003+07:00</published><updated>2009-03-16T09:30:27.050+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Jangan Ngambek terlalu lama</title><content type='html'>&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sebuah salah pengertian yg mengakibatkan kehancuran sebuah rumah tangga. Tatkala nilai akhir sebuah keh id upan sudah terbuka,tetapi segalanya sudah terlambat. Membawa nenek utk tinggal bersama menghabiskan masa tuanya bersama kami, malah telah menghianati ikrar cinta yg telah kami buat selama ini, setelah 2 tahun menikah, saya dansuami setuju menjemput nenek di kampung utk tinggal bersama.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sejak kecil suami saya telah kehilangan ayahnya, dia adalah satu-satunya harapan nenek, nenek pula yg membesarkannya dan menyekolahkan dia hingga tamat kuliah.Saya terus mengangguk tanda setuju, kami segera menyiapkan sebuah kamar yg menghadap taman untuk nenek, agar dia dapat berjemur,menanam bunga dan sebagainya. Suami berdiri d id epan kamar yg sangat kaya dgn sinarmatahari,t id a k sepatah katapun yg terucap tiba-tiba saja dia mengangkat saya dan memutar-mutar saya seperti adegan dalam film India dan berkata:"Mari,kita jemput nenek di kampung".Suami berbadan tinggi besar, aku suka sekali menyandarkan kepalaku ke dadanya yg b id a ng, ada suatu perasaan nyaman dan aman disana. Aku seperti sebuah boneka kecil yg kapan saja bisa diangkat dan dimasukan kedalam kantongnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kalau terjadi selisih paham diantara kami, dia suka tiba-tiba mengangkatku tinggi-tinggi diatas kepalanya dan diputar-putar sampai aku berteriak ketakutan baru diturunkan.Aku sungguh menikmati saat-saat seperti itu.Kebiasaan nenek di kampung t id a k berubah. Aku suka sekali menghias rumah dengan bunga segar, sampai akhirnya nenek t id a k tahan lagi dan berkata kepada suami:"Istri kamu h id up foya-foya, buat apa beli bunga? Kan bunga t id a k bisa dimakan?" Aku menjelaskannya kepada nenek:"Ibu, rumah dengan bunga segar membuat rumah terasa lebih nyaman dan suasana hati lebih gembira."Nenek berlalu sambil mendumel, suamiku berkata sambil tertawa:"Ibu, ini kebiasaan orang kota, lambat laun ibu akan terbiasa juga."Nenek t id a k protes lagi, tetapi setiap kali melihatku pulang sambil membawa bunga,dia t id a k bisa menahan diri untuk bertanya berapa harga bunga itu, setiap mendengar jawabanku dia selalu mencibir sambil menggeleng-gelengkan kepala. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Setiap membawa pulang barang belanjaan,diaselalu tanya itu berapa harganya ,ini berapa.Setiap aku jawab, dia selalu berdecak dengan suara keras.Suamiku memencet hidungku sambil berkata:"Putriku, kan kamu bisa berbohong.Jangan katakan harga yang sebenarnya." &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Lambat laun, keharmonisan dalam rumah tanggaku mulai terusik.Nenek sangat t id a k bisa menerima melihat suamiku bangun pagi menyiapkan sarapan pagi untuk dia sendiri, di mata nenek seorang anak laki-laki masuk ke dapur adalah hal yang sangat memalukan. Di meja makan, wajah nenek selalu cemberut dan aku sengaja seperti t id a k mengetahuinya. Nenekselalu membuat bunyi-bunyian dengan alat makan seperti sumpit dan sendok, itulah cara dia protes.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku adalah instrukstur tari, seharian terus menari membuat badanku sangat letih, aku t id a k ingin membuang waktu istirahatku dengan bangun pagi apalagi disaat musim dingin. Nenek kadang juga suka membantuku di dapur, tetapi makin dibantu aku menjadi semakin repot, misalnya; diasuka menyimpan semua kantong-kantong bekas belanjaan, dikumpulkan bisa untuk dijual katanya.Jadilah rumahku seperti tempat pemulungan kantong plastik, dimana-mana terlihat kantong plastik besar tempat semua kumpulan kantong plastik.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kebiasaan nenek mencuci piring bekas makan t id a k menggunakan cairan pencuci, agar supaya dia t id a k tersinggung, aku selalu mencucinya sekali lagi pada saat dia sudah  idur.Suatu hari, nenek mendapati aku sedangmencuci piring malam harinya, dia segera masukke kamar sambil membanting pintu dan menangis.Suamiku jadi serba salah, malam itu kami tidur seperti orang bisu, aku coba bermanja-manja dengan dia, tetapi dia tidakperduli. Aku menjadi kecewa dan marah."Apa salahku?" Dia melotot sambil berkata:"Kenapa t id a k kamu biarkan saja? Apakah memakan dengan pring itu bisa membuatmu mati?"&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku dan nenek tida k bertegur sapa untuk waktu yg cukup lama, suasana mejadi kaku. Suamiku menjadi sangat kikuk, t id a k tahu harus berpihak pada siapa? Nenek tidak lagi membiarkan suamiku masuk ke dapur, setiap pagi dia selalu bangun lebih pagi dan menyiapkan sarapan untuknya, suatukebahagiaan terpancar di wajahnya jika melihat suamiku makan dengan lahap, dengan sinar mata yang seakan mencemohku sewaktu melihat padaku,seakan berkata dimana tanggung jawabmu sebagai seorang istri?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Demi menjaga suasana pagi hari tidak terganggu, aku selalu membeli makanan diluar pada saat berangkat kerja. Saat t id ur, suami berkata:"Ludi, apakah kamu merasa masakan ibu t id a k enak dan t idak bersih sehingga kamu t id a k pernah makan di rumah?" sambil memunggungiku dia berkata tanpa menghiraukan air mata yg mengalir di kedua belah pipiku.Dan dia akhirnya berkata:"Anggaplah ini sebuah permintaanku, makanlah bersama kami setiap pagi."Aku mengiyakannya dan kembali ke meja makan yg serbacanggung itu.Pagi itu nenek memasak bubur, kami sedang makan dan tiba-tiba ada suatu perasaan yg sangat mual menimpaku, seakan-akan isi perut mau keluar semua.Aku menahannya sambil berlari ke kamar mandi, sampai disana aku segera mengeluarkan semua isi perut. Setelah agak reda, aku melihat suamiku berdiri didepan pintu kamar mandi dan memandangku dengan sinar mata yg tajam, diluar sana terdengar suara tangisan nenek dan berkata-kata dengan bahasa daerahnya. Aku terdiam dan terbengong tanpa bisa berkata-kata. Sungguh bukan sengaja aku berbuat demikian!.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Pertama kali dalam perkawinanku, aku bertengkar hebat dengan suamiku, nenek melihat kami dengan mata merah dan berjalan menjauh..suamiku segera mengejarnya keluar rumah.Menyambut anggota baru tetapi dibayar dengan nyawa nenek.Selama 3 hari suamiku t id a k pulang ke rumah dan t id a k juga meneleponku.Aku sangat kecewa, semenjak kedatangan nenek di rumah ini, aku sudah banyak mengalah, mau bagaimana lagi? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Entah kenapa aku selalu merasa mual dan kehilangan nafsu makan ditambah lagi dengan keadaan rumahku yang kacau, sungguh sangat menyebalkan. Akhirnya teman sekerjaku berkata:"LuDi, sebaiknya kamu periksa ke dokter."Hasil pemeriksaan menyatakan aku sedang hamil. Aku baru sadar mengapa aku mual-mual pagi itu. Sebuah berita gembira yg terselip juga kesedihan. Mengapa suami dan nenek sebagai orang yg berpengalaman t id a k berpikir sampai sejauh itu?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Di pintu masuk rumah sakit aku melihat suamiku, 3 hari t id a k bertemu dia berubah drastis, muka kusut kurang t id ur, aku ingin segera berlalu tetapi rasa iba membuatku tertegun dan memanggilnya. Dia melihat ke arahku tetapi seakan akan t id a k mengenaliku lagi, pandangan matanya penuh dengan kebencian dan itu melukaiku. Aku berkata pada dirikusendiri, jangan lagi melihatnya dan segera memanggil taksi. Padahal aku ingin memberitahunya bahwa kami akan segera memiliki seorang anak. Dan berharap aku akan diangkatnya tinggi-tinggi dan diputar-putar sampai aku minta ampun tetapi..... mimpiku tidak menjadi kenyataan. Didalam taksi air mataku mengalir dengan deras. Mengapa kesalah pahaman ini berakibat sangat buruk?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sampai di rumah aku berbaring di ranjang memikirkan peristiwa tadi, memikirkan sinar matanya yg penuh dengan kebencian, aku menangis dengan sedihnya. Tengah malam,aku mendengar suara orang membuka laci, aku menyalakan lampu dan melihat dia dgn wajah berlinang air mata sedang mengambil uang dan buku tabungannya. Aku menatapnya dengan dingin tanpa berkata-kata. Dia seperti tidak melihatku saja dan segera berlalu.Sepertinya dia sudah memutuskan utk meninggalkan aku. Sungguh lelaki yg sangat picik, dalam saat begini dia masih bisa membedakan antara cinta dengan uang. Aku tersenyum sambil menitikan air mata.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku tidak masuk kerja keesokan harinya, aku ingin secepatnya membereskan masalah ini, aku akan membicarakan semua masalah ini dan pergi mencarinya di kantornya.Di kantornya aku bertemu dengan seketarisnya ygmelihatku dengan wajah bingung."Ibunya pak direktur baru saja mengalami kecelakaan lalu lintas dan sedang berada di rumah sakit. Mulutku terbuka lebar.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku segera menuju rumah sakit dan saat menemukannya, nenek sudah meninggal. Suamiku t id a k pernah menatapku, wajahnya kaku. Aku memandang jasad nenek yg terbujur kaku. Sambil menangis aku menjerit dalamhati:"Tuhan, mengapa ini bisa terjadi?"Sampai selesai upacara pemakaman, suamiku t id a k pernah bertegur sapa denganku,jika memandangku selalu dengan pandangan penuh dengan kebencian.Peristiwa kecelakaan itu aku juga tahu dari orang lain, pagi itu nenek berjalan ke arah terminal, rupanya dia mau kembali ke kampung. Suamiku mengejar sambil berlari, nenek juga berlari makin cepat sampai t id a k melihat sebuah bus yg datang ke arahnya dengan kencang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku baru mengerti mengapa pandangan suamiku penuh dengan kebencian. Jika akut id a k muntah pagi itu, jika kami t id a k bertengkar,jika............dimatanya, akulah penyebab kematian nenek.Suamiku pindah ke kamar nenek, setiap malam pulang kerja dengan badan penuh dengan bau asap rokok dan alkohol. Aku merasa bersalah tetapi juga merasa harga diriku terinjak-injak. Aku ingin menjelaskan bahwa semua ini bukan salahku dan juga memberitahunya bahwa kami akan segera mempunyai anak. Tetapi melihat sinar matanya, aku t id a k pernah menjelaskan masalah ini. Aku rela dipukul atau dimaki-maki olehnya walaupun ini bukan salahku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Waktu berlalu dengan sangat lambat.Kami hidup serumah tetapi seperti tidak mengenal satu sama lain. Dia pulang makin larut malam. Suasana tegang didalam rumah.Suatu hari, aku berjalan melewati sebuah café, melalui keremangan lampu dan kisi-kisi jendela, aku melihat suamiku dengan seorang wanita didalam. Dia sedang menyibak rambut sang gadis dengan mesra. Aku tertegun dan mengerti apa yg telah terjadi. Aku masuk kedalam dan berdiri di depan mereka sambil menatap tajam kearahnya. Aku tidak menangis juga tidak berkata apapun karena aku juga t id a k tahu harus berkata apa. Sang gadis melihatku dan ke arah suamiku dan segera hendak berlalu. Tetapi dicegah oleh suamiku dan menatap kembali ke arahku dengan sinar mata yg tidak kalah tajam dariku. Suara detak jangtungku terasa sangat keras, setiap detak suara seperti suara menuju kematian.Akhirnya aku mengalah dan berlalu dari hadapan mereka, jika tidak..mungkin aku akan jatuh bersama bayiku dihadapan mereka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Malam itu dia tidak pulang ke rumah. Seakan menjelaskan padaku apa yang telah terjadi. Sepeninggal nenek, rajutan cinta kasih kami juga sepertinya telah berakhir. Dia tid k kembali lagi ke rumah, kadang sewaktu pulang ke rumah, aku mendapati lemari seperti bekas dibongkar.Aku tahu dia kembali mengambil barang-barang keperluannya. Aku tidak ingin menelepon dia walaupun kadang terbersit suatu keinginan untuk menjelaskan semua ini. Tetapi itu t id a k terjadi........., semua berlalubegitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku mulai h id up seorang diri, pergi check kandungan seorang diri. Setiap kali melihat sepasang suami istri sedang check kandungan bersama, hati ini serasa hancur. Teman-teman menyarankan agar aku membuang saja bayiini, tetapi aku seperti orang yg sedang histeris mempertahankan miliknya. Hitung-hitung sebagai pembuktian kepada nenek bahwa aku tidak bersalah."Suatu hari pulang kerja,aku melihat dia duduk didepan ruang tamu.Ruangan penuh dengan asap rokok dan ada selembar kertas diatas meja, t id a k perlu tanya aku juga tahu surat apa itu.2 bulan hidup sendiri, aku sudah bisa mengontrol emosi. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sambil membuka mantel dan topi aku berkata kepadanya:""Tunggu sebentar, aku akan segera menanda tanganinya"".Dia melihatku dengan pandangan awut-awutan demikian juga aku. Aku berkata pada diri sendiri, jangan menangis, jangan menangis. Mata ini terasa sakit sekali tetapi aku terus bertahan agar air mata ini tidak keluar.Selesai membuka mantel, aku berjalan ke arahnya dan ternyata dia memperhatikan perutku yg agak membuncit.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt; Sambil duduk di kursi, aku menanda tangani surat itu dan menyodorkan kepadanya.""LuDi, kamu hamil?"" Semenjak nenek meninggal, itulah pertama kali dia berbicara kepadaku. Aku tidak bisa lagi membendung air mataku yg menglir keluar dengan derasnya. Aku menjawab:""Iya, tetapi tidak apa-apa. Kamu sudah boleh pergi"".Dia tidak pergi, dalam keremangan ruangan kami saling berpandangan. Perlahan-lahan dia membungkukan badannya ke tanganku, airmatanya terasa menembus lengan bajuku.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tetapi di lubuk hatiku, semua sudah berlalu, banyak hal yg sudah pergi dan t id a k bisa diambil kembali."Entah sudah berapa kali aku mendengar dia mengucapkan kata:"Maafkan aku, maafkan aku". Aku pernah berpikir untuk memaafkannya tetapi tidak bisa. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tatapan matanya di cafe itu tidak akan pernah aku lupakan.Cinta diantara kami telah ada sebuah luka yg menganga. Semua ini adalah sebuah akibat kesengajaan darinya.Berharap dinding es itu akan mencair, tetapi yang telah berlalu tidak akan pernah kembali.Hanya sewaktu memikirkan bayiku, aku bisa bertahan untuk terus hidup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Terhadapnya, hatiku dingin bagaikan es, tidak pernah menyentuh semua makanan pembelian dia, tidak menerima semua hadiah pemberiannya  tidak juga berbicara lagi dengannya. Sejak menanda tangani surat itu, semua cintaku padanya sudah berlalu, harapanku telah lenyap tidak berbekas.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kadang dia mencoba masuk ke kamar untuk tidur bersamaku, aku segera berlalu ke ruang tamu, dia terpaksa kembali ke kamar nenek. Malam hari, terdengar suara orang mengerang dari kamar nenek tetapi aku tidak perduli. Itu adalah permainan dia dari dulu. Jika aku t id a k perduli padanya, dia akan berpura-pura sakit sampai aku menghampirinya dan bertanya apa yang sakit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dia lalu akan memelukku sambil tertawa terbahak-bahak. Dia lupa........, itu adalah dulu, saat cintaku masih membara, sekarang apa lagi yg aku miliki?Begitu seterusnya, setiap malam aku mendengar suara orang mengerang sampai anakku lahir. Hampir setiap hari dia selalu membeli barang-barang perlengkapan bayi, perlengkapan anak-anak dan buku-buku bacaan untuk anak-anak. Setumpuk demi setumpuk sampai kamarnya penuh sesak dengan barang-barang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku tahu dia mencoba menarik simpatiku tetapi aku tidak bergeming. Terpaksa dia mengurung diri dalam kamar, malam hari dari kamarnya selalu terdengar suara pencetan keyboard komputer. Mungkin dia lagi tergila-gila chatting dan berpacaran di dunia maya pikirku. Bagiku itu bukan lagi suatu masalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Suatu malam di musim semi, perutku tiba-tiba terasa sangat sakit dan aku berteriak dengan suara yg keras. Dia segera berlari masuk ke kamar, sepertinya dia tidak pernah tidur. Saat inilah yg ditunggu-tunggu olehnya. Aku digendongnya dan berlari mencari taksi ke rumah sakit.Sepanjang jalan, dia mengenggam dengan erat tanganku, menghapus keringat dingin yg mengalir di dahiku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sampai di rumah sakit, aku segera digendongnya menuju ruang bersalin. Di punggungnya yg kurus kering, aku terbaring dengan hangat dalam dekapannya. Sepanjang hidupku, siapa lagi yg mencintaiku sedemikian rupa jika bukan dia?Sampai dipintu ruang bersalin, dia memandangku dengan tatapan penuh kasih sayang saat aku didorong menuju persalinan, sambil menahan sakit aku masih sempat tersenyum padanya. Keluar dari ruang bersalin, dia memandang aku dan anakku dengan wajah penuh dengan air mata sambil tersenyum bahagia. Aku memegang tangannya, dia membalas memandangku dengan bahagia, tersenyum dan menangis lalu terjerambab ke lantai. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku berteriak histeris memanggil namanya.Setelah sadar, dia tersenyum tetapi t id a k bisa membuka matanya...aku pernah berpikir tidak akan lagi meneteskan sebutir air matapun untuknya, tetapi kenyataannya t id a k demikian, aku tidak pernah merasakan sesakit saat ini. Kata dokter, kanker hatinya sudah sampai pada stadium mematikan, bisa bertahan sampai hari ini sudah merupakan sebuah mukjijat. Aku tanya kapankah kanker itu terdeteksi? 5 bulan yg lalu kata dokter, bersiap-siaplah menghadapi kemungkinan terburuk. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku tidak lagi perduli dengan nasehat perawat, aku segera pulang ke rumah dan ke kamar nenek lalu menyalakan komputer.Ternyata selama ini suara orang mengerang adalah benar apa adanya, aku masih berpikir dia sedang bersandiwara....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sebuah surat yg sangat panjang ada di dalam komputer yg ditujukan kepada anak kami."Anakku, demi dirimu aku terus bertahan, sampai aku bisa melihatmu. Itu adalah harapanku. Aku tahu dalam hidup ini, kita akan menghadapi semua bentuk kebahagiaan dan kekecewaan, sungguh bahagia jika aku bisa melaluinya bersamamu tetapi ayah tidak mempunyai kesempatan untuk itu. Didalam komputer ini, ayah mencoba memberikan saran dan nasehat terhadap segala kemungkinan hidup yg akan kamu hadapi. Kamu boleh mempertimbangkan saran ayah.""&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;"Anakku, selesai menulis surat ini, ayah merasa telah menemanimu h id up selama bertahun -tahun. Ayah sungguh bahagia. Cintailah ibumu, dia sungguh menderita, dia adalah orang yg paling mencintaimu dan adalahorang yg paling ayah cintai"".Mulai dari kejadian yg mungkin akan terjadi sejak TK, SD, SMP, SMA sampai kuliah, semua tertulis dengan lengkap d id a lamnya. Dia juga menulis sebuah surat untukku."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;"Kasihku, dapat menikahimu adalah hal yg paling bahagia aku rasakan dalam h id up ini. Maafkan salahku, maafkan aku t id a k pernah memberitahumu tentang penyakitku. Aku t id a k mau kesehatan bayi kita terganggu oleh karenanya. Kasihku, jika engkau menangis sewaktu membaca surat ini, berarti kau telah memaafkan aku. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Terima kasih atas cintamu padaku selama ini. Hadiah-hadiah ini aku t id a k punya kesempatan untuk memberikannya pada anak kita. Pada bungkusan hadiah tertulis semua tahun pemberian padanya"". "&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kembali ke rumah sakit, suamiku masih terbaring lemah. Aku menggendong anak kami dan membaringkannya diatas dadanya sambil berkata: "Sayang, bukalah matamu sebentar saja, lihatlah anak kita. Aku mau dia merasakan kasih sayang dan hangatnya pelukan ayahnya". Dengan susah payah dia membuka matanya, tersenyum..............anak itu tetap dalam dekapannya, dengan tangannya yg mungil memegangi tangan ayahnya yg kurus dan lemah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Tidak tahu aku sudah menjepret berapa kali momen itu dengan kamera di tangan sambil berurai air mata.............&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Teman2 terkasih, aku sharing cerita ini kepada kalian, agar kita semua bisa menyimak pesan dari cerita ini.Mungkin saat ini air mata kalian sedang jatuh mengalir atau mata masih sembab sehabis menangis, ingatlah pesan dari cerita ini :"Jika ada sesuatu yg mengganjal di hati diantarakalian yg saling mengasihi, sebaiknya utarakanlah jangan simpan d id a lam hati. Siapa tau apa yg akan terjadi besok? Ada sebuah pertanyaan: Jika kita tahu besok adalah hari kiamat, apakah kita akan menyesali semua halyg telah kita perbuat? atau apa yg telah kita ucapkan? Sebelum segalanya menjadi terlambat, pikirlah matang2 semua yg akan kita lakukan sebelum kita menyesalinya seumur h id up.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Nia Note : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;sebuah kejadian yg timbul, hanya karna masing2 pasangan mempertahankan ego nya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bingkailah cinta karna Alloh,, agar setiap bahagia dan duka,, gembira dan luka,,, akan selalu berada pada koridorNya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Belajar lah untuk mengerti orang yang kelak kita cintai, bukan meminta untuk selalu dimengerti..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;akhirnya.... hanya cinta yang bermuara pada Alloh lah...yg kelak, akan menjejak di syurgaNya..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;InsyaAlloh...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-2213080916232671691?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/2213080916232671691/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=2213080916232671691' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2213080916232671691'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2213080916232671691'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/03/jangan-ngambek-terlalu-lama.html' title='Jangan Ngambek terlalu lama'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5181453917114436576</id><published>2009-02-27T11:47:00.001+07:00</published><updated>2009-02-27T11:52:52.398+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Menikah, Kenapa Takut?</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#660000;"&gt;Kita hidup di zaman yang mengajarkan pergaulan bebas, menonjolkan aurat, dan mempertontonkan perzinaan. Bila mereka berani kepada Allah dengan melakukan tindakan yang tidak hanya merusak diri, melainkan juga menghancurkan institusi rumah tangga, mengapa kita takut untuk mentaati Allah dengan membangun rumah tangga yang kokoh? Bila kita beralasan ada resiko yang harus dipikul setelah menikah, bukankah perzinaan juga punya segudang resiko? Bahkan resikonya lebih besar. Bukankankah melajang ada juga resikonya?Hidup, bagaimanapun adalah sebuah resiko. Mati pun resiko. Yang tidak ada resikonya adalah bahwa kita tidak dilahirkan ke dunia. Tetapi kalau kita berpikir bagaimana lari dari resiko, itu pemecahan yang mustahil. Allah tidak pernah mengajarkan kita agar mencari pemecahan yang mustahil. Bila ternyata segala sesuatu ada resikonya, maksiat maupun taat, mengapa kita tidak segera melangkah kepada sikap yang resikonya lebih baik? Sudah barang tentu bahwa resiko pernikahan lebih baik daripada resiko pergaulan bebas (baca: zina). Karenanya Allah mengajarkan pernikahan dan menolak perzinaan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#660000;"&gt;Saya sering ngobrol, dengan kawan-kawan yang masih melajang, padahal ia mampu untuk menikah. Setelah saya kejar alasannya, ternyata semua alasan itu tidak berpijak pada fondasi yang kuat: ada yang beralasan untuk mengumpulkan bekal terlebih dahulu, ada yang beralasan untuk mencari ilmu dulu, dan lain sebagainya. Berikut ini kita akan mengulas mengenai mengapa kita harus segera menikah? Sekaligus di celah pembahasan saya akan menjawab atas beberapa alasan yang pernah mereka kemukakan untuk membenarkan sikap.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Menikah itu Fitrah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Allah Taala menegakkan sunnah-Nya di alam ini atas dasar berpasang-pasangan.. Wa min kulli syai’in khalaqnaa zaujain, dan segala sesuatu kami ciptakan berpasang-pasangan (Adz-Dzariyaat: 49). Ada siang ada malam, ada laki ada perempuan. Masing-masing memerankan fungsinya sesuai dengan tujuan utama yang telah Allah rencanakan. Tidak ada dari sunnah tersebut yang Allah ubah, kapanpun dan di manapun berada. Walan tajida lisunnatillah tabdilla, dan kamu sekali-kali tidak akan mendapati perubahan pada sunnah Allah (Al-Ahzab: 62). Walan tajida lisunnatillah tahwiila, dan kamu tidak akan mendapati perubahan bagi ketetapan kami itu. (Al-Isra: 77)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dengan melanggar sunnah itu berarti kita telah meletakkan diri pada posisi bahaya. Karena tidak mungkin Allah meletakkan sebuah sunnah tanpa ada kesatuan dan keterkaitan dengan sIstem lainnya yang bekerja secara sempurna secara universal.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Manusia dengan kecanggihan ilmu dan peradabannya yang dicapai, tidak akan pernah mampu menggantikan sunnah ini dengan cara lain yang dikarang otaknya sendiri. Mengapa? Sebab, Allah swt. telah membekali masing-masing manusia dengan fitrah yang sejalan dengan sunnah tersebut. Melanggar sunnah artinya menentang fitrahnya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bila sikap menentang fitrah ini terus-menerus dilakukan, maka yang akan menanggung resikonya adalah manusia itu sendiri. Secara kasat mata, di antara yang paling tampak dari rahasia sunnah berpasang-pasangan ini adalah untuk menjaga keberlangsungan hidup manusia dari masa ke masa sampai titik waktu yang telah Allah tentukan. Bila institusi pernikahan dihilangkan, bisa dipastikan bahwa mansuia telah musnah sejak ratusan abad yang silam.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Mungkin ada yang nyeletuk, tapi kalau hanya untuk mempertahankan keturunan tidak mesti dengan cara menikah. Dengan pergaulan bebas pun bisa. Anda bisa berkata demikian. Tetapi ada sisi lain dari fitrah yang juga Allah berikan kepada masing-masing manusia, yaitu: cinta dan kasih sayang, mawaddah wa rahmah. Kedua sisi fitrah ini tidak akan pernah mungkin tercapai dengan hanya semata pergaulan bebas. Melainkan harus diikat dengan tali yang Allah ajarkan, yaitu pernikahan. Karena itulah Allah memerintahkan agar kita menikah.. Sebab itulah yang paling tepat menurut Allah dalam memenuhi tuntutan fitrah tersebut. Tentu tidak ada bimbingan yang lebih sempurna dan membahagiakan lebih dari daripada bimbingan Allah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Allah berfirman fankihuu, dengan kata perintah. Ini menunjukan pentingnya hakikat pernikahan bagi manusia. Jika membahayakan, tidak mungkin Allah perintahkan. Malah yang Allah larang adalah perzinaan. Walaa taqrabuzzina, dan janganlah kamu mendekati zina (Al-Israa: 32). Ini menegaskan bahwa setiap yang mendekatkan kepada perzinaan adalah haram, apalagi melakukannya. Mengapa? Sebab Allah menginginkan agar manusia hidup bahagia, aman, dan sentosa sesuai dengan fitrahnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Mendekati zina dengan cara apapun, adalah proses penggerogotan terhadap fitrah. Dan sudah terbukti bahwa pergaulan bebas telah melahirkan banyak bencana. Tidak saja pada hancurnya harga diri sebagai manusia, melainkan juga hancurnya kemanusiaan itu sendiri. Tidak jarang kasus seorang ibu yang membuang janinnya ke selokan, ke tong sampah, bahkan dengan sengaja membunuhnya, hanya karena merasa malu menggendong anaknya dari hasil zina.Perhatikan bagaimanan akibat yang harus diterima ketika institusi pernikahan sebagai fitrah diabaikan. Bisa dibayangkan apa akibat yang akan terjadi jika semua manusia melakukan cara yang sama. Ustadz Fuad Shaleh dalam bukunya liman yuridduz zawaj mengatakan, “Orang yang hidup melajang biasanya sering tidak normal: baik cara berpikir, impian, dan sikapnya. Ia mudah terpedaya oleh syetan, lebih dari mereka yang telah menikah.”&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Menikah Itu Ibadah&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dalam surat Ar-Rum: 21, Allah menyebutkan pentingnya mempertahankan hakikat pernikahan dengan sederet bukti-bukti kekuasaan-Nya di alam semesta. Ini menunjukkan bahwa dengan menikah kita telah menegakkan satu sisi dari bukti kekusaan Allah swt. Dalam sebuah kesempatan Rasulullah saw. lebih menguatkan makna pernikahan sebagai ibadah, “Bila seorang menikah berarti ia telah melengkapi separuh dari agamanya, maka hendaknya ia bertakwa kepada Allah pada paruh yang tersisa.” (HR. Baihaqi, hadits Hasan)Belum lagi dari sisi ibadah sosial. Dimana sebelum menikah kita lebih sibuk dengan dirinya, tapi setelah menikah kita bisa saling melengkapi, mendidik istri dan anak. Semua itu merupakan lapangan pahala yang tak terhingga. Bahkan dengan menikah, seseorang akan lebih terjaga moralnya dari hal-hal yang mendekati perzinaan. Alquran menyebut orang yang telah menikah dengan istilah muhshan atau muhshanah (orang yang terbentengi). Istilah ini sangat kuat dan menggambarkan bahwa kepribadian orang yang telah menikah lebih terjaga dari dosa daripada mereka yang belum menikah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bila ternyata pernikahan menunjukkan bukti kekuasan Allah, membantu tercapainya sifat takwa. dan menjaga diri dari tindakan amoral, maka tidak bisa dipungkiri bahwa pernikahan merupakan salah satu ibadah yang tidak kalah pahalanya dengan ibadah-ibadah lainnya. Jika ternyata Anda setiap hari bisa menegakkan ibadah shalat, dengan tenang tanpa merasa terbebani, mengapa Anda merasa berat dan selalu menunda untuk menegakkan ibadah pernikahan, wong ini ibadah dan itupun juga ibadah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Pernikahan dan Penghasilan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Seringkali saya mendapatkan seorang jejaka yang sudah tiba waktu menikah, jika ditanya mengapa tidak menikah, ia menjawab belum mempunyai penghasilan yang cukup. Padahal waktu itu ia sudah bekerja. Bahkan ia mampu membeli motor dan HP. Tidak sedikit dari mereka yang mempunyai mobil. Setiap hari ia harus memengeluarkan biaya yang cukup besar dari penggunakan HP, motor, dan mobil tersebut. Bila setiap orang berpikir demikian apa yang akan terjadi pada kehidupan manusia?&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Saya belum pernah menemukan sebuah riwayat yang menyebutkan bahwa Rasulullah saw. melarang seorang sahabatnya yang ingin menikah karena tidak punya penghasilan. Bahkan dalam beberapa riwayat yang pernah saya baca, Rasulullah saw. bila didatangi seorang sahabatnya yang ingin menikah, ia tidak menanyakan berapa penghasilan yang diperoleh perbulan, melainkan apa yang ia punya untuk dijadikan mahar. Mungkin ia mempunyai cincin besi? Jika tidak, mungkin ada pakaiannya yang lebih? Jika tidak, malah ada yang hanya diajarkan agar membayar maharnya dengan menghafal sebagian surat Alquran.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Apa yang tergambar dari kenyatan tersebut adalah bahwa Rasulullah saw. tidak ingin menjadikan pernikahan sebagai masalah, melainkan sebagai pemecah persoalan. Bahwa pernikahan bukan sebuah beban, melainkan tuntutan fitrah yang harus dipenuhi. Seperti kebutuhan Anda terhadap makan, manusia juga butuh untuk menikah. Memang ada sebagian ulama yang tidak menikah sampai akhir hayatnya seperti yang terkumpul dalam buku Al-ulamaul uzzab alladziina aatsarul ilma ‘alaz zawaj. Tetapi, itu bukan untuk diikuti semua orang. Itu adalah perkecualian. Sebab, Rasulullah saw. pernah melarang seorang sahabatanya yang ingin hanya beribadah tanpa menikah, lalu menegaskan bahwa ia juga beribadah tetapi ia juga menikah. Di sini jelas sekali bagaimana Rasulullah saw. selalu menuntun kita agar berjalan dengan fitrah yang telah Allah bekalkan tanpa merasakan beban sedikit pun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Memang masalah penghasilan hampir selalu menghantui setiap para jejaka muda maupun tua dalam memasuki wilayah pernikahan. Sebab yang terbayang bagi mereka ketika menikah adalah keharusan membangun rumah, memiliki kendaraan, mendidik anak, dan seterusnya di mana itu semua menuntut biaya yang tidak sedikit. Tetapi kenyataannya telah terbukti dalam sejarah hidup manusia sejak ratusan tahun yang lalu bahwa banyak dari mereka yang menikah sambil mencari nafkah. Artinya, tidak dengan memapankan diri secara ekonomi terlebih dahulu. Dan ternyata mereka bisa hidup dan beranak-pinak. Dengan demikian kemapanan ekonomi bukan persyaratan utama bagi sesorang untuk memasuki dunia pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Mengapa? Sebab, ada pintu-pintu rezeki yang Allah sediakan setelah pernikahan. Artinya, untuk meraih jatah rezki tersebut pintu masuknya menikah dulu. Jika tidak, rezki itu tidak akan cair. Inilah pengertian ayat iyyakunu fuqara yughnihimullahu min fadhlihi wallahu waasi’un aliim, jika mereka miskin Allah akan mampukan mereka dengan kurnia-Nya. Dan Allah Maha luas lagi Maha mengetahui (An-Nur: 32). Ini adalah jaminan langsung dari Allah, agar masalah penghasilan tidak dikaitkan dengan pernikahan. Artinya, masalah rezki satu hal dan pernikahan hal yang lain lagi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Abu Bakar Ash-Shidiq ketika menafsirkan ayat itu berkata, “Taatilah Allah dengan menikah. Allah akan memenuhi janjinya dengan memberimu kekayaan yang cukup.” Al-Qurthubi berkata, “Ini adalah janji Allah untuk memberikan kekayaan bagi mereka yang menikah untuk mencapai ridha Allah, dan menjaga diri dari kemaksiatan.” (lihat Tafsirul Quthubi, Al Jami’ liahkamil Qur’an juz 12 hal. 160, Darul Kutubil Ilmiah, Beirut).&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Rasulullah saw. pernah mendorong seorang sahabatnya dengan berkata, “Menikahlah dengan penuh keyakinan kepada Allah dan harapan akan ridhaNya, Allah pasti akan membantu dan memberkahi.” (HR. Thabarni). Dalam hadits lain disebutkan: Tiga hal yang pasti Allah bantu, di antaranya: “Orang menikah untuk menjaga diri dari kemaksiatan.” (HR. Turmudzi dan Nasa’i)Imam Thawus pernah berkata kepada Ibrahim bin Maysarah, “Menikahlah segera, atau saya akan mengulang perkataan Umar Bin Khattab kepada Abu Zawaid: Tidak ada yang menghalangimu dari pernikahaan kecuali kelemahanmu atau perbuatan maksiat.” (lihat Siyar A’lamun Nubala’ oleh Imam Adz Dzahaby). Ini semua secara makna menguatkan pengertian ayat di atas. Di mana Allah tidak akan pernah membiarkan hamba-Nya yang bertakwa kepada Allah dengan membangun pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Persoalannya sekarangan, mengapa banyak orang berkeluarga yang hidup melarat? Kenyataan ini mungkin membuat banyak jejaka berpikir dua kali untuk menikah. Dalam masalah nasib kita tidak bisa mengeneralisir apa yang terjadi pada sebagian orang. Sebab, masing-masing ada garis nasibnya. Kalau itu pertanyaanya, kita juga bisa bertanya: mengapa Anda bertanya demikian? Bagaimana kalau Anda melihat fakta yang lain lagi bahwa banyak orang yang tadinya melarat dan ternyata setelah menikah hidupnya lebih makmur? Dari sini bahwa pernikahan bukan hambatan, dan kemapanan penghasilan bukan sebuah persyaratan utama.Yang paling penting adalah kesiapan mental dan kesungguhan untuk memikul tanggung jawab tersebut secara maksimal. Saya yakin bahwa setiap perbuatan ada tanggung jawabnya. Berzina pun bukan berarti setelah itu selesai dan bebas tanggungjawab. Melainkan setelah itu ia harus memikul beban berat akibat kemaksiatan dan perzinaan. Kalau tidak harus mengasuh anak zina, ia harus menanggung dosa zina. Keduanya tanggung jawab yang kalau ditimbang-timbang, tidak kalah beratnya dengan tanggung jawab pernikahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bahkan tanggung jawab menikah jauh lebih ringan, karena masing-masing dari suami istri saling melengkapi dan saling menopang. Ditambah lagi bahwa masing-masing ada jatah rezekinya yang Allah sediakan. Tidak jarang seorang suami yang bisa keluar dari kesulitan ekonomi karena jatah rezeki seorang istri. Bahkan ada sebuah rumah tangga yang jatah rezekinya ditopang oleh anaknya. Perhatikan bagaimana keberkahan pernikahan yang tidak hanya saling menopang dalam mentaati Allah, melainkan juga dalam sisi ekonomi.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Pernikahan dan Menuntut Ilmu&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Seorang kawan pernah mengatakan, ia ingin mencari ilmu terlebih dahulu, baru setelah itu menikah. Anehnya, ia tidak habis-habis mencari ilmu. Hampir semua universitas ia cicipi. Usianya sudah begitu lanjut. Bila ditanya kapan menikah, ia menjawab: saya belum selesai mencari ilmu.Ada sebuah pepatah diucapkan para ulama dalam hal mencari ilmu: lau anffaqta kullaha lan tashila illa ilaa ba’dhiha, seandainya kau infakkan semua usiamu –untuk mencari ilmu–, kau tidak akan mendapatkannya kecuali hanya sebagiannya. Dunia ilmu sangat luas. Seumur hidup kita tidak akan pernah mampu menelusuri semua ilmu. Sementara menikah adalah tuntutan fitrah. Karenanya, tidak ada aturan dalam Islam agar kita mencari ilmu dulu baru setelah itu menikah.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Banyak para ulama yang menikah juga mencari ilmu. Benar, hubungan mencari ilmu di sini sangat berkait erat dengan penghasilan. Tetapi banyak sarjana yang telah menyelesaikan program studinya bahkan ada yang sudah doktor atau profesor, tetapi masih juga pengangguran dan belum mendapatkan pekerjaan. Artinya, menyelesaikan periode studi juga bukan jaminan untuk mendapatkan penghasilan. Sementara pernikahan selalu mendesak tanpa semuanya itu. Di dalam Alquran maupun Sunnah, tidak ada tuntunan keharusan menunda pernikahan demi mencari ilmu atau mencari harta. Bahkan, banyak ayat dan hadits berupa panggilan untuk segera menikah, terlepas apakah kita sedang mencari ilmu atau belum mempunyai penghasilan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Berbagai pengalaman membuktikan bahwa menikah tidak menghalangi seorang dalam mencari&lt;br /&gt;ilmu. Banyak sarjana yang berhasil dalam mencari ilmu sambil menikah. Begitu juga banyak yang gagal. Artinya, semua itu tergantung kemauan orangnya. Bila ia menikah dan tetap berkemauan tinggi untuk mencari ilmu, ia akan berhasil. Sebaliknya, jika setelah menikah kemauannya mencari ilmu melemah, ia gagal. Pada intinya, pernikahan adalah bagian dari kehidupan yang harus juga mendapatkan porsinya. Perjuangan seseorang akan lebih bermakna ketika ia berjuang juga menegakkan rumah tungga yang Islami.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Rasulullah saw. telah memberikan contoh yang sangat mengagumkan dalam masalah pernikahan. Beliau menikah dengan sembilan istri. Padahal beliau secara ekonmi bukan seorang raja atau konglomerat. Tetapi semua itu Rasulullah jalani dengan tenang dan tidak membuat tugas-tugas kerasulannya terbengkalai. Suatu indikasi bahwa pernikahan bukan hal yang harus dipermasalahkan, melainkan harus dipenuhi. Artinya, seorang yang cerdas sebenarnya tidak perlu didorong untuk menikah, sebab Allah telah menciptakan gelora fitrah yang luar biasa dalam dirinya. Dan itu tidak bisa dipungkiri. Masing-masing orang lebih tahu dari orang lain mengenai gelora ini. Dan ia sendiri yang menanggung perih dan kegelisahan gelora ini jika ia terus ditahan-tahan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Untuk memenuhi tuntutan gelora itu, tidak mesti harus selesai study dulu. Itu bisa ia lakukan sambil berjalan. Kalaupun Anda ingin mengambil langkah seperti para ulama yang tidak menikah (uzzab) demi ilmu, silahkan saja. Tetapi apakah kualitas ilmu Anda benar-benar seperti para ulama itu? Jika tidak, Anda telah rugi dua kali: ilmu tidak maksimal, menikah juga tidak. Bila para ulama uzzab karena saking sibuknya dengan ilmu sampai tidak sempat menikah, apakah Anda telah mencapai kesibukan para ulama itu sehingga Anda tidak ada waktu untuk menikah? Dari sini jika benar-benar ingin ikut jejak ulama uzzab, yang diikuti jangan hanya tidak menikahnya, melainkan tingkat pencapaian ilmunya juga. Agar seimbang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kesimpulan&lt;/strong&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;strong&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Sebenarnya pernikahan bukan masalah. Menikah adalah jenjang yang harus dilalui dalam kondisi apapun dan bagaimanapun. Ia adalah sunnatullah yang tidak mungkin diganti dengan cara apapun. Bila Rasulullah menganjurkan agar berpuasa, itu hanyalah solusi sementara, ketika kondisi memang benar-benar tidak memungkinkan. Tetapi dalam kondisi normal, sebenarnya tidak ada alasan yang bisa dijadikan pijakan untuk menunda pernikahan.Agar pernikahan menjadi solusi alternatif, mari kita pindah dari pengertian “pernikahan sebagai beban” ke “pernikahan sebagai ibadah”. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Seperti kita merasa senang menegakkan shalat saat tiba waktunya dan menjalankan puasa saat tiba Ramadhan, kita juga seharusnya merasa senang memasuki dunia pernikahan saat tiba waktunya dengan tanpa beban. Apapun kondisi ekonomi kita, bila keharusan menikah telah tiba “jalani saja dengan jiwa tawakkal kepada Allah”. Sudah terbukti, orang-orang bisa menikah sambil mencari nafkah. Allah tidak akan pernah membiarkan hambaNya yang berjuang di jalanNya untuk membangun rumah tangga sejati.Perhatikan mereka yang suka berbuat maksiat atau berzina. Mereka begitu berani mengerjakan itu semua padahal perbuatan itu tidak hanya dibenci banyak manusia, melainkan lebih dari itu dibenci Allah. Bahkan Allah mengancam mereka dengan siksaan yang pedih. Melihat kenyataan ini, seharusnya kita lebih berani berlomba menegakkan pernikahan, untuk mengimbangi mereka. Terlebih Allah menjanjikan kekayaan suatu jaminan yang luar biasa bagi mereka yang bertakwa kepada-Nya dengan membangun pernikahan. Wallahu a’lam bishshawab.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Oleh: DR. Amir Faishol Fath&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5181453917114436576?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5181453917114436576/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5181453917114436576' title='6 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5181453917114436576'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5181453917114436576'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/02/menikah-kenapa-takut.html' title='Menikah, Kenapa Takut?'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>6</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5363568771999286443</id><published>2009-02-04T10:51:00.003+07:00</published><updated>2009-02-04T10:57:51.687+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='kataku'/><title type='text'>jingga</title><content type='html'>&lt;span style="font-family:trebuchet ms;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Akhirnya....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Sebuah kata, akankah terikrarkan juga&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Akan ada cita dan asa&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Akan hadir gemuruh yang siap bertanya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Akan ada penghambaan&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;yang meminta balutan Ar Rohman&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Bagi Mu Ilahi....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;Setiap rahasia menjadi nyata....&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;font-size:180%;color:#660000;"&gt;--Akhfiya--&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5363568771999286443?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5363568771999286443/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5363568771999286443' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5363568771999286443'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5363568771999286443'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/02/jingga.html' title='jingga'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5191124070548490207</id><published>2009-01-23T10:58:00.001+07:00</published><updated>2009-01-23T11:00:31.640+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Cerita islami'/><title type='text'>Janji bertemu di syurga</title><content type='html'>&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Al-Mubarrid menyebutkan dari Abu Kamil dari Ishaq bin Ibrahim dari Raja' bin Amr An-Nakha'i, ia berkata, "Adalah di Kufah, terdapat pemuda tampan, dia kuat beribadah dan sangat rajin. Suatu saat dia mampir berkunjung ke kampung dari Bani An-Nakha'. Dia melihat seorang wanita cantik dari mereka sehingga dia jatuh cinta dan kasmaran. Dan ternyata, si wanita cantik ini pun begitu juga padanya. Karena sudah jatuh cinta, akhirnya pemuda itu mengutus seseorang melamarnya dari ayahnya. Tetapi si ayah mengabarkan bahwa putrinya telah dojodohkan dengan sepupunya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Walau demikian, cinta keduanya tak bisa padam bahkan semakin berkobar. Si wanita akhirnya mengirim pesan lewat seseorang untuk si pemuda, bunyinya, 'Aku telah tahu betapa besar cintamu kepadaku, dan betapa besar pula aku diuji dengan kamu. Bila kamu setuju, aku akan mengunjungimu atau aku akan mempermudah jalan bagimu untuk datang menemuiku di rumahku'. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dijawab oleh pemuda tadi melalui orang suruhannya, 'Aku tidak setuju dengan dua alternatif itu, "sesungguhnya aku merasa takut bila aku berbuat maksiat pada Rabbku akan adzab yang akan menimpaku pada hari yang besar." (Yunus:15) &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Aku takut pada api yang tidak pernah mengecil nyalanya dan tidak pernah padam kobaranya.'&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/span&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Ketika disampaikan pesan tadi kepada si wanita, dia berkata, "Walau demikian, rupanya dia masih takut kepada Allah? Demi Allah, tak ada seseorang yang lebih berhak untuk bertaqwa kepada Allah dari orang lain. Semua hamba sama-sama berhak untuk itu." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kemudian dia meninggalkan urusan dunia dan menyingkirkan perbuatan-perbuatan buruknya serta mulai beribadah mendekatkan diri kepada Allah. Akan tetapi, dia masih menyimpan perasaan cinta dan rindu pada sang pemuda. Tubuhnya mulai kurus dan kurus menahan rindunya, sampai akhirnya dia meninggal dunia karenanya. Dan pemuda itu seringkali berziarah ke kuburnya, Dia menangis dan mendo'akanya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Suatu waktu dia tertidur di atas kuburanya. Dia bermimpi berjumpa dengan kekasihnya dengan penampilan yang sangat baik. Dalam mimpi dia sempat bertanya, "Bagaimana keadaanmu? Dan apa yang kau dapatkan setelah meninggal?" &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Dia menjawaba, "Sebaik-baik cinta wahai orang yang bertanya, adalah cintamu. Sebuah cinta yang dapat mengiring menuju kebaikan." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Pemuda itu bertanya, "Jika demikian, kemanakah kau menuju?" Dia jawab, "Aku sekarang menuju pada kenikmatan dan kehidupan yang tak berakhir. Di Surga kekekalan yang dapat kumiliki dan tidak akan pernah rusak." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Pemuda itu berkata, "Aku harap kau selalu ingat padaku di sana, sebab aku di sini juga tidak melupakanmu." Dia jawab, "Demi Allah, aku juga tidak melupakanmu. Dan aku meminta kepada Tuhanku dan Tuhanmu (Allah SWT) agar kita nanti bisa dikumpulkan. Maka, bantulah aku dalam hal ini dengan kesungguhanmu dalam ibadah." &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Si pemuda bertanya, "Kapan aku bisa melihatmu?" Jawab si wanita: "Tak lama lagi kau akan datang melihat kami." Tujuh hari setelah mimpi itu berlalu, si pemuda dipanggil oleh Allah menuju kehadiratNya, meninggal dunia. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Oleh : Al-Islam - Pusat Informasi dan Komunikasi Islam Indonesia&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5191124070548490207?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5191124070548490207/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5191124070548490207' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5191124070548490207'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5191124070548490207'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/01/janji-bertemu-di-syurga.html' title='Janji bertemu di syurga'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4794159955241816053</id><published>2009-01-23T10:42:00.006+07:00</published><updated>2009-01-23T10:51:33.002+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Anak ku..</title><content type='html'>&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk-gQdCvWI/AAAAAAAAAFA/z1-H0abWlC8/s1600-h/palestina7.bmp"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294331560844246370" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 247px; CURSOR: hand; HEIGHT: 320px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk-gQdCvWI/AAAAAAAAAFA/z1-H0abWlC8/s320/palestina7.bmp" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;"Wahai kamu, anak-anak Islam! Biasakan dirimu dengan kebisingan bom-bom, peluru mortir dan pekikan senapan dan tank. Jauhilah kemewahan. Wahai kaum Muslimin, berimanlah dengan apa yang diimani oleh generasi pertama umat Islam, amalkan kebaikan, baca dan hafalkan al-Qur'an. Berhati-hatilah dengan apa yang kau katakan. Shalatlah pada malam hari, amalkan puasa sunat, carilah teman pergaulan yang baik dan ikutlah dalam pergerakan Islam. Ketahuilah bahwa pemimpin pergerakan tiada punya kuasa atas kamu untuk menghalangi kamu berjihad, atau mencegah kamu meninggalkan jihad demi menyebarkan dakwah, lantas menjauhkan kamu dari medan perang... &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Jangan sekali-kali minta pembenaran (lagi) kepada siapapun tentang jihad, sebab kebenarannya sudah pasti." &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;(Abdullah Azzam)&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4794159955241816053?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4794159955241816053/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4794159955241816053' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4794159955241816053'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4794159955241816053'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/01/anak-ku.html' title='Anak ku..'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk-gQdCvWI/AAAAAAAAAFA/z1-H0abWlC8/s72-c/palestina7.bmp' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1901316264149133019</id><published>2009-01-23T10:38:00.001+07:00</published><updated>2009-01-23T10:40:42.644+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Ribuan Warga Gaza Rayakan Kemenangan</title><content type='html'>&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk8HUh7iVI/AAAAAAAAAE4/MRSBUdVJJjM/s1600-h/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_masahamas_300_0.jpg"&gt;&lt;img id="BLOGGER_PHOTO_ID_5294328933418502482" style="DISPLAY: block; MARGIN: 0px auto 10px; WIDTH: 300px; CURSOR: hand; HEIGHT: 200px; TEXT-ALIGN: center" alt="" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk8HUh7iVI/AAAAAAAAAE4/MRSBUdVJJjM/s320/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_masahamas_300_0.jpg" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Gaza City: &lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Puluhan ribu warga Palestina di Jalur Gaza siang kemarin Selasa (20/1) keluar ke jalan-jalan melakukan longmach mendukung gerakan perlawanan Islam Hamas untuk merayakan kemenangan, meski kehancuran besar-besaran di Jalur Gaza.Puluhan ribu warga Jalur Gaza itu keluar ke jalan-jalan sejak selesai shalat dhuhur. Mereka melalukan aksi ini ingin menyampaikan pesan setelah perang yang dialami Jalur Gaza selama lebih dari tiga pekan.Puluhan ribu massa itu berjalan dari sekolah Fakhora di kamp pengungsi Jabalia di utara Jalur Gaza dimana Israel melakukan pembantaian di sana yang menelan 45 orang dan 150 lebih luka-luka. Mereka kemudian berjalan menuju rumah Asy-Syahid Dr. Nazzar Rayyan yang gugur bersama keluarganya dalam bom Israel.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Ribuan warga Palestina lainnya berjalan dari lapangan medan Palestina di Jalur Gaza tengah menuju gedung parlemen Palestina yang dihancurkan Israel. Seorang tokoh Hamas menyampaikan sambutan inti perwakilan dari Hamas.&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;Di Khan Yunis, Rafah selatan Jalur Gaza, Nasherat, Buraij, Der Al-Balah, ribuah warga Palestina juga keluar meyakan kemenangan perlawanan Palestina. Dalam aksi ini sejumlah besar pejuang dan tokoh Hamas ikut yang menarik perhatian warga di sekitar jalan. Warga Palestina mengibarkan bendera Hamas dan meneriakkan dukungan kepada perlawanan. (bn-bsyr)&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1901316264149133019?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1901316264149133019/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1901316264149133019' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1901316264149133019'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1901316264149133019'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2009/01/ribuan-warga-gaza-rayakan-kemenangan.html' title='Ribuan Warga Gaza Rayakan Kemenangan'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SXk8HUh7iVI/AAAAAAAAAE4/MRSBUdVJJjM/s72-c/DataFiles_Cache_TempImgs_2009_1_masahamas_300_0.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-8877939723248179475</id><published>2008-12-02T22:15:00.002+07:00</published><updated>2008-12-02T22:22:08.070+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>kata kata hikmah</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3333ff;"&gt;Hidup adalah naungan hidayah, iman, istiqomah dalam menjalankan perintah Allah, mengendalikan hawa nafsu, melawan bisikan syaithan dan menjauhi kekufuran, kefasikan serta kemaksiatan ( Batsinah Al 'Iraqi )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#006600;"&gt;Ibu melahirkan kita sambil menangis kesakitan. Masihkah Kita menyakitkan-nya? Masih mampukah kita tertawa melihat penderitaan-nya? Mencaki maki-nya? Melawan-nya? Memukul-nya? Mengacuhkan-nya? Meninggalkan-nya? Ibu tidak pernah mengeluh membersihkan kotoran kita waktu masih kecil, Memberikan ASI waktu kita bayi, Mencuci celana kotor kita, Menahan derita, Menggendong kita sendirian. SADARILAH bahwa di Dunia ini ga da 1 orang pun yang mau mati demi IBU, tetapi..... Beliau justru satu-satunya orang yang bersedia mati untuk melahirkan kita.... &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Kebahagiaan itu letaknya di hati yang mampu menyukuri seluruh nikmat yang Allah berikan. Pada jiwa yang senantiasa mendambakan keridhaan Allah. Pada pikiran yang senantiasa tersibghah dalam kebenaran. Kebahagiaan itu bersumber dari keimanan yang mendalam, ketundukkan yang tulus atas ketentuan Allah, kelapangan hati dalam menerima perintah dan laranganNya. (Cahyadi Takariawan, Di Jalan Dakwah Aku Menikah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#cc33cc;"&gt;" Dan tidaklah sama kebaikan dan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu} dengan cara yang lebih baik, maka tiba-tiba orang yang antaramu dan antara dia ada permusuhan seolah-olah telah menjadi teman yang sangat setia." " Sifat-sifat yang baik itu tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang sabar dan tidak dianugerahkan melainkan kepada orang-orang yang mempunyai keberuntungan besar." "Dan jika mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS. Fushshilat : 34-36)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;Perlakukan orang baik dan tidak baik dengan kebaikan. Dengan itu kebaikan sejati teraih. Bersikap jujurlah pada orang jujur dan tidak jujur. Dengan ini kejujuran sejati terengkuh&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#996633;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-8877939723248179475?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/8877939723248179475/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=8877939723248179475' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8877939723248179475'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8877939723248179475'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/12/kata-kata-hikmah.html' title='kata kata hikmah'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3984800332519886233</id><published>2008-12-02T21:19:00.004+07:00</published><updated>2008-12-02T22:05:47.031+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>7 Habits Islamy</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;Bismillaahirrohmaanirrohiim..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;7 Habit Islamy ini, diambil dari sebuah buku, dengan judul yang sama, tapi ana lupa pengarangnya (cuma liat sekilas aja di toko buku samping Al Hikmah --jujur on-- belum sempet beli (^_^) v...)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;7 Habit ini, diambil dari surah Al Fatihah, dengan permulaan ayat pertama dari basmalah.. langsung ana terjemahkan arti dan maknanya dalam 7 keseharian kita saja ya...oya rumus formulanya adalah B 5 KB&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;1. &lt;em&gt;Dengan Nama Alloh Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : basmillah (mengucap bismillah) dalam setiap melakukan sesuatu&lt;/span&gt; )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;2. &lt;em&gt;Segala Puji Hanya Bagi Alloh&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : bersyukur atas apapun yang Alloh beri)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;3. &lt;em&gt;Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : Berhusnuzhon akan Alloh)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;4. &lt;em&gt;Yang Menguasai hari pembalasan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : Berorientasi pada hari akhir)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;5. &lt;em&gt;Hanya kepada Engkaulah kami menyembah, dan hanya kepada Engkaulah &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt;   kami memohon &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt;pertolongan&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : Berdo'alah selalu kepada Alloh)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;6. &lt;em&gt;Tunjukilah kami jalan yang lurus&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : Konsisten terhadap jalan yang lurus)&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;7. &lt;em&gt;Yaitu jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka, bukan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;em&gt;    jalan &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt;mereka&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;em&gt; yang dimurkai dan bukan pula jalan mereka yang sesat&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;( maknanya : Becermin kepada orang orang yang telah Alloh beri nikmat kepada   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;  mereka &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;(salafus shalih), dan becermin pula dari orang orang yang sesat, agar   &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;  kita tak terjerumus &lt;/span&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;seperti mereka )&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;demikian 7 habits islamy nya, mohon maaf jika ada yg terlupa dan salah.... semoga manfaat, do'akan bisa beli buku nya bulan ini..biar bisa di share...&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;---ba'da pulang kuliah---&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;ketika melihat nilai A di papan pengumuman, dan sabit serta bintang pun, tersenyum untuk ku&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;(^-^)/&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;span style="color:#660000;"&gt;dan aku, tetap membersamai.......&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3984800332519886233?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3984800332519886233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3984800332519886233' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3984800332519886233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3984800332519886233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/12/7-habits-islamy.html' title='7 Habits Islamy'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3293842038491484418</id><published>2008-11-22T02:49:00.000+07:00</published><updated>2008-11-22T02:51:37.754+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kepasrahan atas keyakinan diri</title><content type='html'>&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;Selalu aku bertanya kepada hati&lt;br /&gt;Akan kemana kaki di ayunkan?&lt;br /&gt;Akan kemana pikiran diperdebatkan?&lt;br /&gt;Akan kemana rasa dilabuhkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap perguliran waktu&lt;br /&gt;Terus ku hitung satu persatu&lt;br /&gt;Lima tahun….. tujuh belas tahun ……..&lt;br /&gt;Dua puluh tahun ….. dua puluh lima tahun…..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selalu aku bertanya kepada hati&lt;br /&gt;Tentang sabda sang waktu&lt;br /&gt;Yang telah membatasi&lt;br /&gt;Mengikatku&lt;br /&gt;Menuntut jawaban atas sikap…… perbuatan…… ucapan&lt;br /&gt;Dan membuahkan keyakinan … atas kejujuran&lt;br /&gt;Hingga…..&lt;br /&gt;Saat itu tiba&lt;br /&gt;Telah ada seseorang yang meminta&lt;br /&gt;Untuk berbagi dengannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena…&lt;br /&gt;Bila aku terluka…. Ia yang akan mengobati&lt;br /&gt;Jika aku sedih….. ia yang menghibur&lt;br /&gt;Saat aku bahagia….. ia yang merasa lega&lt;br /&gt;Ketika aku membutuhkannya….. ia setia mendampingi&lt;br /&gt;Selalu aku bertanya kepada hati&lt;br /&gt;Apa lagi yang hendak dicari?&lt;br /&gt;Telah ada seseorang disamping ku kini&lt;br /&gt;Walau terkadang….&lt;br /&gt;Hati ini sering saja ragu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkah menghadapi semua perubahan&lt;br /&gt;Pada diriku…. Pada dirinya&lt;br /&gt;Yang bisa membuatku bertanya-tanya&lt;br /&gt;Dulu dia sayang…. Sekarang kenapa mulai berkurang&lt;br /&gt;Dulu dia baik….. sekarang kok jadi terbalik?&lt;br /&gt;Dulu dia ramah…. Sekarang mengapa ketus penuh amarah ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun…..&lt;br /&gt;Aku tidak ingin terus ragu tanpa alasan yang jelas&lt;br /&gt;Hanya membuat otak terus menari-nari&lt;br /&gt;Cuma membuat nafsu makan tak mau kompromi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dibalik semua itu&lt;br /&gt;Telah kupasrahkan segalanya&lt;br /&gt;Pilihanku….. keinginanku…. Hatiku&lt;br /&gt;Bukan kepasrahan tanpa alasan, tanpa perhitungan&lt;br /&gt;Tetapi…&lt;br /&gt;Kepasrahan atas keyakinan diri&lt;br /&gt;Yang menerangi relung-relung hati&lt;br /&gt;Sinar yang datang dari cahaya Illahi……&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;(dari bukunya temen)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color:#3366ff;"&gt;copas&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3293842038491484418?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3293842038491484418/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3293842038491484418' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3293842038491484418'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3293842038491484418'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/11/kepasrahan-atas-keyakinan-diri.html' title='Kepasrahan atas keyakinan diri'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-8559460439737546637</id><published>2008-11-19T13:06:00.000+07:00</published><updated>2008-11-19T13:09:15.145+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Andai</title><content type='html'>&lt;span style="color:#663300;"&gt;Andai kaum adam tahu&lt;br /&gt;Bahwa jiwa tak semudahnya dijaga&lt;br /&gt;Bahwa hati sebegitu mudahnya terkotori&lt;br /&gt;Maka tentu ia akan memilih langkah&lt;br /&gt;Maka pasti ia akan menjaga kata&lt;br /&gt;Dari segala sesuatu yang dengan gampangnya menodai&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai kaum adam tahu&lt;br /&gt;Bahwa hawa begitu beratnya menahan rasa&lt;br /&gt;Bahwa hawa begitu kuatnya menunggu waktu&lt;br /&gt;Bahwa hawa begitu kerasnya menjaga diri&lt;br /&gt;Dari segala sesuatu yang mampu melenakan&lt;br /&gt;Maka tentu adam  akan berbuat dengan lebih santun&lt;br /&gt;Memandang dengan lebih arif&lt;br /&gt;Dari segala sesuatu yang dengan gampangnya merusak diri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Andai Kaum adam tahu&lt;br /&gt;Bahwa hawa  dengan mudahnya mampu menjadi fitnah&lt;br /&gt;Bahwa hawa dengan santainya mampu menggoda&lt;br /&gt;Maka Tentu adam akan lebih berhati hati bergaul dengan hawa&lt;br /&gt;Maka Tentu adam akan lebih menjaga diri dari interaksi lebih terhadapnya&lt;br /&gt;Agar tak terjerumus mereka ke dalam lingkar syaithon&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaum adam&lt;br /&gt;Padamu Alloh titipkan amanah untuk menjadi qawwam&lt;br /&gt;Dari shulbi sebelah kirimu lah aku tercipta&lt;br /&gt;Maka jagalah aku dengan sebaik-baik penjagaan mu&lt;br /&gt;Lindungilah aku, dengan sebaik-baik perlindungan mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah !!!&lt;br /&gt;Aku adalah shulbi yang lemah&lt;br /&gt;Jika kau biarkan aku melangkah sendiri…&lt;br /&gt;maka tak akan pernah bisa aku beranjak lurus&lt;br /&gt;Dan jika kau keraskan laku mu terhadap ku,&lt;br /&gt;maka jangan menyesal jika kelak aku patah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wahai kaum adam&lt;br /&gt;Sungguh engkaulah sang pemimpin itu&lt;br /&gt;Engkaulah yang diamanahi Alloh untuk membimbingku&lt;br /&gt;Maka jangan biarkan aku,&lt;br /&gt; seorang teman yang memang sudah Alloh ciptakan untuk mu&lt;br /&gt;Hanya berjalan dalam pengetahuanku, melangkah tanpa nahkoda mu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ukhty mu&lt;br /&gt;7 November 2008 : 14. 45&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-8559460439737546637?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/8559460439737546637/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=8559460439737546637' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8559460439737546637'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8559460439737546637'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/11/andai.html' title='Andai'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3377167663028667161</id><published>2008-10-25T20:21:00.000+07:00</published><updated>2008-10-25T20:22:35.265+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>salam dari ana</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Ketika sebuah cahaya hidayah hadir, ana berharap agar cahaya ini terus menerus ada dalam relung qalbu terdalam. Berharap agar setiap kata yang dilihat, setiap apa yang ditulis, setiap apa yang dirasakan dari ruang ini, mampu memberi hikmah dalam mengarungi perjalanan hidup yang penuh dengan rahasia Indah dari Alloh.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Jadi..jangan ragu untuk menulis. Karena setiap kita akan pergi, dan disaat kita pergi, tinggalkan pesan-pesan berharga untuk orang-orang yang kita cintai.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Semoga Alloh ridhoi, apa-apa yang kita niatkan.. Mohon maaf, jika kelak, ana akan sangat jarang sekali memposting di blog ini. Bukan muncul keengganan, insyaAlloh, dimanapun ana berada, tuts-tuts ini tetap menghentak, untuk mewakili setiap rasa yang muncul dalam kehidupan ana. Adalah koneksi ana di dunia maya, kini mulai dibatasi, (“,), tapi jangan khawatir...jika muncul sebuah kesempatan, akan ana posting, tiap kata yang memang telah ana siapkan untuk dibagi dengan kalian semua.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Salam ukhuwah…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Ukhtukum fillah&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Nia Al Akhfiya'&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3377167663028667161?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3377167663028667161/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3377167663028667161' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3377167663028667161'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3377167663028667161'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/salam-dari-ana.html' title='salam dari ana'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-977177228700473093</id><published>2008-10-25T19:50:00.000+07:00</published><updated>2008-10-25T20:07:17.424+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Kata</title><content type='html'>&lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ahad, 19 Oktober 2008&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Sebuah kata yang tersusun dalam rangkaian kalimat, mungkin senantiasa kita luncurkan setiap harinya dalam kehidupan kita. Entah itu, kata-kata hikmah, candaan, teguran, atau bahkan mungkin cacian bahkan makian.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Kata. Sungguh jika ia bisa bicara, tentu ia ingin agar setiap ekstase yang dihasilkan dari tiap sumbangannya, adalah menjadi sebuah kalimat yang penuh dengan makna. Pun jika ia tak sepenuhnya bemakna, tapi sudah tentu, ia ingin agar jangan sampai, sumbangsihnya dalam susunan kalimat, tak menjadikan telinga orang-orang yang mendengarnya menjadi enggan, muak atau bahkan sampai pada proses kemarahan yang sangat.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Adalah kata, ia hanya merupakan hanya sebuah alat, hanyalah sebuah sarana untuk menyampaikan apa yang kita rasa, apa yang kita inginkan dan harapkan dari orang yang mendengarnya. Maka kita lah penentunya, kitalah yang bisa menggunakan, mengarahkan, akan dibawa kemana kata-kata itu akan diluncurkan. Ke sebuah lembah yang berujung kebahagiaan bagi orang lain, atau berakhir pada kebencian yang tersulut tanpa bisa dipadamkan bara kemarahannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Wallohu a’lam &lt;/span&gt; &lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;(sebuah catatan ketika ada di kursi MGI bandung-Depok,)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="margin-bottom: 0in; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="justify"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;saat supir MGI sedang beradu mulut dgn supir angkot Depok&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-977177228700473093?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/977177228700473093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=977177228700473093' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/977177228700473093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/977177228700473093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/kata.html' title='Kata'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6594052425164958550</id><published>2008-10-15T08:40:00.006+07:00</published><updated>2008-10-15T08:53:06.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Award lagi award lagi... (^_^)</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;alhamdulillah...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepagi ini, ana dikasih award lagi. Terimakasih untuk &lt;a href="http://www.iambaela.blogspot.com/"&gt;iam&lt;/a&gt; yang selalu rajin memberikan award, dan tahu..? posisi ana menerima award, ditempatkan pada urutan pertama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Duh, jadi tambah seneng. Biasanya kan, ana selalu ditempatkan diposisi kedua.hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalo boleh terus terang dan terang terus (iklan on blogspot) awardnya ada 5, tapi..berhubung award yang satu, ada gambar akhwat ga pake jilbabnya,,hummm,,,, ana masih ragu menampilkan. hehe. Nunggu keputusan dari MIQ (My Inside Qalbu) dulu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;gayanya.....(^_^)/&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tapi sekali lagi.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syukron terimakasih xie xie arigato untuk &lt;a href="http://www.iambaela.blogspot.com/"&gt;iam&lt;/a&gt;...&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6594052425164958550?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6594052425164958550/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6594052425164958550' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6594052425164958550'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6594052425164958550'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/award-lagi-award-lagi.html' title='Award lagi award lagi... (^_^)'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-2315819802850736018</id><published>2008-10-13T11:40:00.004+07:00</published><updated>2008-10-13T12:08:39.934+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Ingin ku, ingin mu, ingin kita</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPLXxzueACI/AAAAAAAAAEI/HSLXZIXXOL8/s1600-h/friend.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPLXxzueACI/AAAAAAAAAEI/HSLXZIXXOL8/s320/friend.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256500965793464354" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sunnatullah, tatkala ada pertemuan maka pasti ada perpisahan. Saat ada kebaikan, maka disisinya, juga pasti selalu membayangi kejahatan. Karena begitulah sebuah keseimbangan(tawazun) yang memang telah ditetapkan oleh Alloh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Apalah gunanya keindahan terang rembulan, jika gelap malam tak menghiasi?, apalah guna rintik hujan, jika panas matahari tak menyelimuti?.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Maka biarkan saja, nikmati saja....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Setiap kejutan kejutan kecil, yang memang sudah Alloh ciptakan untuk kita. Biarlah goresan goresan itu tetap ada. Biarkan suka itu datang, duka itu mengikuti. Karena inilah metamorfosa hidup yang sesungguhnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Bersabarlah akan ketetapan yang telah Alloh hadirkan untuk kita. Walau kalaulah boleh berucap jujur, ingin ku dan ingin mu, ingin kita, tak kan pernah ada sebuah kata bernama "perpisahan" dalam setiap momentum bernama "pertemuan" yang kita temui. (",)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang tercinta...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Percayalah..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Bahwa Alloh hanya inginkan yang terbaik untuk kita, bahwa Alloh telah mempersiapkah hadiah untuk kita di syurgaNya kelak...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang tercinta...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Biarkan perpisahan ini tetap ada, biarkan ia menjadi bumbu yang bernama "rindu", biarkan ia menjadi kasih sayang yang selamanya akan selalu bertumpuk. Agar kelak, saat kita bertemu lagi, akan terucap sebuah kalimat "akhukum fillah, uhubbukum fillah wa lillaah...."&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Karena ingin ku, ingin mu, ingin kita, &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;tak selamanya menjadi keinginan Alloh....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;(^_^)/&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;ukhty mu&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;--mencoba merangkai senyum, ditengah airmata--&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-2315819802850736018?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/2315819802850736018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=2315819802850736018' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2315819802850736018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2315819802850736018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/ingin-ku-ingin-mu-ingin-kita.html' title='Ingin ku, ingin mu, ingin kita'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPLXxzueACI/AAAAAAAAAEI/HSLXZIXXOL8/s72-c/friend.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5601852053759588994</id><published>2008-10-13T07:26:00.005+07:00</published><updated>2008-10-13T07:38:12.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Arti cinta</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPKXYXASn6I/AAAAAAAAAEA/TgS1CNHtm58/s1600-h/lo.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 187px; height: 181px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPKXYXASn6I/AAAAAAAAAEA/TgS1CNHtm58/s320/lo.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5256430159842680738" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Terlalu banyak yang mendefinisi, bahwa cinta haruslah saling bertimpal balik. Bahwa jika kita punya cinta seluas samudra untuk orang yang dicintai, maka orang yang dicintai juga harus siap menyediakan cinta dengan volume yang sama atau bahkan lebih.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Padahal sejatinya cinta adalah, ketika kita bisa memberikan kebahagiaan bagi orang yang dicintai, bukan berharap menerima kebahagiaan dari orang yang dicintai.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Cinta adalah bagaimana kita belajar memahami orang yang kita cintai, bukan bagaimana kita berharap dipahami oleh orang yang kita cintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;Cinta adalah, bagaimana kita tetap memposisikan cinta kepada Alloh dan Rasul Nya, diatas apapun yang kita cintai. Bukan lantas merubah posisi cinta kepada Alloh dan Rasul Nya, tatkala kita sudah di izinkan Alloh menemukan sulbi pasangan kita.&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Sepedih pedihnya luka yang dibuat oleh orang yang kita cintai, masih lebih indah, ketimbang luka yang dibuat oleh orang-orang yang kita benci. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingatlah... Cintai seseorang itu biasa saja, karena boleh jadi, suatu saat ia akan menjadi orang yang engkau benci. Dan bencilah seseorang biasa saja, karena bolehlah jadi, suatu saat ia akan menjadi orang yang engkau cintai.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;(catatan ketika dibanjarnegara)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0); text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;Ahad 5 Oktober 2008, 20.00&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5601852053759588994?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5601852053759588994/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5601852053759588994' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5601852053759588994'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5601852053759588994'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/arti-cinta-untuk-ku.html' title='Arti cinta'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SPKXYXASn6I/AAAAAAAAAEA/TgS1CNHtm58/s72-c/lo.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-7936307103436952601</id><published>2008-10-09T10:25:00.001+07:00</published><updated>2008-10-09T10:27:58.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>keistimewaan bulan syawal</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);font-size:85%;" &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Memasuki Ramadhan, biasanya kita mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan! Tapi untuk bulan Syawal, tidak pernah kita mendengar orang mengucapkan Marhaban Ya Syawal! Padahal, Syawal juga bulan istimewa dan memiliki keutamaan. Inilah beberapa keistimewaan bulan Syawal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;SETELAH melewati bulan Ramadhan, kita memasuki bulan Syawal, bulan kesepuluh dalam penanggalan hijriyah. Nyaris tidak ada penyambutan terhadap datangnya bulan syawal. Berbeda dengan ketika menyambut Ramadhan, biasanya kita mengucapkan Marhaban Ya Ramadhan! Tapi untuk bulan Syawal, tidak pernah kita mendengar orang mengucapkan Marhaban Ya Syawal!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Padahal, Syawal juga bulan istimewa dan memiliki keutamaan. Inilah beberapa keistimewaan bulan Syawal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: verdana;"&gt;&lt;i&gt;Bulan Kembali ke Fitrah&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Syawal adalah bulan kembalinya umat Islam kepada fitrahnya, diampuni semua dosanya, setelah melakukan ibadah Ramadhan sebulan penuh. Paling tidak, tanggal 1 Syawal umat Islam “kembali makan pagi” dan diharamkan berpuasa pada hari itu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Ketibaan Syawal membawa kemenangan bagi mereka yang berjaya menjalani ibadah puasa sepanjang Ramadan. Ia merupakan lambang kemenangan umat Islam hasil dari "peperangan" menentang musuh dalam jiwa yang terbesar, yaitu hawa nafsu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;&lt;b&gt;Bulan Takbir&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tanggal 1 Syawal, Idul Fitri, seluruh umat Islam di berbagai belahan mengumandangkan takbir. Maka, bulan Syawal pun merupakan bulan dikumandangkannya takbir oleh seluruh umat Islam secara serentak, paling tidak satu malam, yakni begitu malam memasuki tanggal 1 Syawal alias Malam Takbiran, menjelang Shalat Idul Fitri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Kumandang takbir merupakan ungkapan rasa syukur atas keberhasilan ibadah Ramadhan selama sebulan penuh. Kemenangan yang diraih itu tidak akan tercapai, kecuali dengan pertolongan-Nya. Maka umat Islam pun memperbanyakkan dzikir, takbir, tahmid, dan tasbih. “"Dan agar kamu membesarkan Allah atas apa-apa yang telah Ia memberi petunjuk kepada kamu, dan agar kamu bersyukur atas nikmat-nikmat yang telah diberikan" (QS. Al-Baqarah: 185).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: verdana;"&gt;&lt;i&gt;Bulan Silaturahmi&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Dibandingkan bulan-bulan lainnya, pada bulan inilah umat Islam sangat banyak melakukan amaliah silaturahmi, mulai mudik ke kampung halaman, saling bermaafan dengan teman atau tetangga, hala bihalal, kirim SMS dan telepon, dan sebagainya. Betapa Syawal pun menjadi bulan penuh berkah, rahmat, dan ampunan Allah karena umat Islam menguatkan tali silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;&lt;b&gt;Bulan Ceria&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Syawal adalah bulan penuh ceria. Di Indonesia bahkan identik dengan hal yang serba baru –baju baru, sepatu baru, perabot rumah tangga baru, dan lain-lain.  Orang-orang bersuka cita, bersalaman, berpelukan, bertangis bahagia, mengucap syukur yang agung, meminta maaf, memaafkan yang bersalah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Begitu banyak doa terlempar di udara. Begitu banyak cinta kasih saling diberikan antar seluruh umat manusia. Aura maaf tersebar di seluruh penjuru bumi, nuansa peleburan dosa, nuansa pencarian makna baru dalam hidup. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: verdana;"&gt;&lt;i&gt;Puasa Satu Tahun&lt;/i&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Amaliah yang ditentukan Rasulullah Saw pada bulan Syawal adalah puasa sunah selama enam hari, sebagai kelanjutan puasa Ramadhan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Barangsiapa berpuasa pada bulan Ramadhan lalu diiringinya dengan puasa enam hari bulan Syawal, berarti ia telah berpuasa setahun penuh” (H.R Muslim, Abu Dawud, At-Tirmidzi, An-Nasa’i dan Ibnu Majah)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;“Allah telah melipatgandakan setiap kebaikan dengan sepuluh kali lipat. Puasa bulan Ramadhan setara dengan berpuasa sebanyak sepuluh bulan. Dan puasa enam hari bulan Syawal yang menggenapkannya satu tahun” (HR An-Nasa’i dan Ibnu Majah dan dicantumkan dalam Shahih At-Targhib).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;&lt;b&gt;Bulan Nikah&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Syawal adalah bulan yang baik untuk menikah. Hal ini sekaligus mendobrak khurafat, yakni pemikiran dan tradisi jahiliyah yang tidak mau melakukan pernikahan pada bulan Syawal karena takut terjadi malapetaka.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Budaya jahiliyah itu muncul disebabkan pada suatu tahun, tepatnya bulan Syawal, Allah Swt menurunkan wabah penyakit, sehingga banyak orang mati termasuk beberapa pasangan pengantin. Maka sejak itu, a kaum jahiliah tidak mau melangsungkan pernikahan pada bulan Syawal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Khurafat itu didobrak oleh Islam. Rasulullah Saw menunjukkan sendiri bahwa bulan Syawal baik untuk menikah. Siti Aisyah menegaskan: “Rasulullah SAW menikahi saya pada bulan Syawal, berkumpul (membina rumah tangga) dengan saya pada bulan Syawal, maka siapakah dari isteri beliau yang lebih beruntung daripada saya?”.  Selain dengan Siti Aisyah, Rasul juga menikahi Ummu Salamah juga pada bulan Syawal.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menurut Imam An-Nawawi, hadits tersebut berisi anjuran menikah pada bulan Syawal. ‘Aisyah bermaksud, dengan ucapannya ini, untuk menolak tradisi jahiliah dan anggapan mereka bahwa menikah pada bulan Syawal tidak baik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b style="font-family: verdana;"&gt;&lt;i&gt;Bulan Peningkatan &lt;/i&gt; &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah keistimewaan bulan Syawal yang paling utama. Syawal adalah bulan “peningkatan” kualitas dan kuantitas ibadah. Syawal sendiri, secara harfiyah, artinya “peningkatan”, yakni peningkatan ibadah sebagai hasil training selama bulan Ramadhan. Umat Islam diharapkan mampu meningkatkan amal kebaikannya pada bulan ini, bukannya malah menurun atau kembali ke “watak” semula yang jauh dari Islam. Na’udzubillah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i style="font-family: verdana;"&gt;&lt;b&gt;Bulan Pembuktian Takwa&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Inilah makna terpenting bulan Syawal. Setelah Ramadhan berlalu, pada bulan Syawal-lah “pembuktian” berhasil-tidaknya ibadah Ramadhan, utamanya puasa, yang bertujuan meraih derajat takwa.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Jika tujuan itu tercapai, sudah tentu seorang Muslim menjadi lebih baik kehidupannya, lebih saleh perbuatannya, lebih dermawan, lebih bermanfaat bagi sesama, lebih khusyu’ ibadahnya, dan seterusnya. Paling tidak, semangat beribadah dan dakwah tidak menurun setelah Ramadhan. Wallahu a’lam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.myquran.org/"&gt;www.myquran.org&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-7936307103436952601?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/7936307103436952601/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=7936307103436952601' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7936307103436952601'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7936307103436952601'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/10/memasuki-ramadhan-biasanya-kita.html' title='keistimewaan bulan syawal'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6650196578411710012</id><published>2008-09-26T15:43:00.002+07:00</published><updated>2008-09-26T15:49:19.793+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Ketika maaf terucap...</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNyhncvOUAI/AAAAAAAAADw/dlKi3LMGnEo/s1600-h/met+idul+fitri.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNyhncvOUAI/AAAAAAAAADw/dlKi3LMGnEo/s320/met+idul+fitri.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5250248964708388866" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Saudara-saudari ku, yang disayangi Alloh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika hari ini aku terlalu gembira, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Sadarkan lah aku dengan larangan Alloh.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika ku bersedih tanpa kata, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Bujuklah aku dengan tarbiyah dari Sang Pencipta&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika aku lemah tak berdaya,&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Ingatkanlah aku dengan kehebatan syurga.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika diantara kita ada tembok yang memisahkan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Ajak aku untuk merobohkannya segera.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika pernah hatimu terluka karena aku, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Katakanlah pada ku agar aku berubah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Dan jika esok aku terlena dan tak terjaga, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Iringkanlah lena ku dengan alunan do’a tulus mu.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Berjanjilah….&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Ukhuwah ini hanya karena Alloh…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Bertemu karena Alloh&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Berpisah karena Alloh&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Jika suatu saat, kita tak lagi berjumpa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Do’akan aku dalam tiap-tiap sujud mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Agar kelak&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Kita bertemu di syurgaNya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Berdampingan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;Taqobbalallohu minna wa minkum, shiyamana wa shiyamakum&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;Maafkan &lt;st1:state st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;kan&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:state&gt; khilaf ku, zhahir dan bathin ya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;Semoga madrasah ramadhan, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;menjadikan kita insan muttaqin, dibulan bulan selanjutnya…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1429 H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);" align="center"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;&lt;span style="font-family: verdana; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;( Nia &amp;amp; Keluarga )&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6650196578411710012?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6650196578411710012/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6650196578411710012' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6650196578411710012'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6650196578411710012'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/ketika-maaf-terucap.html' title='Ketika maaf terucap...'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNyhncvOUAI/AAAAAAAAADw/dlKi3LMGnEo/s72-c/met+idul+fitri.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1837524435534818784</id><published>2008-09-23T13:44:00.000+07:00</published><updated>2008-09-23T13:49:05.394+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Ketika cinta hadir,,,,</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Suatu hari Fatimah binti Rasulullah Saw, berkata kepada Sayidina Ali, suaminya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln0');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"Wahai kekasihku, sesunguhnya aku pernah menyukai seorang pemuda ketika aku masih gadis dulu."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln1');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"O ya," tanggap Sayidina Ali dengan wajah sedikit memerah. "Siapakah lelaki terhormat itu, dinda?"&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln2');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"Lelaki itu adalah engkau, sayangku," jawabnya sambil tersipu, membuat sayidina Ali tersenyum dan semakin mencintai isterinya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln3');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Percakapan romantis Siti Fatimah dengan Sayidina Ali di atas mungkin sudah menjadi hal biasa bagi para suami isteri. Tetapi tidak bagi mereka yang belum menikah. Percakapan-percakap an romantis yang sering ditemukan dalam buku-buku pernikahan itu sungguh sangat imajinatif bagi para lajang yang sudah merindukan pernikahan, sekaligus juga misteri, apakah ia bisa seromantis Siti Fatimah dan Sayidina Ali?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln4');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Alangkah bahagianya, seorang pemuda yang sejak lama memimpikan obrolan-obrolan romantis akhirnya sampai di terminal harapan, sebuah pernikahan suci. Apa yang selama ini menjadi imajinasinya saat itu akan ia ungkapkan kepada isterinya. "Wahai kekasihku, ada satu kata yang dari dulu terpenjara di hatiku dan ingin sekali kukatakan kepadamu, aku mencintaimu. "&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln5');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tetapi, kebahagiaan ini hanya milik mereka yang telah dikaruniai kemampuan untuk mengikat perjanjian yang berat (mitsaqan ghalidha), pernikahan itu. Bagi mereka yang masih harus melajang, semuanya masih hanya mimpi yang terus menggoda.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln6');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Terkadang, ada pemuda yang tidak kuat melawan godaan imajinasinya. Keinginan untuk mengungkapkan cinta itu tiba-tiba sangat besar sekali. Tetapi kepada siapa perasaan itu harus diungkapkan? Sementara isteri belum punya, kekasih pun tidak ada. Karena kata pacaran sudah lama dihapus dalam kamus remajanya. Tapi, dorongan itu begitu besar, begitu dahsyat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln7');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Awalnya, kuat. Sampai tibalah sebuah perjumpaan. Sebuah rapat koordinasi di organisasi kemahasiswaan atau dalam tugas kelompok dari sekolah telah mempertemukan dua pesona. Imajinasi itu kembali menari-nari.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln8');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"Nampaknya, dibalik jilbabnya yang rapi ia adalah gadis yang kuimpikan selama ini."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln9');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"Oh, ketegasannya sesuai dengan penampilannya yang kalem, dia mungkin yang kuharapkan."&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln10');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Dan cinta itu hadir.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln11');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tetapi, sudahkah saatnya cinta itu diucapkan? Padahal mengikat perjanjian yang berat belum sanggup dilakukan. Lalu apa yang harus dilakukan ketika dorongan untuk mengatakan perasaan semkain besar, teramat besar? Hingga perjumpaan dengannya jadi begitu mengasyikkan; menerima sms-nya menjadi kebahagiaan; berbincang dengannya menjadi kenikmatan; berpisah dengannya menjadi sebuah keberatan; ketidakhadirannya adalah rasa kehilangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln12');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Indah. Tapi ini adalah musibah! Interaksi muslim dan muslimah yang semakin longgar telah menggiring mereka kepada dua dinding dilema yang semakin menyempit dan begitu menekan. Cinta terlanjur hadir. Meski indah tapi bermasalah. Mau menikah, persiapan belum cukup atau kondisi belum mendukung. Menunggu pernikahan, seminggu saja serasa setahun. Melepaskan dan memutuskan komunikasi, cinta terlanjur bersemi. Menjalani interaksi seperti biasa, semuanya membuat hati semakin merasa bersalah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln13');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Apa yang bisa dijadikan solusi? Jawabannya akan sangat panjang lebar jika yang dijadikan landasan adalah realita dan logika. Tetapi, marilah kita bicara dengan nurani dan keimanan, agar semua bisa terselesaikan dengan cepat dan tuntas.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln14');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tanyakan kepada nurani tentang keimanan yang bersemayam di dalamnya? Masihkah memiliki kekuatan untuk mempertahankan Allah sebagai nomor satu dan satu-satunya? Dengan kekuatan iman, cinta kepada Allah bisa mengeliminir cinta kepada seseorang yang telah menjauhkan dari keridhaan-Nya. Cinta macam apa yang menjauhkan diri dari keridhaan Allah? Untuk apa mempertahankan cinta yang akhirnya membuahkan benci Dzat yang sangat kita harapkan cinta-Nya?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln15');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tanyakan pada keimanan dan nurani, siapa yang lebih dicintai, Allah ataukah "dia"?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln16');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;"Qul Aamantu Billahi tsummastaqim! " (al-Hadits)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; line-height: 150%;"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; line-height: 150%; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln17');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Wallahu a'lam.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1837524435534818784?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1837524435534818784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1837524435534818784' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1837524435534818784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1837524435534818784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/ketika-cinta-hadir.html' title='Ketika cinta hadir,,,,'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3139551851505372490</id><published>2008-09-18T13:53:00.007+07:00</published><updated>2008-09-18T14:28:28.163+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='bingkisan'/><title type='text'>and the winner is.....</title><content type='html'>bismillaahirrohmaanirrohiim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Mau senyum dulu semanis manisnya...(^_^)...,,,padahal baru aja sampe dari Muamalat, ngurus kerjaan yang dari kemarin sampai mengorbankan jam kuliah...terasa betul lelahnya. Dan saat tiba di kantor, nyalain kompi, dan tebak apa yang ku dapatkan..??&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;pertama...ana dikasih tag ramadhan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNH8Zkv4QiI/AAAAAAAAADY/ym2IyJjxY44/s1600-h/tag+ramadhan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNH8Zkv4QiI/AAAAAAAAADY/ym2IyJjxY44/s320/tag+ramadhan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247252557154763298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;kemudian,,, dikasih award juga nih..,,duh jadi kaya mimpi deh,,hehe. syukron ya buat &lt;a href="http://iambaela.blogspot.com"&gt;iam,&lt;/a&gt; yang sudah memberikan award pertama untuk blog ini. Sebenernya mau memberikan ucapan terimakasih untuk orang-orang tercinta, tapi kayaknya ga usah deh...bisa bisa, disuruh turun sebelum nerima award...hohohoho...eiya, mau lihat awardnya kaya apa??,, tuh dia....&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNH_VBOrFSI/AAAAAAAAADg/7QTTRPCiOHw/s1600-h/my+first+award.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNH_VBOrFSI/AAAAAAAAADg/7QTTRPCiOHw/s320/my+first+award.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5247255777435653410" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;tapi katanya, awardnya harus dibagi2 yah,,humm,, ana mesti bagi ke siapa yak??..berhubung belum banyak teman yang ana dapat disini (liat aja tuh link nya,,masih sedikit kan ..hehehe)..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;well,, award ini akan juga ana berikan untuk, orang-orang yang pernah mengisi di sudut ruang blog ini...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://www.bundadanulya.blogspot.com"&gt;bunda dan ulya&lt;/a&gt; (makasi untuk cerita-cerita yang menginspirasi)&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://sinur-hidayah.blogspot.com"&gt;mba nur&lt;/a&gt; (diambil ya mba,,hadiahnya ^_^ )&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://the-rule.co.cc"&gt;argi&lt;/a&gt;(soon, akan segera dibuka CNN hehe)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;sebenernya mau ditulis lagi yang lain,,,, humm,, nanti klo ada yg berminat,,bilang aja yah, nanti ana kasih (^_^), mau dikasih semua, takut ada yg ga berkenan...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yuk...ah....diambil yah hadiahnya. jangan lupa, pajak ditanggung pemenang..hehe..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;--menunggu waktu ku--&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3139551851505372490?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3139551851505372490/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3139551851505372490' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3139551851505372490'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3139551851505372490'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/and-winner-is.html' title='and the winner is.....'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNH8Zkv4QiI/AAAAAAAAADY/ym2IyJjxY44/s72-c/tag+ramadhan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6023078748971802447</id><published>2008-09-17T13:47:00.005+07:00</published><updated>2008-09-17T14:10:00.838+07:00</updated><title type='text'>i'tikaf</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNCpntux_QI/AAAAAAAAADI/dmFd93WQ6Io/s1600-h/ramadan.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNCpntux_QI/AAAAAAAAADI/dmFd93WQ6Io/s320/ramadan.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5246880065642429698" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;span style=""&gt;alhikmah-online|&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; Makna I'tikaf secara harfiyah, I'tikaf adalah tinggal di suatu tempat untuk melakukan sesuatu yang baik. Dengan demikian, I'tikaf adalah tinggal atau menetap di dalam&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; masjid dengan niat beribadah guna mendekatkan diri kepada Allah Swt. Penggunaan kata I'tikaf di dalam Al-Qur'an terdapat pada firman Allah Swt: &lt;i&gt;”Kemudian sempurnakanlah puasa itu sampai (datang) malam, (tetapi) janganlah kamu campuri mereka itu, sedang kamu beri'tikaf di dalam masjid. Itulah larangan Allah, maka janganlah kamu mendekatinya. Demikianlah Allah menerangkan ayat ayat-Nya kepada manusia supaya mereka bertaqwa (QS 2:187).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Di dalam Islam, seseorang bisa beri'tikaf di masjid kapan saja, namun dalam&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; konteks bulan Ramadhan, maka dalam kehidupan Rasulullah Saw, I'tikaf itu&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; dilakukan selama sepuluh hari terakhir. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Diantara rangkaian ibadah dalam bulan suci Ramadhan yang sangat dipelihara sekaligus diperintahkan (dianjurkan) oleh&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Rasulullah SAW adalah I'tikaf. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;I'tikaf merupakan sarana muhasabah dan kontemplasi&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; yang efektif bagi muslim dalam memelihara dan meningkatkan keislamannya, khususnya dalam era globalisasi, materialisasi dan informasi kontemporer.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Hukum I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Para ulama telah berijma' bahwa I'tikaf khususnya 10 hari terakhir pada bulan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Ramadhan merupakan suatu ibadah yang disyariatkan dan disunnahkan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Rasulullah SAW sendiri senantiasa beri'tikaf pada bulan Ramadhan selama 10 hari.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Aisyah, Ibnu Umar dan Anas Radliallahu 'Anhum meriwayatkan :'&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;i&gt; Rasulullah SAW selalu beri'tikaf pada 10 hari terakhir bulan Ramadhan '' &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;(HR. Bukhori dan Muslim).&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Hal ini dilakukan oleh beliau hingga wafat, bahkan pada tahun wafatnya beliau&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; beri'tikaf selama 20 hari. Demikian pula halnya dengan para shahabat dan istri&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Rasulullah Saw senantiasa melaksanakan ibadah yang amat agung ini. Imam Ahmad&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; berkata :&lt;i&gt;''Sepengetahuan saya tidak ada seorangpun dari ulama yang mengatakan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; bahwa I'tikaf itu bukan sunnah''.&lt;/i&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Keutamaan Dan Tujuan I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;Abu Daud pernah bertanya kepada Imam Ahmad: Tahukah anda hadits yang menunjukkan keutamaan I'tikaf ? Ahmad menjawab: tidak, kecuali hadits yang lemah. Namun demikian tidaklah mengurangi nilai ibadah I'tikaf itu sendiri sebagai taqorrub kepada Allah SWT. Dan cukuplah keutamaannya bahwa Rasulullah, para Shahabat, para Istri Rasulullah SAW dan para ulama salafusholeh senantiasa melakukan ibadah ini. I'tikaf disyariatkan dalam rangka mensucikan hati dengan berkonsentrasi semaksimal mungkin dalam beribadah dan bertaqorrub kepada Allah pada waktu yang terbatas tetapi teramat tinggi nilainya. Jauh dari ritunitas kehidupan dunia, dengan berserah diri sepenuhnya kepada Sang Kholiq (Pencipta). Bermunajat sambil berdo'a dan beristighfar kepadaNya sehingga saat kembali lagi dalam aktivitas keseharian dapat dijalani secara lebih berkualitas dan berarti. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Ibnu Qoyyim berkata : &lt;i&gt;I'tikaf disyariatkan dengan tujuan agar hati beri'tikaf&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt;dan bersimpuh dihadapan Allah, berkhalwat denganNya, serta memutuskan hubungan sementara dengan sesama makhluk dan berkonsentrasi sepenuhnya kepada Allah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="" lang="IT"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Macam macam I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;I'tikaf yang disyariatkan ada dua macam :&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;1. I'tikaf sunnah yaitu I'tikaf yang dilakukan secara sukarela, semata mata untuk&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; bertaqorrub kepada Allah, seperti I'tikaf 10 hari terakhir pada bulan Ramadhan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;2. I'tikaf wajib yaitu yang didahului dengan nadzar atau janji, seperti ucapan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; seseorang "kalau Allah ta'ala menyembuhkan penyakitku ini, maka aku akan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; beri'tikaf di masjid selama tiga hari", maka I'tikaf tiga hari itu menjadi wajib hukumnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Waktu I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Untuk I'tikaf wajib tergantung pada berapa lama waktu yang dinadzarkan,&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;sedangkan I'tikaf sunnah tidak ada batasan waktu tertentu. Kapan saja, pada malam atau siang hari, waktunya bisa lama dan juga bisa singkat, minimal dalam madzhab Hanafi : sekejab tanpa batas waktu tertentu, sekedar berdiam diri dengan niat. Atau dalam madzhab Syafi'I : sesaat atau sejenak (yang penting bisa dikatakan berdiam diri), dan dalam madzhab Hambali, satu jam saja. Terlepas dari perbedaan pendapat ulama tadi, waktu I'tikaf yang paling afdhal pada bulan Ramadhan ialah sebagaimana dipratekkan langsung oleh BagindaNabi SAW yaitu 10 hari terakhir bulan Ramadhan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Tempat I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Ahli fiqh berbeda pendapat tentang tempat yang boleh dijadikan untuk I'tikaf,&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;Abu Hanifah dan Ahmad berpendapat bahwa I'tikaf harus dilakukan di masjid yang&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;selalu digunakan untuk shalat berjama'ah, sedangkan Malik dan Syafi'i berpendapat&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;bahwa I'tikaf boleh dilakukan dimasjid manapun baik yang digunakan untuk&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;shalat berjama'ah ataupun tidak, sedangkan pengikut syafi'iyah berpendapat bahwa sebaiknya I'tikaf itu dilakukan dimasjid jami' yang biasa digunakan untuk shalat jum'at, agar ia tidak perlu keluar masjid ketika mau melakukan shalat jum'at, dan lebih afdhol lagi bila I'tikaf itu dilaksanakan di salah satu dari tiga masjid; masjid al haram, masjid Nabawi atau masjid Aqsho. &lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;(lihat: Al Mughni 4/462, Fiqh Sunnah1/402).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Syarat syarat I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Orang yang I'tikaf harus memenuhi kriteria kriteria sebagai berikut:&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;1. Muslim&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;2. Ber-akal&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;3. Suci dari janabah (junub), haidh dan nifas&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu I'tikaf tidak sah dilakukan oleh orang kafir,anak yang belum&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; mumaiyiz (mampu membedakan), orang junub, wanita haidh dan nifas.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Rukun I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;1. Niat yang ikhlas, hal ini karena semua amal sangat tergantung pada niatnya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;2. Berdiam di masjid (QS Al-Baqarah : 187)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;Awal Dan Akhir I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang mengikuti sunnah Rasulullah &lt;i&gt;shalallahu ‘alaihi wa sallam &lt;/i&gt;dengan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; beri'tikaf selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan, maka waktunya dimulai sebelum terbenam matahari malam ke-21 sebagaimana sabda Rasulullah Saw; ''Barangsiapa yang ingin I'tikaf dengan aku, hendaklah ia I'tikaf pada 10 hari terakhir''. Adapun waktu keluarnya atau berakhirnya, yaitu setelah terbenam matahari pada hari terakhir bulan Ramadhan. Akan tetapi beberapa kalangan ulama mengatakan yang lebih mustahab (disenangi) adalah menunggu sampai akan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; dilaksanakannya shalat ied.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;Hal hal Yang Disunnahkan disaat I'tikaf&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Disunnahkan bagi orang yang beri'tikaf untuk memperbanyak ibadah dan taqarrub kepada Allah SWT, seperti shalat sunnah, membaca Al-Qur'an, tasbih, tahmid, tahlil, takbir, istighfar, shalawat kepada Nabi Saw, do'a dan sebagainya. Namun demikian yang menjadi prioritas utama adalah ibadah – ibadah mahdhah. Bahkan sebagian ulama seperti Imam Malik, meninggalkan segala aktivitas ilmiah lainnya dan berkosentrasi penuh pada ibadah – ibadah mahdhah.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Dalam upaya memperkokoh keislaman dan ketaqwaan, diperlukan bimbingan dari&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;orang orang yang ahli, karenanya dalam memanfaatkan momentum I'tikaf bisa&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; dibenarkan melakukan berbagai kajian keislaman yang mengarahkan para peserta&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; I'tikaf untuk membersihkan diri dari segala dosa dan sifat tercela serta&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; menjalani kehidupan sesudah I'tikaf secara lebih baik sebagaimana yang&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; ditentukan Allah Swt dan RasulNya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style=""&gt;Hal-Hal Yang Diperbolehkan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Orang yang beri'tikaf bukan berarti hanya berdiam diri di masjid untuk&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;menjalankan peribadatan secara khusus, ada beberapa hal yang diperbolehkan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;1. Keluar dari tempat I'tikaf untuk mengantar istri, sebagaimana yang dilakukan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; oleh Rasulullah SAW terhadap istrinya Shofiyah Radliallahu 'Anhu (HR. Bukhori&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; Muslim).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;2. Menyisir atau mencukur rambut, memotong kuku, membersihkan tubuh dari&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; kotoran dan bau badan.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;3. Keluar ke tempat yang memang amat diperlukan seperti untuk buang air besar&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; dan kecil, makan, minum, (jika tidak ada yang mengantarkan), dan segala&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; sesuatu yang tidak mungkin dilakukan di masjid. Tetapi ia harus segera&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; kembali setelah menyelesaikan keperluannya.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;4. Makan, minum dan tidur di masjid dengan senantiasa menjaga kesucian dan&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt; kebersihan masjid.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal-Hal Yang Membatalkan I'tikaf&lt;u1:p&gt;  &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;  &lt;!--[endif]--&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;1. Meninggalkan masjid dengan sengaja tanpa keperluan, meski sebentar,karena meninggalkan masjid berarti mengabaikan salah satu rukun I'tikaf, yaitu berdiam di masjid.&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;2. Murtad (keluardari agama Islam)&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;3. Hilang Akal, karena gila atau mabuk&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;4. Haidh&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;5. Nifas&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;6. Berjima', tetapi memegang tanpa nafsu (syahwat),tidak apa apa sebagaimana yang dilakukan Nabi dengan istri istrinya&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;7. Pergi Shalat Jum'at (bagi mereka yang memperbolehkan I'tikaf di musholla yang tidak dipakai shalat jum'at).&lt;u1:p&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian ketentuan tentang I'tikaf yang menjadi panduan praktis, semoga pada Ramadhan tahun ini, kita dapat menghidupkan kembali sunnah I'tikaf sebagai bekal kita meraih nilai taqwa yang maksimal.&lt;u1:p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/u1:p&gt;&lt;b&gt;Sumber: Panduan Ramadhan Al hikmah&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6023078748971802447?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6023078748971802447/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6023078748971802447' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6023078748971802447'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6023078748971802447'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/itikaf.html' title='i&apos;tikaf'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SNCpntux_QI/AAAAAAAAADI/dmFd93WQ6Io/s72-c/ramadan.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4199501641988536046</id><published>2008-09-12T10:26:00.001+07:00</published><updated>2008-09-12T10:29:01.479+07:00</updated><title type='text'>Hamba mencari istri yang sempurna</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);" lang="PT-BR"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;(lagi lagi tulisan bagus untuk ikhwan, nda ada salahnya dibaca oleh akhwat)&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);" lang="PT-BR"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);" lang="PT-BR"&gt;Hamba mencari istri sempurna. Lelah hati dan jiwa. Hamba mencari kemana-mana, alhasil hamba tak sanggup temukan belahan jiwa itu. Setiap hari hamba berdoa, namun belum juga terkabul. Mungkin inilah perjuangan. Lama-lama hamba mulai menikmati kehidupan ini. Walaupun jemu pernah hinggap dalam kamus kehidupan hamba, meraung-raung dalam sunyi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, di dunia yang maya ini, hamba mencoba menghindar dari gundukan dosa, namun laron-laron dosa itu sesekali berduyun mendekati hamba. Sekuat ruh hamba berlari-berlari menuju cahaya, dan konon, salah satu kendaraan untuk mendekatkan diri dengan cahaya itu adalah mendapatkan seorang istri. Ya, hamba mencari istri sempurna, agar hamba bisa menyempurnakan niat hamba, bercengkrama dengan cahaya sejati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba bergelut dengan hari-hari, mencari secercah cahaya untuk bisa hamba huni dari kegelapan yang semakin gandrung menyelimuti hati hamba lagi. Hamba akui di setiap arah jam yang bergulir ada terpendam berjuta rahasia yang tak bisa hamba singkap keberadaannya, tak mampu hamba kuliti satu persatu apa gerangan yang diinginkan Allah. Tadinya hamba berpikir bahwa hamba telah mampu meredam satu niatan hamba itu, mengubur riak-riak kehidupan yang hamba bangun dengan pondasi rapuh. Rupanya detak suara jarum jam semakin besar menghentak-hentak dan memekakan telinga hamba, lalu hamba kembali terpuruk, pikiran hamba terhuyung-huyung melangkahkan kaki tak tentu arah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suatu hari, hamba bertemu dengan mawar. Di taman itu ia hidup sendiri. Warnanya yang merah merekah membuat mata terkagum-kagum. Ingin rasanya hamba mempersuntingnya, memetik segala hasrat yang mulai basah kuyup dengan segala keinginan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sang mawar tak sadar bahwa ada yang mengamatinya. Ya Tuhan harum sekali. Ya, ketika pagi merambat, hamba merasakan keharuman yang luar biasa. Merambat ke seluruh ubun-ubun, keharuman yang menakjubkan. Hamba memberanikan diri untuk menyapanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat pagi, Mawar." Mawar tersenyum, senyum yang menyejukkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat pagi. Ada apakah gerangan, sehingga pagi-pagi begini anda bertamu ke taman yang sepi ini?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hamba berniat mencari istri yang sempurna. Setiap hari tanpa sepengetahuan anda, hamba mengamati anda, lalu tumbuhlah sejumput rasa tertentu yang tak bisa terdefinisi. Anda telah menyampaikan keharuman itu lewat wewangian yang disampaikan angin. Hamba pikir andalah yang hamba cari, belahan jiwa yang sekian lama memikat hamba untuk hidup dalam kembara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betulkah aku yang anda cari? Tak malukah anda menikah dengan bunga sederhana sepertiku? Apa yang membuat anda terkagum? Tak banyak yang bisa aku berikan untuk anda."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mawar, sudah lama hamba mencari istri yang sempurna. Mungkin inilah harapan terakhir. Melihat warnamu yang memerah, hamba terkesima. Jika anda mengizinkan, hamba ingin melamar anda. Mari kita arungi bahtera hidup ini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau betul itu yang anda inginkan, baiklah. Tunggu barang satu minggu, setelah itu jenguklah aku kembali."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Terimakasih mawar. Ternyata hamba tak salah pilih. Seminggu lagi hamba akan kesini."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba lantas meninggalkannya sendiri di taman itu. Hamba pergi diiringi senyum yang dramatis. Hati hamba seketika terbang ke langit. Sebentar lagi penantian hamba berakhir, hamba akan mendapatkan istri yang sempurna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seminggu berlalu, hamba mendatangi taman itu. Langkah kaki bersijingkat dengan sempurna, cepat dan gemulai. Ketika hamba tiba di tempat itu, tiba-tiba hati hamba melepuh, berterbanganlah harapan yang sempat mewarnai relung hati yang basah dengan tinta penantian. Mawar yang akan hamba persunting, yang akan hamba petik ternyata tak lagi berada di tangkainya. Ia telah luruh ke tanah merah, beserakan tak karuan, tak jelas lagi juntrungannya. Hamba tak habis mengerti, mengapa semua ini harus terjadi? Warna yang tadinya memerah, kini berubah kecoklat-coklatan, menjadi keriput, tak sesegar seperti minggu kemarin. Hamba menghampirinya, duduk termenung seperti seorang bocah yang merengek meminta mainan yang telah rusak. Dengan terbata-bata hamba berusaha menyusun kata-kata, menuai kalimat-kalimat. Namun mulut hamba teramat kelu, tak bisa lagi dengan sporadis menelurkan deretan huruf.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Selamat pagi. Masihkah ada keinginan untuk menikah dengan ketidaksempurnaanku? Inilah aku, sang mawar yang sempat membuatmu terkagum. Mengapa wajah anda tercengang dan seolah tak memahami hakikat hidup?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Mengapa anda menjadi seperti ini? Apakah gerangan yang salah?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tak ada yang patut disalahkan. Ini adalah siklus kehidupan. Hamba hanya bisa bertabah menghadapi takdir yang membelenggu. Ini jalan yang harus hamba jalani."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi hamba mencari istri yang sempurna, Mawar."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika demikian, aku bukanlah belahan jiwamu."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba beranjak dari tempat itu. Kekecewaan menghantui setiap langkah yang hamba bangun. Air mata menderas. Mawar yang sempat mencengkram jiwa, kini hanya onggokan ketakutan yang tak pernah hamba mimpikan sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kini hamba berjalan lagi menyusuri waktu, mencari istri yang sempurna. Di tengah perjalanan, hamba melihat merpati yang terbang, menari di udara. Sayap-sayapnya ia sombongkan ke seluruh penjuru alam. Sungguh cantik ia, membuat cemburu para petualang. Lagi-lagi terbersit sebuah keinginan. Keinginan klasik: Inilah istri yang sempurna, semoga hamba bisa mendapatkannya. Merpati itu hinggap di ranting pohonan. Hamba memberanikan diri untuk memulai percakapan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Wahai merpati, tadi hamba melihatmu bercengkrama dengan angin. Bulu putihmu yang kudus, menjadikan harapan dalam batin kembali tumbuh."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Apa yang hendak anda inginkan?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hamba mencari istri yang sempurna. Andalah yang hamba cari."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betulkah aku yang anda cari?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya tentu. Hamba ingin anda terbang bersama hamba, membangun sebuah keindahan, mengarungi bahtera kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Jika demikian, silahkan tangkap aku. Apabila anda berhasil menangkap diriku, aku berani menjadi belahan jiwa anda. Aku akan belajar menjadi apa yang anda inginkan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tapi bagaimana mungkin hamba bisa menangkap anda? Anda mempunyai dua sayap yang indah dan memesona, sedangkan hamba hanya manusia yang bisa menerbangkan imajinasi saja, selebihnya hamba adalah pemimpi yang takut dengan kehidupan."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Segala sesuatu mungkin saja terjadi, asalkan ada maksud yang jelas dan lurus. Lebih baik anda pikirkan kembali niatan anda itu. Betulkah aku pasangan yang anda cari? Maaf, hamba aku bercengkrama dulu dengan angin, sampai jumpa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamba tak bisa berkata banyak, merpati telah terbang bersama angin. Angin, oh...rupanya kekasih sejati merpati adalah angin. Hamba tak mau merusak takdir mereka. Bagaimana kata dunia kalau hamba dengan paksa menikahi sang merpati? Dunia akan mencemooh hamba sebagai manusia paling bodoh yang pernah dilahirkan. Tapi kemanakah lagi hamba harus mencari pasangan jiwa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah kabar hamba dulu. Meniti berbagai penderitaan untuk menyempurnakan segala beban yang melingkar di dasar palung jiwa hamba. Itulah gelagat hamba dulu, seperti seorang pecinta yang berkelana tak jelas arah dan tujuan, menghujani kulit lepuh para bidadari, menjadikan mereka gundah, berenang di atas lautan hampa. Begitu juga hamba. Ya, kabar hamba dulu! Memekik cinta yang bergemuruh, membadai, bercengkrama, meraja, bersengketa, meracau seperti burung kondor yang rindu bangkai-bangkai kematian. Dulu hamba tersesat dalam labirin sunyi tanpa nama. Hamba nyaris seperti mayat yang bergentayangan di siang hari, diperbudak angan-angan, bertubi-tubi mulut hamba memukul angin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai suatu malam, ketika keheningan mengambang di udara, berderinglah sebuah telepon selular yang teronggok di atas sajadah harapan. Kala itu hamba tidur lelap, mencipta mimpi yang samar. Hamba dibangunkan oleh gemuruh suara ring tone. Anehnya, suara selular itu tidak lagi menggelayutkan melodi seperti biasanya. Suaranya aneh tapi nikmat dan menyejukkan. Kalau tidak salah seperti ini: Allahuakbar....Allahuakbar...Allahuakbar... Kontan saja hamba terhenyak dan sempat kaget. Hamba mencoba memicingkan mata yang berat seperti terbebani satu ton serbuk besi. Di dinding kamar hamba melihat detak jam yang mengarah pada nomor tiga. Masih sepertiga malam. Siapa gerangan yang berani mengusik persemayaman indah ini? Lalu hamba mulai merunut kata-kata.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Halo, siapa anda? Mengapa membangunkan hamba? Biarkan hamba beristirah barang sejenak." Hening, tak ada jawaban. Hamba pikir, ini pasti gelagat orang jahil yang mencoba berimprovisasi. Tapi ketika hamba mau menutup telepon selular, hamba mendengar suara yang menggelegar. Bukan, suara ini bukan dari telepon selular, tapi dari segala penjuru mata angin. Keringat mulai menghujan, ketakutan bersalaman di batin, air mata tak bisa hamba bendung, dan rasa rindu mencengkram hamba dari belakang, rindu yang tak terdefinisi. Mungkinkah doa-doa hamba yang terdahulu akan terkabul? Siapakah gerangan yang bicara? Setelah bermilyar doa berjejalan di udara, hamba harap seuumpt cahaya itu yang bicara Ya, semoga bukan kepalsuan yang bicara. Suara itu makin keras terdengar. Suara itu berkata seperti ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Betulkah kau mencari istri yang sempurna?" Dengan terbata-bata hamba bilang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ya...ya..hamba mencari istri yang sempurna. Mampukah anda mengabulkan keinginan hamba yang belum terwujud ini?" Suara itu kembali berujar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Berbaringlah, lalu tutuplah matamu. Bukalah ketika suaraku tak terdengar lagi." Hamba ikuti keinginannya. Hamba tutup mata hamba, dan berbaringlah. Riangnya hati hamba, sebentar lagi hamba akan berjumpa dengan istri sempurna. Jodoh hamba akan hadir. Ah, suara itu hening. Hamba mulai memicingkan mata. Hamba lihat di sekeliling. Mengapa yang terlihat hanya gumpalan-gumpalan tanah yang kecoklatan? Mengapa begitu sejuk? Kemudian hamba melihat pakaian hamba. Putih! Semua serba putih. Bukankah ini kain kafan? Alam barzah, pikir hamba. Lalu hamba melihat sesosok tubuh datang menghampiri, begitu bercahaya, cantik rupawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Siapa anda?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Hamba adalah amalan anda. Hamba tercipta dari anda, istri sempurna yang anda ciptakan sendiri. Menikahlah dengan hamba, sambil menunggu semua manusia kembali ke alam sunyi ini."&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4199501641988536046?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4199501641988536046/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4199501641988536046' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4199501641988536046'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4199501641988536046'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/hamba-mencari-istri-yang-sempurna.html' title='Hamba mencari istri yang sempurna'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3084458025804815689</id><published>2008-09-08T10:55:00.002+07:00</published><updated>2008-09-08T10:58:58.318+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Kategori Cemburu</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Al-Ghirah (rasa cemburu) merupakan fitrah dasar pada diri wanita yang mengalir di dalam dirinya dan berjalan di aliran darahnya. Maka wanita muslimah harus menjaga fitrah ini agar tidak terlumuri gangguan dan bisikan-bisikan setan. Dia harus mengekangnya dengan tali iman dan membelenggunya dengan ikatan takwa, agar rasa cemburu itu justru memberikan hasil yang baik, sehingga dia bisa memperoleh kebahagiaan di dunia dan di akhirat nanti.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Namun, jika seorang wanita memberi angin dan membuka peluang bagi rasa cemburu, maka dia akan dihadapkan pada resiko yang tidak enteng, setan akan menyeretnya kepada kedurhakaan kepada Allah dan mengundang kemarahan-kemarahan-Nya. Selanjutnya dia lebih suka berdusta, berbuat zhalim, melanggar kehormatan dan menyebarkan berbagai fitnah.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Kalau sudah begitu rumah tangganya tentu akan diselimuti kabut penderitaan, hatinya digayuti berbagai ilusi dan praduga-praduga yang berkepanjangan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu tidak akan muncul kecuali ada rasa cinta. Selagi cinta ini kuat maka tingkat kecemburuan wanita kepada suaminya juga semakin kuat.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Berdasarkan ketentuan syariat, cemburu itu bisa di bagi menjadi dua macam yaitu :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu yang Terpuji&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu ini adalah contoh cemburu yang sesuai dengan kitab Allah dan sunnah rasul-Nya. Diantara contoh-contoh yang terpuji adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(102, 0, 0);" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu terhadap hal-hal yang      diharamkan Allah SWT&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu terhadap kehormatan. Orang      mukmin harus cemburu terhadap anggota keluarganya jika ada salah seorang      diantara mereka yang mengotori kemuliaan atau kehormatan diri.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Rassulullah saw bersabda, &lt;em&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;" &gt;“Tiga orang yang tidak akan masuk surga yaitu : orang yang durhaka terhadap kedua orang tuanya, duyuts (orang yang tidak cemburu terhadap kehormatan) dan wanita yang berperilaku kelaki-lakian” (HR. A-Bazzar)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(102, 0, 0);" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu terhadap waktu. Waktu      merupakan sesuatu yang paling berharga bagi ahli ibadah. Dia tentu akan      cemburu jika kehilangan waktu. Sebab sekali saja kehilangan waktu, dia      tidak akan dapat kembali lagi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu yang Tercela&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu yang tercela adalah cemburu yang pada kondisi-kondisi kejiwaan yang hina dan yang tidak dikekang oleh ketentuan-ketentuan syariat. Maka tidak heran jika pelakunya terseret kepada kebinasaan. Diantara contoh-contoh cemburu yang tercela adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(102, 0, 0);" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Rasa cemburu suami yang      berlebih-lebihan terhadap istrinya, sehingga menimbulkan buruk sangka yang      tidak bisa ditawar-tawar dan seakan-akan tidak ada keraguan lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Cemburu istri yang berlebih-lebihan      terhadap suaminya, sehingga menyeretnya kepada perbuatan dosa dan maksiat,      seperti ghibah, adu domba, dengki, iri dan dosa-dosa lainnya.&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Adapun penyulut cemburu yang tercela adalah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(102, 0, 0);" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Iman yang tipis dan melalaikan      mengingat Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Setan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Penyakit hati, seperti dengki, hasad      dan iri hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Suami tidak berbuat adil diantara      istri-istrinya atau tidak memenuhi hak-haknya dan lebih mementingkan yang      lain&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Merasa adanya kekurangan tanpa mau      memperbaiki diri&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Suami menyebutkan kebaikan wanita lain      di hadapan istrinya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;br /&gt; &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Sedangkan cara penyembuhannya adalah :&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;ul style="color: rgb(102, 0, 0);" type="disc"&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Bertakwa kepada Allah&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Mengingat-ingat pahala yang besar jika      bersabar&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Menjauhi tempat-tempat yang biasa      digunakan untuk pamer dan riya’&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Berbaik sangka&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Mengingat-ingat mati dan hari akhirat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;li class="MsoNormal" style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Berdoa&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Ayo kelola cemburu kita, sehingga Alloh menyukai nya.....&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3084458025804815689?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3084458025804815689/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3084458025804815689' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3084458025804815689'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3084458025804815689'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/kategori-cemburu.html' title='Kategori Cemburu'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5741446482757226608</id><published>2008-09-08T10:49:00.000+07:00</published><updated>2008-09-08T10:55:05.367+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Cemburu...??</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Cemburu merupakan tabiat wanita. Ini juga dialami para istri Rasulullah dan shahabiyyah yang lain. Namun tentu saja, kecemburuan ini tidak serta merta membutakan hati mereka. Bagaimana dengan kita?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Cemburu tak hanya milik lelaki, tapi juga milik kaum wanita. Bahkan, wanitalah yang dominan memiliki sifat yang satu ini karena merupakan tabiatnya. Dan perasaan cemburu ini paling banyak muncul pada pasangan suami istri (Fathul Bari, 9/384).&lt;br /&gt;Oleh karena itu, semestinya hal ini menjadi perhatian seorang suami. Sehingga ia tidak serampangan dalam meluruskan ‘kebengkokan’ sang istri dan dapat memaklumi tabiat wanita ini selama dalam batasan yang wajar. Apalagi pada hakikatnya, kecemburuan istri terhadap suaminya bukan merupakan hal yang tercela. Bahkan menjadi tanda adanya rasa cinta di hatinya. Tentunya selama tidak melampaui batasan syariat.&lt;br /&gt;Menurut Al-Hafidz Ibnu Hajar Al-‘Asqalani, asal dari sifat cemburu bukanlah hasil usaha si wanita, namun wanita memang diciptakan dengan sifat tersebut. Namun, bila cemburu itu melampaui batas dari kadar yang semestinya, maka menjadi tercela. Bila seorang wanita cemburu terhadap suaminya karena sang suami melakukan perbuatan yang diharamkan seperti berzina atau mengurangi haknya atau berbuat dzalim dengan mengutamakan madunya (yaitu istri yang lain, bila si suami memiliki lebih dari satu istri), kata Al-Hafidz, cemburu semacam ini disyariatkan (dibolehkan).&lt;br /&gt;Dengan syarat, hal ini pasti dan ada bukti (tidak sekedar tuduhan dan kecurigaan). Bila cemburu itu hanya didasari sangkaan, tanpa bukti, maka tidak diperkenankan. Adapun bila si suami seorang yang adil dan telah menunaikan hak masing-masing istrinya, tapi masih tersulut juga kecemburuan maka ada udzur bagi para istri tersebut (yakni dibolehkan) bila cemburunya sebatas tabiat wanita yang tidak ada seorang pun dari mereka dapat selamat darinya. Tentu dengan catatan, ia tidak melampaui batas dengan melakukan hal-hal yang diharamkan baik berupa ucapan ataupun perbuatan. (Fathul Bari, 9/393)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Cemburu Melebihi Batas&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Ada&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt; kalanya kecemburuan seorang istri terhadap suaminya sangat berlebihan. Di benaknya seolah hanya ada sifat curiga. Bahkan tak jarang ia melemparkan prasangka buruk kepada suaminya dan tidak bisa menerima kenyataan bila suaminya memiliki istri yang lain.&lt;br /&gt;Yang ironis adalah bila ada istri yang mengalami hal ini kemudian tidak dapat menahan diri dari perkara yang Allah haramkan, seperti lari ke “orang pintar.” Dengan bantuan tukang tenung atau tukang sihir, ia berharap suaminya membenci madunya dan hanya mencintai dirinya. Padahal perbuatan sihir merupakan perbuatan kekufuran yang diharamkan, sebagaimana Allah nyatakan dalam firman-Nya:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;“Dan mereka (orang-orang Yahudi) mengikuti apa yang dibaca oleh setan-setan pada masa kerajaan Nabi Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidaklah kafir2 akan tetapi setan-setan itulah yang kafir. Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedangkan keduanya tidaklah mengajarkan sesuatu kepada seorang pun sebelum keduanya mengatakan: ‘Sesungguhnya kami hanyalah cobaan bagimu, karena itu janganlah engkau berbuat kekafiran.’ Maka mereka mempelajari sihir dari keduanya yang dengannya mereka dapat memisahkan antara suami dengan istrinya. Tidaklah mereka dapat memberi mudharat kepada seorang pun dengan sihir tersebut kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang memberi mudharat kepada mereka dan tidak memberi manfaat. Sungguh mereka telah mengetahui bahwa barangsiapa yang menjual agamanya (menukarnya) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat. Betapa jelek perbuatan mereka menjual diri mereka dengan sihir itu seandainya mereka mengetahui.” (Al-Baqarah: 102)&lt;br /&gt;Nabi juga bersabda:&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;“Jauhilah oleh kalian tujuh perkara yang membinasakan. &lt;st1:place st="on"&gt;Para&lt;/st1:place&gt; shahabat bertanya: ‘Apa tujuh perkara itu, wahai Rasulullah?’ Beliau menjawab: ‘(di antaranya) Syirik kepada Allah, sihir’…” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 2766 dan Muslim no. 89)&lt;br /&gt;Saking cemburunya, sebagian wanita bahkan ada yang sampai berangan-angan tidak dibolehkannya poligami dalam syariat ini3. Bahkan ada yang membenci syariat karena menetapkan adanya poligami. Sebagian yang lain mengharapkan kematian suaminya bila sampai menikah lagi. Yang lain tidak berangan demikian, tapi lisannya digunakan untuk mencaci maki madunya, meng-ghibah4, dan menjatuhkan kehormatannya. (Nashihati lin Nisa, Ummu Abdillah Al-Wadi‘iyyah, hal. 158-159)&lt;br /&gt;&lt;u&gt;Karena sifat cemburu ini pula, mayoritas wanita merasa mendapatkan musibah yang sangat besar kala suaminya menikah lag&lt;/u&gt;i. Semestinya bagi seorang mukminah, apapun kenyataan yang dihadapi, semuanya itu disadari sebagai ketentuan takdir Allah. Semua musibah dan kepahitan yang didapatkan di dunia itu sangat kecil dibanding keselamatan agama yang diperolehnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Salahkah Bila Aku Cemburu?&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;Mungkin sering muncul pertanyaan demikian di kalangan para wanita. Maka jawabnya dapat kita dapati dari kisah-kisah istri Nabi. Mereka pun ternyata memiliki rasa cemburu padahal mereka dipuji oleh Allah dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;“Wahai istri-istri Nabi, kalian tidak sama dengan seorang wanita pun (yang selain kalian) jika kalian bertakwa…” (Al-Ahzab: 32)&lt;br /&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;tidak sama&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Al-Imam Al-Qurthubi menyatakan bahwa istri-istri Nabi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dengan wanita lain dalam hal keutamaan dan kemuliaan, namun dengan syarat adanya takwa pada diri mereka. (Al-Jami` li Ahkamil Qur’an, 14/115)&lt;br /&gt;Nabi sendiri sebagai seorang suami memaklumi rasa cemburu mereka, tidak menghukum mereka selama cemburu itu dalam batas kewajaran.&lt;br /&gt;‘Aisyah bertutur tentang cemburunya:&lt;br /&gt;“Aku tidak pernah cemburu kepada seorang pun dari istri Rasulullah seperti cemburuku kepada Khadijah karena Rasulullah banyak menyebutnya dan menyanjungnya.” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5229 dan Muslim no. 2435)&lt;br /&gt;‘Aisyah pernah berkata kepada Nabi mengungkapkan rasa cemburunya kepada Khadijah:&lt;br /&gt;“Seakan-akan di dunia ini tidak ada wanita kecuali Khadijah? Nabi menjawab: ‘Khadijah itu begini dan begitu5, dan aku mendapatkan anak darinya.’” (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 3818)&lt;br /&gt;Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata: “Sebab cemburunya ‘Aisyah karena Rasulullah banyak menyebut Khadijah meski Khadijah telah tiada dan ‘Aisyah aman dari tersaingi oleh Khadijah. Namun karena Rasulullah sering menyebutnya, ‘Aisyah memahami betapa berartinya Khadijah bagi beliau. Karena itulah bergejolak kemarahan ‘Aisyah mengobarkan rasa cemburunya hingga mengantarkannya untuk mengatakan kepada suaminya: “Allah telah menggantikan untukmu wanita yang lebih baik darinya.” Namun Rasulullah berkata: “Allah tidak pernah menggantikan untukku wanita yang lebih baik darinya.” Bersamaan dengan itu, kita tidak mendapatkan adanya berita yang menunjukkan kemarahan Rasulullah kepada ‘Aisyah, karena ‘Aisyah mengucapkan hal tersebut didorong rasa cemburunya yang merupakan tabiat wanita.” (Fathul Bari, 9/395)&lt;br /&gt;Pernah ketika Nabi berada di rumah seorang istrinya, salah seorang ummahatul mukminin (istri beliau yang lain) mengirimkan sepiring makanan untuk beliau. Melihat hal itu, istri yang Nabi sedang berdiam di rumahnya segera memukul tangan pelayan yang membawa makanan tersebut hingga jatuhlah piring itu dan pecah. Nabi pun mengumpulkan pecahan piring tersebut kemudian mengumpulkan makanan yang berserakan lalu beliau letakkan di atas piring yang pecah seraya berkata: “Ibu kalian sedang cemburu.” Beliau lalu menahan pelayan tersebut hingga diberikan kepadanya ganti berupa piring yang masih utuh milik istri yang memecahkannya, sementara piring yang pecah disimpan di tempatnya. (Shahih, HR. Al-Bukhari no. 5225)&lt;br /&gt;Hadits ini menunjukkan wanita yang sedang cemburu tidaklah diberi hukuman atas perbuatan yang dia lakukan tatkala api cemburu berkobar. Karena dalam keadaan demikian, akalnya tertutup disebabkan kemarahan yang sangat. (Fathul Bari, 9/391, Syarah Shahih Muslim, 15/202 )&lt;br /&gt;Namun, bila cemburu itu mengantarkan kepada perbuatan yang diharamkan seperti mengghibah, maka Rasulullah tidak membiarkannya. Suatu saat ‘Aisyah berkata kepada beliau: “Wahai Rasulullah, cukup bagimu Shafiyyah, dia itu begini dan begitu.” Salah seorang rawi hadits ini mengatakan bahwa yang dimaksud ‘Aisyah adalah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Symbol;"&gt;&lt;span style=""&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Shafiyyah itu pendek. Mendengar hal tersebut, Rasulullah&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;kepada ‘Aisyah:&lt;br /&gt;“Sungguh engkau telah mengucapkan satu kata, yang seandainya dicampur dengan air lautan niscaya akan dapat mencampurinya.” (HR. Abu Dawud no. 4232. Isnad hadits ini shahih dan rijalnya tsiqah, sebagaimana disebutkan dalam Bahjatun Nazhirin, 3/25)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Juga kisah lainnya, ketika sampai berita kepada Shafiyyah bahwa Hafshah mencelanya dengan mengatakan: “Putri Yahudi”, Shafiyyah menangis. Bersamaan dengan itu&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;masuk menemuinya dan mendapatinya sedang menangis. Maka beliau&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Symbol; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Nabi&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;pun bertanya: “Apa yang membuatmu menangis?” Shafiyyah menjawab:&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;berkata&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: Symbol; color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;r&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: rgb(51, 51, 51);"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;“Hafshah mencelaku dengan mengatakan aku putri Yahudi.” Nabi  menghiburnya: “Sesungguhnya engkau adalah putri seorang nabi dan pamanmu adalah seorang nabi dan engkau adalah istri seorang nabi, lalu bagaimana dia membanggakan dirinya terhadapmu?” Kemudian beliau menasehati Hafshah: “Bertakwalah kepada Allah, wahai Hafshah”. (HR. An-Nasai dalam Isyratun Nisa, hal. 43 dan selainnya)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5741446482757226608?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5741446482757226608/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5741446482757226608' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5741446482757226608'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5741446482757226608'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/cemburu.html' title='Cemburu...??'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-2203957867874017942</id><published>2008-09-05T13:50:00.000+07:00</published><updated>2008-09-05T13:51:09.510+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Cinta dan Mencintai Alloh</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Definisi Cinta  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Imam Ibnu Qayyim mengatakan, "Tidak ada batasan cinta yang lebih jelas daripada kata cinta itu sendiri; memba-tasinya justru hanya akan menambah kabur dan kering maknanya. Maka ba-tasan dan penjelasan cinta tersebut tidak bisa dilukiskan hakikatnya secara jelas, kecuali dengan kata cinta itu sendiri. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kebanyakan orang hanya membe-rikan penjelasan dalam hal sebab-musabab, konsekuensi, tanda-tanda, penguat-penguat dan buah dari cinta serta hukum-hukumnya. Maka batasan dan gambaran cinta yang mereka berikan berputar pada enam hal di atas walaupun masing-masing berbeda dalam pendefinisiannya, tergantung kepada pengetahuan,kedudukan, keadaan dan penguasaannya terhadap masalah ini. (Madarijus-Salikin 3/11)  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Beberapa definisi cinta:  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1.      Kecenderungan seluruh hati yang terus-menerus (kepada yang dicintai). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;2.      Kesediaan hati menerima segala keinginan orang yang dicintainya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;3.      Kecenderungan sepenuh hati untuk lebih mengutamakan dia daripada diri dan harta sendiri, seia sekata dengannya baik dengan sembunyi-sebunyi maupun terang-terangan, kemudian merasa bahwa kecintaan tersebut masih kurang. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;4.      Mengembaranya hati karena men-cari yang dicintai sementara lisan senantiasa menyebut-nyebut namanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;5.      Menyibukkan diri untuk menge-nang yang dicintainya dan menghinakan diri kepadanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;PEMBAGIAN CINTA &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1.      Cinta ibadah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Ialah kecintaan yang menyebabkan timbulnya perasaan hina kepadaNya dan mengagungkanNya serta bersema-ngatnya hati untuk menjalankan segala perintahNya dan menjauhi segala larangaNya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Cinta yang demikian merupakan pokok keimanan dan tauhid yang pelakunya akan mendapatkan keutamaan-keutamaan yang tidak terhingga.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Jika ini semua diberikan kepada selain Allah maka dia terjerumus ke dalam cinta yang bermakna syirik, yaitu menyekutukan Allah dalam hal cinta.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;2.      Cinta karena Allah &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Seperti mencintai sesuatu yang dicintai Allah, baik berupa tempat tertentu, waktu tertentu, orang tertentu, amal perbuatan, ucapan dan yang semisalnya. Cinta yang demikian termasuk cinta dalam rangka mencintai Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;3.      Cinta yang sesuai dengan tabi'at (manusiawi), &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang termasuk ke dalam cintai jenis ini ialah:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1.      Kasih-sayang, seperti kasih-sayangnya orang tua kepada anaknya dan sayangnya orang kepada fakir-miskin atau orang sakit. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;2.      Cinta yang bermakna segan dan hormat, namun tidak termasuk dalam jenis ibadah, seperti kecintaan seorang anak kepada orang tuanya, murid kepada pengajarnya atau syaikhnya, dan yang semisalnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;3.      Kecintaan (kesenangan) manusia kepada kebutuhan sehari-hari yang akan membahayakan dirinya kalau tidak dipenuhi, seperti kesenangannya kepada makanan, minuman, nikah, pakaian, persaudaraan serta persahabatan dan yang semisalnya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Cinta-cinta yang demikian termasuk dalam kategori cinta yang manusiawi yang diperbolehkan. Jika kecintaanya tersebut membantunya untuk mencintai dan mentaati Allah maka kecintaan tersebut termasuk ketaatan kepada Allah, demikian pula sebaliknya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;KEUTAMAAN MENCINTAI ALLAH &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;1.      Merupakan Pokok dan inti tauhid&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berkata Syaikh Abdurrahman bin Nashir Al-Sa'dy, "Pokok tauhid dan inti-sarinya ialah ikhlas dan cinta kepada Allah semata. Dan itu merupakan pokok dalam peng- ilah-an dan penyembahan bahkan merupakan hakikat ibadah yang tidak akan sempurna tauhid seseorang kecuali dengan menyempurnakan kecintaan kepada Rabb-nya dan menye-rahkan seluruh unsur-unsur kecintaan kepada-Nya sehingga ia berhukum hanya kepada Allah dengan menjadikan kecintaan kepada hamba mengikuti kecintaan kepada Allah yang dengannya seorang hamba akan mendapatkan kebahagiaan dan ketenteraman. (Al-Qaulus Sadid,hal 110)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;2.      Merupakan kebutuhan yang sangat besar melebihi makan, minum, nikah dan sebagainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Syaikhul Islam Ibnu Taymiyah berkata: "Didalam hati manusia ada rasa cinta terhadap sesuatu yang ia sembah dan ia ibadahi ,ini merupakan tonggak untuk tegak dan kokohnya hati seseorang serta baiknya jiwa mereka. Sebagaimana pula mereka juga memiliki rasa cinta terhadap apa yang ia makan, minum, menikah dan lain-lain yang dengan semua ini kehidupan menjadi baik dan lengkap.Dan kebutuhan manusia kepada penuhanan lebih besar daripada kebutuhan akan makan, karena jika manusia tidak makan maka hanya akan merusak jasmaninya, tetapi jika tidak mentuhankan sesuatu maka akan merusak jiwa/ruhnya. (Jami' Ar-Rasail Ibnu Taymiyah 2/230)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;3.      Sebagai hiburan ketika tertimpa musibah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berkata Ibn Qayyim, "Sesungguh-nya orang yang mencintai sesuatu akan mendapatkan lezatnya cinta manakala yang ia cintai itu bisa membuat lupa dari musibah yang menimpanya. Ia tidak merasa bahwa itu semua adalah musibah, walau kebanyakan orang merasakannya sebagai musibah. Bahkan semakin menguatlah kecintaan itu sehingga ia semakin menikmati dan meresapi musibah yang ditimpakan oleh Dzat yang ia cintai. (Madarijus-Salikin 3/38).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;4.      Menghalangi dari perbuatan maksiat.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berkata Ibnu Qayyim (ketika menjelaskan tentang cinta kepada Allah): "Bahwa ia merupakan sebab yang paling kuat untuk bisa bersabar sehingga tidak menyelisihi dan bermaksiat kepada-Nya. Karena sesungguhnya seseorang pasti akan mentaati sesuatu yang dicintainya; dan setiap kali bertambah kekuatan cintanya maka itu berkonsekuensi lebih kuat untuk taat kepada-Nya, tidak me-nyelisihi dan bermaksiat kepada-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Menyelisihi perintah Allah dan bermaksiat kepada-Nya hanyalah bersumber dari hati yang lemah rasa cintanya kepada Allah.Dan ada perbeda-an antara orang yang tidak bermaksiat karena takut kepada tuannya dengan yang tidak bermaksiat karena mencintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Sampai pada ucapan beliau, "Maka seorang yang tulus dalam cintanya, ia akan merasa diawasi oleh yang dicintainya yang selalu menyertai hati dan raganya.Dan diantara tanda cinta yang tulus ialah ia merasa terus-menerus kehadiran kekasihnya yang mengawasi perbuatannya. (Thariqul Hijratain, hal 449-450)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;5.      Cinta kepada Allah akan menghilangkan perasaan was-was.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berkata Ibnu Qayyim, "Antara cinta dan perasaan was-was terdapat perbe-daan dan pertentangan yang besar sebagaimana perbedaan antara ingat dan lalai, maka cinta yang menghujam di hati akan menghilangkan keragu-raguan terhadap yang dicintainya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Dan orang yang tulus cintanya dia akan terbebas dari perasaan was-was karena hatinya tersibukkan dengan kehadiran Dzat yang dicintainya tersebut. Dan tidaklah muncul perasaan was-was kecuali terhadap orang yang lalai dan berpaling dari dzikir kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala , dan tidaklah mungkin cinta kepada Allah bersatu dengan sikap was-was. (Madarijus-Salikin 3/38)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;6.      Merupakan kesempurnaan nikmat dan puncak kesenangan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Berkata Ibn Qayyim, "Adapun mencintai Rabb Subhannahu wa Ta'ala maka keadaannya tidaklah sama dengan keadaan mencin-tai selain-Nya karena tidak ada yang paling dicintai hati selain Pencipta dan Pengaturnya; Dialah sesembahannya yang diibadahi, Walinya, Rabb-nya, Pengaturnya, Pemberi rizkinya, yang mematikan dan menghidupkannya. Maka dengan mencintai Allah Subhannahu wa Ta'ala akan menenteramkan hati, menghidupkan ruh, kebaikan bagi jiwa menguatkan hati dan menyinari akal dan menyenangkan pandangan, dan menjadi kayalah batin. Maka tidak ada yang lebih nikmat dan lebih segalanya bagi hati yang bersih, bagi ruh yang baik dan bagi akal yang suci daripada mencintai Allah dan rindu untuk bertemu dengan-Nya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kalau hati sudah merasakan manisnya cinta kepada Allah maka hal itu tidak akan terkalahkan dengan mencintai dan menyenangi selain-Nya. Dan setiap kali bertambah kecintaannya maka akan bertambah pula pengham-baan, ketundukan dan ketaatan kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala dan membebaskan diri dari penghambaan, ketundukan ketaatan kepada selain-Nya."(Ighatsatul-Lahfan, hal 567) &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;ORANG-ORANG YANG DICINTAI ALLAH Subhannahu wa Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Allah Subhannahu wa Ta'ala mencintai dan dicintai. Allah Subhannahu wa Ta'ala berfirman di dalam surat Al-Ma'idah: 54, yang artinya: "Maka Allah akan mendatangkan satu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintai Allah."  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Mereka yang dicintai Allah Subhannahu wa Ta'ala : &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Attawabun (orang-orang yang bertau-bat), Al-Mutathahhirun (suka bersuci), Al-Muttaqun (bertaqwa), Al-Muhsinun (suka berbuat baik) Shabirun (bersa-bar), Al-Mutawakkilun (bertawakal ke-pada Allah) Al-Muqsithun (berbuat adil). &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang-orang yang berperang di jalan Allah dalam satu barisan seakan-akan mereka satu bangunan yang kokoh. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang yang berkasih-sayang, lembut kepada orang mukmin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang yang menampakkan izzah/kehormatan diri kaum muslimin di hadapan orang-orang kafir. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang yang berjihad (bersungguh-sungguh) di jalan Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang yang tidak takut dicela manusia karena beramal dengan sunnah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Orang yang berusaha mendekatkan diri kepada Allah dengan ibadah sunnah setelah menyelesaikan ibadah wajib. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;SEBAB-SEBAB UNTUK MENDAPATKAN CINTA ALLAH Subhannahu wa Ta'ala &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Membaca Al-Qur'an dengan memikir-kan dan memahami maknanya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Berusaha mendekatkan diri kepada Allah Subhannahu wa Ta'ala dengan ibadah sunnah setelah menyelesaikan ibadah yang wajib. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Selalu mengingat Allah Subhannahu wa Ta'ala , baik de-ngan lisan, hati maupun dengan anggota badan dalam setiap keadaan. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Lebih mengutamakan untuk mencintai Allah Subhannahu wa Ta'ala daripada dirinya ketika hawa nafsunya menguasai dirinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Memahami dan mendalami dengan hati tentang nama dan sifat-sifat Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Melihat kebaikan dan nikmatNya baik yang lahir maupun yang batin. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Merasakan kehinaan dan kerendahan hati di hadapan Allah. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Beribadah kepada Allah pada waktu sepertiga malam terakhir (di saat Allah turun ke langit dunia) untuk bermunajat kepadaNya, membaca Al-Qur'an , merenung dengan hati serta mempelajari adab dalam beribadah di hadapan Allah kemudian ditutup dengan istighfar dan taubat. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Duduk dengan orang-orang yang memiliki kecintaan yang tulus kepada Allah dari para ulama dan da'i, mendengar-kan dan mengambil nasihat mereka serta tidak berbicara kecuali pembica-raan yang baik. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;•Menjauhi/menghilangkan hal-hal yang menghalangi hati dari mengingat Allah Subhannahu wa Ta'ala . &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;(Disadur dari kalimat mutanawwi'ah fi abwab mutafarriqah karya Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd oleh Abu Muhammad).&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-2203957867874017942?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/2203957867874017942/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=2203957867874017942' title='4 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2203957867874017942'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/2203957867874017942'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/cinta-dan-mencintai-alloh.html' title='Cinta dan Mencintai Alloh'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>4</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-7043497294144336589</id><published>2008-09-02T14:08:00.000+07:00</published><updated>2008-09-02T14:10:30.339+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan ramadhan'/><title type='text'>Do'a Berbuka Puasa</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Bismillaahirrohmaanirrohiim..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Sekedar share, bagi yang belum tahu.Smoga Manfaat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Hadits dha’if tentang doa berbuka puasa :&lt;br /&gt;Dari Mu’adz bin Zuhrah, bahwasannya telah sampai kepadanya, sesungguhnya Nabi Shallallahu ‘alaihi was sallam apabila berbuka (puasa) beliau mengucapkan, “Allahumma laka shumtu wa bika amantu …” (HR Abu Dawud no. 2358, Baihaqi 4/239 dan lainnya)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Hadits tersebut di atas dikatakan mursal karena Mu’adz bin Zuhrah adalah seorang tabi’in bukan seorang sahabat, jadi ada sanadnya yang terputus antara sahabat dan tabi’in sehingga haditsnya dikategorikan dha’if.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;Sementara itu hadits yang hasan tentang doa berbuka puasa adalah sebagai berikut :&lt;br /&gt;Doa yang biasa diucapkan Rasulullah SAW ketika berbuka puasa, “DzaHabazh zhoma-u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru insya Allah” yang artinya “Telah hilang rasa haus dan urat - urat telah basah serta pahala telah ditetapkan, insya Allah” (HR. Abu Dawud no. 2357, Ad Daraquthni III/1401 no. 2247, dan Al Hakim no. 1/422, hadits ini dihasankan oleh Syaikh Al Albani dalam Kitab Irwaa-ul Ghaliil no. 920)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;span style="font-size: 9pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Referensi:&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt; 1. Al Masaa-il, Abdul Hakim bin Amir Abdat, Darul Qalam, Jakarta, Cetakan Kedua, Tahun 2004 M.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt; 2. Adab Harian Muslim Teladan, Abdul Hamid bin Abdurrahman As Suhaibani, Pustaka Ibnu Katsir, &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="color: rgb(102, 0, 0);" st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;Bogor&lt;/st1:City&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;, Cetakan Pertama, Januari 2005 M, hal. 184-185.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-7043497294144336589?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/7043497294144336589/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=7043497294144336589' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7043497294144336589'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7043497294144336589'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/09/doa-berbuka-puasa.html' title='Do&apos;a Berbuka Puasa'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-8701954856168467092</id><published>2008-08-29T16:16:00.002+07:00</published><updated>2008-08-29T16:24:06.838+07:00</updated><title type='text'>Persiapan Menyambut Ramadhan</title><content type='html'>Ada dua orang yang dicap “rugi” di dunia dan di akhirat, yakni :&lt;br /&gt;1. Orang yang semasa hidupnya, masih mendapati kedua orang tuanya hidup hingga kemudian orang tuanya meninggal dunia tapi orang tersebut tidak mendapat ridho dari ibu bapaknya.&lt;br /&gt;2. Orang yang memasuki bulan Ramadhan hingga keluar dari bulan Ramadhan namun dia tidak mendapat ampunan dari Allah karena tidak ada bedanya dengan bulan-bulan yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada 4 persiapan yang perlu dijaga menjelang Ramadhan :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. PERSIAPAN RUHANI&lt;br /&gt;• Iman yang jujur, keyakinan yang mantap kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;• Taqwa kepada Allah dimana saja, kapan saja dan dalam kondisi bagaimanapun juga.&lt;br /&gt;• Terus menerus melakukan amal shalih.&lt;br /&gt;• Senantiasa berkomitmen dengan Allah SWT (membedakan halal dan haram dalam berbagai lini kehidupan).&lt;br /&gt;• Mencari rezeqi yang halal.&lt;br /&gt;• Terus menerus bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah diberikan Allah SWT kepada kita.&lt;br /&gt;“Barangsiapa yang berbahagia memasuki bulan Ramadhan, maka Allah SWT mengharamkan neraka baginya”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. PERSIAPAN ILMU&lt;br /&gt;• Persiapan ilmu dapat dilakukan dengan memperbanyak membaca ilmu-ilmu pengetahuan yang berkaitan dengan Ramadhan.&lt;br /&gt;3. PERSIAPAN FISIK&lt;br /&gt;• Upayakan agar senantiasa menjaga kesehatan dengan berbagai cara, seperti olahraga, makan makanan yang bergizi (tidak berlebih), jaga fisik dengan baik agar tidak sakit ketika Ramadhan.&lt;br /&gt;• (Bila perlu) Lakukan General Check Up, supaya segar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. PERSIAPAN FINANCIAL&lt;br /&gt;• Persiapkan finansial anda untuk segala keperluan selama bulan Ramadhan, termasuk pos-pos anggaran untuk infaq dan baju-baju lebaran. Jadi kalau rekan-rekan bermaksud membeli baju lebaran sebaiknya sekarang saja, jangan sampai ketika Ramadhan kita disibukkan dengan aktivitas belanja (shopping).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Shaum (puasa) adalah proses pembinaan dari Allah (tarbiyah ilallah), karena puasa mampu mentarbiyah diri kita dalam hal :&lt;br /&gt;-         akhlaq&lt;br /&gt;-         fikri (pemikiran)&lt;br /&gt;-         fisik&lt;br /&gt;-         aqidah&lt;br /&gt;(Dalam sirah nabawi, banyak diceritakan bahwa peperangan yang dilakukan Rasulullah SAW senantiasa terjadi di bulan Ramadhan)....&lt;br /&gt;Jadi intinya puasa itu bergerak, menzakatkan segala potensi diri kita untuk melakukan amalan kebaikan, baik untuk membentuk keshalihan pribadi maupun keshalihan sosial dalam bermuamalah dengan orang lain, agar diri  kita bisa bermafaat bgai banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JAGALAH AMALAN DI BAWAH INI :&lt;br /&gt;1. Membaca Al Qur’an dengan benar (dibuat target berapa kali khatam, fastabiqul khairat yuuukk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;QS Al Baqarah 148&lt;br /&gt;“Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah (dalam membuat) kebaikan. Di mana saja kamu berada pasti Allah akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Qiyamul Lail (para ulama sepakat dengan shalat tarawih)&lt;br /&gt;3. Shadaqah (dalam bentuk apapun)&lt;br /&gt;4. I’tikaf di masjid&lt;br /&gt;(Barangsiapa yang shalat shubuh berjamaah di masjid, kemudian dia beri’tikaf (tidak bicara, dzikir/membaca Al Qur’an, shalat dua rakaat) maka seolah-olah dia telah melakukan haji dan umroh secara sempurna dan sempurna).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selamat menunaikan ibadah puasa, raihlah janji Alloh dimalam2 ganjil itu, malam yang lebih mulia dari seribu bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Taqobbalallohu minna wa minkum...shiyaamana wa shiyaamakum...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;p class="MsoNormal"&gt;Doa Malaikat Jibril ketika memasuki Bulan Ramadhan : &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;“Ya Allah tolong abaikan puasa ummat Muhammad, apabila sebelum memasuki bulan Ramadhan :&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;* Tidak memohon maaf terlebih dahulu kepada kedua orang tuanya (jika masih ada);&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;* Tidak berma’afan terlebih dahulu antara suami isteri;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;* Tidak bermaaafan terlebih dahulu dengan orang-orang sekitarnya.”&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;Maka Rasulullah pun mengatakan Amiin sebanyak 3 kali..&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;semoga kita menjadi generasi rabbani bukan generasi ramadhani...&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;once again...maafin khilaf ku yah....&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;--Nia--&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-8701954856168467092?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/8701954856168467092/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=8701954856168467092' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8701954856168467092'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8701954856168467092'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/persiapan-menyambut-ramadhan.html' title='Persiapan Menyambut Ramadhan'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3207601788104598976</id><published>2008-08-28T21:44:00.004+07:00</published><updated>2008-08-28T21:55:13.012+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>cuma curhat</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;hum....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Entah mesti bilang apa kali ini.?, lagi-lagi mesti pulang malam. Alloh, hitung tiap jenak ini sebagai penghapus khilaf khilaf ku dimasa lalu, yah?...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Yup, Usulan Program Bantuan Perumahan Mustahik yang kami tujukan untuk Menpera, kembali diminta untuk revisi ulang. Hmmm, Subhanalloh yah...padahal sejak kemarin kemarin lalu, aku sudah pulang malam, untuk mengerjakannya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Mungkin..., apa yang aku lakukan untuk program ini belum maksimal. Tapi jujur, jika usulan ini ditolak hanya karena masalah "pelicin", aku sungguh-sungguh tak terima. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Alloh....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tetapkanlah husnuzhon ini untuk terus hadiri tiap fikir relungku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berikan pengertian tertinggi untuk ummi ku dirumah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;dan mudahkanlah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;setiap kebaikan yang kami jalani ini ya Alloh...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berikan kesabaran....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Untuk mereka yang mengharapkan kami menjadi jembatan untuk menggapai barokahMu yaa Rahmaan...yaa Rahiim...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Intanshurulloha yanshurkum wa yutsabbit aqdaamakum, Jika kamu menolong agama Alloh, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukan mu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;==Semangad Nia!!! Alloh Bersama Slalu !!==&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3207601788104598976?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3207601788104598976/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3207601788104598976' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3207601788104598976'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3207601788104598976'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/cuma-curhat.html' title='cuma curhat'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-8107772472781564764</id><published>2008-08-28T11:59:00.001+07:00</published><updated>2008-08-28T12:08:32.335+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan ramadhan'/><title type='text'>Hijaiyah amal amal Ramadhan</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Bismillaahirrohmaanirrohiim&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Subhanalloh, ternyata huruf-huruf hijaiyah yang berjumlah dua puluh delapan sangat sarat pengetahuan dan nilai akan ramadhan. Berikut saya tuliskan mulai dari huruf alif sampai dengan huruf ya, tapi bertahap yah…&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" &gt;&lt;span style=""&gt;أ&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;           &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Ihtisabi (Mengharap pahala Alloh)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Maksudnya adalah berharap dan memohon ridho serta pahala dari Alloh SWT, dalam menjalankan aktivitas Ramadhan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Rasulullah bersabda : &lt;i style=""&gt;“Barang siapa berpuasa karena iman dan berharap ganjaran dari Alloh, maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lalu” (Muttafaq Alaih).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ب&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Basyarah (Kabar Gembira)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Bersyukur karena kita dipertemukan kembali dengan bulan Ramadhan, bulan yang penuh dengan kabar gembira didalamnya. Bulan dimana begitu banyak ampunan didalamnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;ت&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Tarawih (Sholat Tarawih)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Diantara keistimewaan bulan Ramadhan adalah disyariatkannya sholat tarawih. Ada yang mengerjakan sholat tarawih sebanyak 11 raka’at ada juga yang melaksanakan sebanyak 23 raka’at sebagaimana yang dilaksanakan oleh umar ibn khattab.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;ث&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;        &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Tsubut syahr (Ketetapan bulan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Bulan ramadhan ditetapkan masukdan keluarnya melalui ru’yat atau melihat hilal (bulan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;”Janganlah kalian berpuasa sehingga kalian melihat hilal dan jangan berbuka sehingga kalian melihat hilal, dan jika terjadi kesamar-samaran maka hitunglah baginya (hingga hari 30). Dalam riwayat lain : ”Lengkapilah hingga 30 hari”(Muttafaq ’alaih).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Syaikhul islam ibnu taimiyah menyebutkan ijma ulama bahwa tidak boleh bergantung pada hisab saja dalam menentukan hilal. (Majmu fatawa syaikh bin baz 4174).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ج&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Juud (Berderma)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Ramadhan sebagai titik tolak munculnya sifat peduli dan solidaritas &lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;yang lebih terhadap sesama. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;”Rasulullah merupakan SAW merupakan manusia paling dermawan terhadap kebaikan, dan kedermawanannya meningkat saat masuk bulan ramadhan, ketika jibril mentalaqqi nabi, dan jibril selalu mentalaqqinya (menyimak)setiap malam bulan Ramadhan hingga selesai membaca Al qur’an, dan ketika dijumpainya, nabi paling dermawan dalam kebaikan dibanding angin yang bertiup” (Bukhari).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ح&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Hifzhul Jawarih (Menjaga Anggota Badan)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 18pt; text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Ketika shaum, kita diwajibkan untuk menjaga anggota badan dari maksiat dan dosa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;”Barang siapa yang tidak mampu meninggalkan perkataan dosa dan dia melakukannya, maka Alloh tidak membutuhkan dia untuk meninggalkan makan dan minum” (Bukhari)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Hendaknya kita menjaga Akal, Hati, Mata, Telinga, Lisan dan anggota tubuh lainnya dari kemaksiatan.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;خ&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Khuruj minal manzil (Keluar dari rumah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Saat ramadhan, umat islam dianjurkan untuk keluar dari rumah untuk melaksanakan sholat tarawih dan mendengarkan kajian dimasjid.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Untuk muslimah, dianjurkan untuk tetap memakai hijab syar’i saat keluar rumah (Dalam berpakaian). Dan jangan sia-siakan ramadhan dengan keluar rumah dan berbelanja dan mendatangi tempat-tempat yang tiada manfaatnya.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;د&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Du’a (Berdo’a)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Alloh Berfirman &lt;i style=""&gt;”Berdo’alah kepadaKu, niscaya akan Ku perkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah Ku akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Karna itu, jangan saat-saat berharga pada bulan yang dimuliakan ini dengan bersungguh-sungguh dan bersimpuh dihadapan Alloh, memohon kebaikan di dunia dan di akhirat, ada beberapa waktu mustajabah dimana do’a-do’a dikabulkan, seperti yang disampaikan oleh Rasulullah SAW &lt;i style=""&gt;”Orang yang berpuasa hingga ia berbuka, orang yang sedang dalam perjalanan, orang tua terhadap anaknya, muslim kepada sesama muslim dari kejauhan, antara adzan dan iqomat, pada sepertiga malam terakhir, pada waktu bersujud, pada saat turun hujan, dan pada akhir waktu hari jum’at”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ذ&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;          &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Dzikir (Mengingat Alloh)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Perbanyaklah berdzikir, jangan pernah bosan lisan ini berdzikir, baik dalam melaksanakan pekerjaan kantor ataupun pekerjaan rumah. Aisyah ra ia berkata : &lt;i style=""&gt;”Bahwa Nabi SAW selalu berdzikir kepada Alloh setiap saat” (Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;”Dua kalimat yang ringan di lisan namun berat dalam timbangan dan dicintai oleh yang Maha Rahmaan ”Subhanalloh wa bihamdihi subhaanallohil adzim” (Bukhari)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;”Perumpamaan orang yang berdzikir kepada Alloh dan orang yang tidak berdzikir adalah seperti orang yang hidup dengan orang yang mati” (Bukhari).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ر&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Rukhshah al ifthor (Keringanan untuk berbuka)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Diantara kemudahan ajaran islam adalah Alloh SWT, memberi dispensasi atau rukhshah bagi musafir untuk berbuka pada siang hari di bulan Ramadhan, jika baginya berat untuk berpuasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Dari Hamzah bin amru al aslami berkata : &lt;i style=""&gt;”Wahai Rasulullah SAW: Saya mendapati ayah saya kuat untuk berpuasa saat bermusafir, maka apakah itu dosa? Nabi bersabda, ”itu merupakan keringanan dari Alloh, maka bagi siapa yang mengambil maka baik baignya dan bagi siapa yang suka untuk berpuasa maka tidak ada dosa atasnya” (Muslim).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="SV" &gt;&lt;span style=""&gt;ز&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;         &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Zakat al Fithri (Zakat fitrah)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;Alloh SWT mensyariatkan zakat fitrah sebelum menunaikan sholat ied.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;”Zakat fitrah untuk membersihkan jiwa orang yang berpuasa dari laghwu (Senda gurau) dan rafats (perkataan kotor), sekaligus memberikan makan kepada orang-orang miskin. Bagi siapa yang menunaikannya sebelum sholat, maka ia merupakan zakat fitrah yang makbul dan barangsiapa yang menunaikannya setelah sholat ied, maka ia merupakan shadaqoh biasa”(Baihaqi dan ditashih oleh Al bani).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="SV" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;س&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Sahur (Makan sahur)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;”Perbedaan antara puasa kami dan puasa ahlu kitab adalah makan sahur”(Muslim)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;”Bersahurlah, karena dalam sahur itu ada berkah”(Muttafaq alaih).&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" lang="FI" &gt;&lt;span style=""&gt;ش&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;       &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Syukur (Bersyukur)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Tidak berlebih-lebihan adalah salah satu bentuk rasa syukur.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Kebanyakan kita terkadang menyiapkan berbagai macam makanan untuk berbuka yang melebihi kebutuhan keluarga&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dirumah, sehingga terjadi tabdzir atau berlebihan. &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;”Makan dan minumlah dan jangan berlebih-lebihan karena sesungguhnya Alloh tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan” (Al-a’raaf : 31)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;Ingat, bersyukur akan menambah kenikmatan lainnya&lt;i style=""&gt;. ”Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhan mu memaklumkan : ”Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti akan Ku tambah (nikmat) kepada mu, dan jika kamu mengingkari (nikmat Ku), Maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih” (Ibrahim:7)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  lang="FI" &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="margin-left: 36pt; text-align: justify; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;!--[if !supportLists]--&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 102);font-size:10;" &gt;&lt;span style=""&gt;ص&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:7;"  &gt;     &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;b style=""&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Shiamush Shaghir (Biasakan si kecil shaum)&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Berusahalah memotivasi anak-anak untuk berpuasa, dan berikan teladan kepada mereka untuk sholat. Sehingga ini menjadi langkah awal mereka untuk belajar, agar kelak saat baligh (dewasa) mereka tidak merasa berat lagi untuk menjalan &lt;st1:place st="on"&gt;&lt;st1:state st="on"&gt;kan&lt;/st1:state&gt;&lt;/st1:place&gt; puasa.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:10;"  &gt;Bersambung……&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-8107772472781564764?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/8107772472781564764/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=8107772472781564764' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8107772472781564764'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/8107772472781564764'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/hijaiyah-amal-amal-ramadhan.html' title='Hijaiyah amal amal Ramadhan'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6889255381078138143</id><published>2008-08-27T18:33:00.001+07:00</published><updated>2008-08-27T18:35:37.336+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Tips Sehat Berpuasa</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Dalam beberapa waktu lagi kita akan menghadapi bulan suci Ramadhan, dimana umat Islam diwajibkan untuk melaksanakannya. Banyak para ahli yang setuju bahwa puasa akan menjaga tubuh kita dari beberapa penyakit diantaranya :&lt;br /&gt;- Menjaga kadar kolesterol darah&lt;br /&gt;- Mengurangi radikal bebas dalam tubuh&lt;br /&gt;- Mengurangi resiko penyakit diabetes tipe 2&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Selain itu, seperti dijelaskan oleh dokter Probosuseno SpPD, spesialis penyakit dalam dari &lt;span class="yshortcuts"&gt;Rumah Sakit&lt;/span&gt; Dr Sardjito, &lt;span class="yshortcuts"&gt;Yogyakarta&lt;/span&gt;, ada beberapa manfaat lain dari puasa untuk kesehatan yaitu :&lt;br /&gt;* Mendorong terjadinya rejuvinasi (pergantian) sel-sel tubuh&lt;br /&gt;* Membantu menurunkan tekanan darah bagi yang menderita tekanan darah tinggi. Berat badan juga akan turun.&lt;br /&gt;* Dispepsia (maag) fungsional kebanyakan akan membaik berkat puasa&lt;br /&gt;* Penyakit kulit khususnya jamur akan lebih cepat membaik&lt;br /&gt;* Puasa dapat meningkatkan volume semen, persentase spermatozoa hidup dan jumlah total spermatozoa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;Lakukan dengan benar&lt;br /&gt;Berikut adalah langkah-langkah yang sebaiknya dilakukan dengan benar sesuai dengan kaidah agama juga kesehatan agar puasa kita memberikan hasil yang optimal :&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;1. &lt;span class="yshortcuts"&gt;Makan&lt;/span&gt; dan minum yang cukup, sekitar 8-10 gelas sehari, Minum air di sini tidak selalu berarti air putih semata, tetapi minum teh, susu, jus buah, koktil buah, bahkan kuah sayur juga termasuk dalam jumlah air yang kita konsumsi.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;2. Untuk kebutuhan kalori, biasanya wanita membutuhkan kalori sekitar 1.900 kalori, sementara pria 2.100 kalori. Kalori sebanyak ini bisa terpenuhi dari makanan dan minuman yang disantap selama sahur dan &lt;span class="yshortcuts"&gt;buka puasa&lt;/span&gt;. Untuk makanan, sebaiknya pilih makanan alami karena lebih aman. Misalnya: karbohidrat diperoleh dari nasi, kentang, mi atau jagung.&lt;br /&gt;Protein dari daging, ikan, tempe, tahu, dan lain-lain. Sedangkan sumber vitamin dan mineral ada pada sayuran dan buah-buahan berwarna kuning, hijau tua, dan merah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;3. Saat berbuka puasa, hendaknya tidak makan sekaligus banyak, tapi secara bertahap.&lt;br /&gt;Dimulai dengan menikmati makanan ringan atau minuman yang manis-manis. &lt;span class="yshortcuts"&gt;Jika&lt;/span&gt; Anda suka kurma, makanlah buah yang berasa manis ini. Selain berguna untuk menyuplai energi, kurma juga kaya kandungan zat gizi seperti kalium, magnesium, nia sin, dan serat&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;4. Sedangkan pada saat sahur, meski kurang bernafsu untuk makan karena rasa kantuk belum hilang, sebaiknya digunakan sebaik-baiknya. Ada anjuran untuk makan sahur selambat mungkin, kira-kira setengah jam sebelum Imsak. Tapi ingat, sebaiknya makan sahur tidak terlalu kenyang, kira-kira sepertiga dari kebutuhan kalori sehari&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;5. Jika tidak bisa makan nasi dalam jumlah yang cukup banyak (karena ada perubahan pada lambung dan gerakan usus) cobalah untuk makan camilan. Untuk mencegah sembelit, sebaiknya sayur dan buah dikonsumsi setiap hari. Jika perlu mengonsumsi suplemen&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;6. Istirahat di waktu siang hari. Ini berguna untuk menghindari keluarnya keringat yang sangat banyak&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;"  lang="SV"&gt;7. Jika ingin olahraga, bisa dilakukan pada sore hari sekitar satu atau setengah jam sebelum berbuka.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6889255381078138143?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6889255381078138143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6889255381078138143' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6889255381078138143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6889255381078138143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/tips-sehat-berpuasa.html' title='Tips Sehat Berpuasa'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6732660999999304385</id><published>2008-08-22T16:40:00.004+07:00</published><updated>2008-08-27T17:57:34.869+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Bersikap jika ditolak akhwat</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6YcN1boKI/AAAAAAAAAA0/VJqpMk3-G7o/s1600-h/Picture1+hhh.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer;" src="http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6YcN1boKI/AAAAAAAAAA0/VJqpMk3-G7o/s320/Picture1+hhh.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237291027195994274" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Artikel yang layak dibaca untuk kaum adam (semoga manfaat)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;alhikmah-online | &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Baiklah saya akan mencoba kembali kepada permasalahan kita2 semua para ikhwan  yang jelas pada posisi dan saat yang sedemikian ini yang mesti kita lakukan BERSIKAP JIKA DITOLAK AKHWAT IDAMAN…jangan merenung dan mengurung diri dalam kamar tidur apalagi kamar mandi  , lalu apa sikap kita para ikhwan ?  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;1. Percayai qadla&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Manusia tidak suka dengan penolakan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ia ingin semua keinginannya selalu terpenuhi. Padahal ditolak adalah salah satu bagian dari kehidupan kita. Kata seorang kawan, hidup itu adakalanya tidak bisa memilih. Perkataan itu benar adanya, cobalah kita renungkan, kita lahir kedunia ini tanpa ada pilihan; terlahir sebagai seorang pria atau wanita, berkulit coklat atau putih, berbeda suku bangsa, dsb. Demikian pula rezeki dan jodoh adalah hal yang berada di luar pilihan kita. Man propose, god dispose. Kita hanya bisa menduga dan berikhtiar, tapi Allah jua yang menentukan. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;2. Bersiap untuk cinta dan bahagia&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;“Seandainya ukhti menjadi istri saya, saya berjanji akan membahagiakan ukhti,” demikian ungkapan keinginan para ikhwan terhadap akhwat yang akan mereka lamar. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Puluhan, mungkin ratusan angan-angan kita siapkan seandainya si dia menerima pinangan cinta kita. Kita begitu siap untuk berbahagia dan membahagiakan orang lain. Sama seperti banyak orang yang ingin menjadi kaya, tenar dan dipuja banyak orang.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="ES"&gt;Sayang, banyak diantara kita yang belum siap untuk merasa kecewa. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dan ketika impian itu berakhir kita seperti terhempas. Tidak percaya bahwa itu bisa terjadi, ada akhwat yang ‘berani' menolak pinangan kita. Bila kurang waras, mungkin akan keluar ucapan, “berani-beraninya...” atau “apa yang kurang dari saya.....” &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;3. Bukan Aib&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ditolak? Emang enak! Wah, mungkin demikian pikiran sebagian ikhwan. Malu, kesal dan kecewa menjadi satu. Tapi itulah bentuk ‘perjuangan' menuju pernikahan. Kita tidak akan pernah tahu apakah sang pujaan menerima atau menolak kita, kecuali setelah mengajukan pinangan padanya. Manakala ditolak tidak usah malu, bukan cuma kita yang pernah ditolak, banyak ikhwan yang ‘senasib' dan ‘sependeritaan'.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Saatnya berjiwa besar ketika ditolak. Tidak perlu merasa terhina. Demikian pula saat banyak orang tahu hal itu. Bukankah apa yang kita lakukan adalah sesuatu yang benar? Mengapa mesti malu.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Saya tambahi lagi yach..... &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Biasanya kan ada uneq2 gini nich ‘Saya tak mungkin berbahagia tanpanya' wah wah wah .......... &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ini adalah perangkap, ia akan memenjarakan kita terus menerus dalam kekecewaan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Perasaan ini juga menghambat kita untuk mendapatkan kesempatan berbahagia dengan orang lain. Mereka yang terus menerus mengingat orang yang pernah menolaknya, dan masih terbius dengan angan-angannya sebenarnya tengah menyiksa perasaan mereka sendiri dan menutup peluang untuk bahagia.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Mari berpikir jernih, untuk apa memikirkan orang lain yang sudah menjalani kehidupannya sendiri? &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jangan biarkan orang lain membatalkan kebahagiaan kita. Diri kitalah yang bisa menciptakannya sendiri. Untuk itu tanamkan optimisme dan keyakinan terhadap qadla Allah SWT. Insya Allah, akan ada orang yang membahagiakan kita kelak.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Cinta membutuhkan waktu&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“maukah ukhti menjadi istri saya? Saya tunggu&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jawaban ukhti dalam waktu 1 X 24 jam!” Masya Allah, cinta bukanlah martabak telor yang bisa di tunggu waktu matangnya. Ia berproses, apalagi berbicara rumah tangga, pastinya banyak pertimbangan-pertimbangan yang harus dipikirkan. Ada unsur keluarga yang harus berperan. Selain juga ada pilihan-pilihan yang mungkin bisa diambil.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jadi harap dipahami bila kesempatan datangnya cinta itu menunggu waktu. Seorang akhwat yang akan dilamar bisa jadi tidak serta merta menjawab. Biarkanlah ia berpikir dengan jernih sampai akhirnya ia melahirkan keputusan. Jadi cara berpikir seperti di atas sebenarnya lebih cocok dimiliki anggota tim SWAT ketimbang orang yang berkhitbah&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ideal bagus, Tapi realistik adalah sempurna&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;“Suami yang saya dambakan adalah yang bertanggungjawab pada keluarga, giat berdakwah dan rajin beribadah, cerdas serta pengertian, penyayang, humoris, mapan dan juga tampan.” Itu mungkin suami dambaan Anda duhai Ukhti . tapi jangan marah bila saya katakan bahwa seandainya kriteria itu adalah harga mati yang tak tertawar, maka yang ukhti butuhkan bukanlah seorang ikhwan melainkan kitab-kitab pembinaan. Kenyataannya tidak ada satupun lelaki didunia ini yang bisa memenuhi semua keinginan kita. Ada yang mapan tapi kurang rupawan, ada yang rajin beribadah tapi kurang mapan, ada yang giat dakwah tapi selalu merasa benar sendiri, dsb.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ini bukan berarti kita tidak boleh memiliki kriteria bagi calon suami/istri kita, lantas membuat kita mengubah prinsip menjadi ‘yang penting akhwat” atau “yang penting ikhwan”. Tapi realistislah, setiap menusia punya kekurangan – sekaligus kelebihan. Mereka yang menikah adalah orang-orang yang berani menerima kekurangan pasangannya, bukan orang-orang yang sempurna. Tapi berpikir realistis terhadap orang yang akan melamar kita, atau yang akan kita lamar, adalah kesempurnaan&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka doa kita kepada Allah bukanlah,”berikanlah padaku pasangan yang sempurna” tetapi “ya Allah, karuniakanlah padaku pasangan yang baik bagi agamaku dan duniaku.”&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Beri cinta kesempatan (lagi)&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;“..........dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yan&lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;g kafir.” ( QS. Yusuf[12]:87 )&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bersedih hati karena gagal bersanding dengan dambaan hati wajar adanya.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Tapi bukan alasan untuk menyurutkan langkah berumah tangga. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Dunia ini luas, demikian pula dengan orang-orang yang mencintai kita. Kegagalan cinta bukan berarti kita tidak berhak bahagia atau tidak bisa meraih kebahagiaan. Bila hari ini Allah belum mempertemukan kita dengan orang yang kita cintai, insyaAllah ia akan datang esok atau lusa, atau kapanpun ia menghendaki, itu adalah bagian dari kekuasaanNya&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Cinta juga berproses. Ia membutuhkan waktu. Ia bisa datang dengan cepat tak terduga atau mungkin tidak seperti yang kita harapkan. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Ada orang yang dengan cepat berumah tangga, tapi ada pula yang merasakan segalanya berjalan lambat, namun tidak pernah ada kata terlambat untuk merasakan kebahagiaan dalam pernikahan. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Beri kesempatan diri kita untuk kembali merasakan kehangatan cinta. ‘ love is knocking outside the door.' Kata musisi Tesla dalam senandung love will find a way. Tidak pernah ada kata menyerah untuk meraih kebahagiaan dalam naungan ridhoNya. Yang pokok, ikhwan atau akhwat yang kelak akan menjadi pasangan kita adalah mereka yang dirihoi agamanya.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Kekuatan Ruhiyah&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Percaya diri itu harus, tapi overselfconfidence adalah kesalahan. Jangan terlalu percaya diri akhi bahwa lamaran antum diterima. Jangan juga terlalu yakin ukhti, bahwa sang pujaan akan datang ke rumah anti. Perjodohan adalah perkara gaib. Tanpa ada seorang pun yang tahu kapan dan dengan siapa kita akan berjodoh. Cinta dan berjodohan tidak mengenal status dan identifikasi fisik. Bukan karena ukhti cantik maka para ikhwan menyukai ukhti. Juga bukan karena akhi seorang hamalatud da'wah lalu setiap akhwat mendambakannya.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita tidak bisa mengukur kebahagiaan orang lain menurut persepsi kita.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Bukankah sering kita melihat seseorang yang menurut kita “luar biasa” berjodoh dengan yang ‘biasa-biasa'. Seperti seringnya kita melihat pasangan yang ganteng dan cantik, populer tapi kemudian berpisah. Inilah rahasia cinta dan perjodohan, tidak bisa terukur dengan ukuran-ukuran manusia&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Maka landasilah rasa percaya diri kita dengan sikap tawakal kepada Allah. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Kita berserah diri kepadaNya akan keputusan yang ia berikan. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jauhilah sikap takkabur dan sombong. Karena itu semua hanya akan membuat diri kita rendah dihadapan Allah dan orang lain. Intinya saya bermaksud mengatakan ‘jangan ke-ge-er-an' dengan segala title dan atribut yang melekat pada diri kita.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Hem...kenapa sich kita ditolak para akhwat ?  &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah kta tidak bisa membuat hatinya bergetar ?   trus apa hubungannya ? &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Apakah cinta perlu getaran dulu sebagai bahan explorasinya? Aku tidak tahu! Tapi fakta berikut selalu menjadi bahan renungan.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ada seorang akhwat yang dikhitbah seorang ikhwan. &lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt;Ikhwan tersebut seorang aktifis partai Islam yang istiqomah dengan jalan dakwahnya. Secara ekonomi, dia ‘lebih dari mapan’ dan lulusan S2. Soal tampang, nilai jual tinggi deh! Idola para akhwat dan tak ada sesuatu alasan pun untuk menolaknya. Tapi si akhwat ternyata menolaknya dengan satu alasan. “Aku tidak tergetar olehnya!”.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Kembali aku bertanya, apakah cinta memerlukan getaran dulu? Kemungkinan besar memang dibutuhkan. Getaran adalah pemicu yang menarik salah satu pihak kepada pihak lain. Getaran ibarat besi yang tertarik oleh sebuah magnet, meskipun di dekat magnet ada banyak benda lainnya. Namun hanya si besi yang tertarik mendekati magnet.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Getaran merupakan efek salah satu pihak saja. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Namun bukan tidak mungkin pihak lainnya merasakan getaran yang sama. Energi cinta dari salah satu pihak bisa menulari partner cintanya untuk merasakan getaran yang sama, karena batu yang keras sekalipun akan berlubang jika air terus menerus menetesinya tanpa henti.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style=""&gt;Kebanyakan cinta perlu getaran sebelum mengexplorasinya, namun sebenarnya tidak selalu perlu. &lt;/span&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;&lt;br /&gt;Banyak pasangan yang tidak memerlukan getaran dan cinta saat menikah. Tokh, mereka nyatanya lebih awet daripada pasangan yang memerlukan getaran untuk membangkitkan energi cinta. Ini bisa terjadi karena pasangan awet tersebut pada masa awalnya tidak terlalu mengexplorasi perasaannya, yang terkadang irrasional. Berbeda dengan pasangan yang mengutamakan getaran untuk merasakan cinta, tiba saatnya mereka harus menggunakan pertimbangan rasional, terjadilah konflik ketika menyadari ada perbedaan yang tidak bisa diakomodasi.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="" lang="FI"&gt;Maka ketika muncul pertanyaan dalam benakku, apakah cinta memerlukan getaran terlebih dahulu? Jawabannya tergantung visinya. Visi hidup yang kuat dan benar, tidak memerlukan getaran apapun untuk merasai cinta. Cinta akan timbul dengan sendirinya seiring dengan waktu dan niat ikhlas kita untuk mengexplorasi energi hati. Sedangkan visi yang tidak kuat bahkan tidak punya visi sama sekali, memerlukan getaran agar cinta bisa diexplorasi.&lt;/span&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);" lang="IT"&gt;Dari nasehat2 pakde fatahillahe di myquran&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6732660999999304385?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6732660999999304385/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6732660999999304385' title='3 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6732660999999304385'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6732660999999304385'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/bersikap-jika-ditolak-akhwat.html' title='Bersikap jika ditolak akhwat'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6YcN1boKI/AAAAAAAAAA0/VJqpMk3-G7o/s72-c/Picture1+hhh.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>3</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6359062742426197958</id><published>2008-08-22T16:31:00.002+07:00</published><updated>2008-08-28T12:24:09.136+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Malaikat itu bernama Ibu</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6aH9Rf8dI/AAAAAAAAAA8/aEFOLb0UqDQ/s1600-h/ummi.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6aH9Rf8dI/AAAAAAAAAA8/aEFOLb0UqDQ/s320/ummi.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5237292878176186834" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Kenanglah … Ibu yang selalu menyayangimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln0');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Untuk ibu yang selalu meneteskan air mata ketika kau pergi .....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln1');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Ingatkah engkau … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;ketika ibumu rela tidur tanpa selimut demi ingin melihatmu tidur nyenyak dengan dua selimut membalut tubuhmu ..?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln2');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Ingatkah engkau … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;ketika jemari ibu mengusap lembut kepalamu ? … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Dan ingatkah engkau ketika air mata suci itu menetes dari mata ibumu ketika ia melihatmu terbaring sakit ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln3');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln4');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Sesekali jenguklah ibumu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;yang selalu menantikan kepulanganmu di rumah tempat kau dilahirkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln5');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Kembalilah memohon maaf pada ibumu &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;yang selalu rindu akan senyumanmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln6');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Simpanlah sejenak kesibukan-kesibukan duniawi &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;yang selalu membuatmu lupa untuk pulang&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln7');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Segeralah jangan tunda …&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style=""&gt; &lt;/span&gt;jenguk ibumu yang berdiri menantimu di depan pintu bahkan sampai malam kian larut.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln8');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln9');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Jangan biarkan engkau kehilangan saat-saat yang akan kau rindukan ketika IBU TELAH TIADA ……&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln10');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tak ada lagi yang berdiri di depan pintu menyambutmu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln11');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tak ada lagi senyuman indah mempesona ... tanda bahagia&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln12');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Yang ada hanyalah … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;kamar yang kosong tiada penghuninya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln13');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Yang ada hanyalah … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;baju yang digantung di lemari kamarnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln14');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tak ada lagi yang menyiapkan sarapan pagi untukmu, &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;tak ada lagi yang rela merawatmu sampai larut malam ketika engkau sakit...&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln15');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Tak ada lagi dan tak akan ada lagi yang meneteskan air mata mendo'akanmu di setiap hembusan nafasnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln16');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln17');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Kembalilah segera ….. peluklah ibu yang selalu menyayangimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln18');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Ciumlah kaki ibu yang tlah lemah dan berikanlah yang terbaik di akhir hayatnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln19');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Kawan berdo'alah untuk kesehatannya dan rasakanlah pelukan hangat cinta serta kasih sayangnya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln20');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Jangan sampai engkau menyesal seumur hidupmu … &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;kembalilah … kembalilah …… pada ibu yang selalu menyayangimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln21');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Kenanglah semua cinta dan kasih sayangnya yang begitu tulus&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln22');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln23');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;Ibu …………………….. maafkan aku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;                 var curDiv = document.getElementById('ln24');                 curDiv.innerHTML = convert2url(curDiv.innerHTML);                 var links = curDiv.getElementsByTagName('a');                 for(var i = links.length; i &gt;= 0; --i) {                     if(links[i]) links[i].innerHTML = links[i].innerHTML.substr(0,30) + "...";                 } &lt;/script&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Karena … sampai kapanpun jasamu tak akan terbalas&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6359062742426197958?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6359062742426197958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6359062742426197958' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6359062742426197958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6359062742426197958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/malaikat-itu-bernama-ibu.html' title='Malaikat itu bernama Ibu'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SK6aH9Rf8dI/AAAAAAAAAA8/aEFOLb0UqDQ/s72-c/ummi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-7097338055796138788</id><published>2008-08-22T16:20:00.003+07:00</published><updated>2008-08-28T12:24:53.212+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='hikmah'/><title type='text'>Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur'an</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berkata Abdullah bin Mubarak Rahimahullahu Ta'ala :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt; &lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(0, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;Saya berangkat menunaikan Haji ke Baitullah Al-Haram, lalu berziarah ke makam Rasulullah sallAllahu 'alayhi wasallam. Ketika saya berada disuatu sudut jalan, tiba-tiba saya melihat sesosok tubuh berpakaian yang dibuat dari bulu. Ia adalah seorang ibu yang sudah tua. Saya berhenti sejenak seraya mengucapkan salam untuknya. Terjadilah dialog dengannya beberapa saat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam dialog tersebut wanita tua itu , setiap kali menjawab pertanyaan Abdulah bin Mubarak, dijawab dengan menggunakan ayat-ayat Al-Qur'an. Walaupun jawabannya tidak tepat sekali, akan tetapi cukup memuaskan, karena tidak terlepas dari konteks pertanyaan yang diajukan kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Assalamu'alaikum warahma wabarakaatuh."&lt;br /&gt;Wanita tua : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Salaamun qoulan min robbi rohiim." (QS. Yaasin : 58) (artinya : "Salam sebagai ucapan dari Tuhan Maha Kasih")&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Semoga Allah merahmati anda, mengapa anda berada di tempat ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Wa man yudhlilillahu fa la hadiyalahu." (QS : Al-A'raf : 186 ) ("Barang siapa disesatkan Allah, maka tiada petunjuk baginya")&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jawaban ini, maka tahulah saya, bahwa ia tersesat jalan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Kemana anda hendak pergi?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Subhanalladzi asra bi 'abdihi lailan minal masjidil haraami ilal masjidil aqsa." (QS. Al-Isra' : 1) ("Maha suci Allah yang telah menjalankan hambanya di waktu malam dari masjid haram ke masjid aqsa&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan jawaban ini saya jadi mengerti bahwa ia sedang mengerjakan haji dan hendak menuju ke masjidil Aqsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sudah berapa lama anda berada di sini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tsalatsa layaalin sawiyya" (QS. Maryam : 10) ("Selama tiga malam dalam keadaan sehat"&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Apa yang anda makan selama dalam perjalanan?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Huwa yut'imuni wa yasqiin." (QS. As-syu'ara' : 79) ("Dialah pemberi aku makan dan minum&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Dengan apa anda melakukan wudhu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fa in lam tajidu maa-an fatayammamu sha'idan thoyyiban" (QS. Al-Maidah : 6) ("Bila tidak ada air bertayamum dengan tanah yang bersih&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdulah : "Saya mempunyai sedikit makanan, apakah anda mau menikmatinya?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Tsumma atimmus shiyaama ilallaiil." (QS. Al-Baqarah : 187) ("Kemudian sempurnakanlah puasamu sampai malam&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;Abdullah : "Sekarang bukan bulan Ramadhan, mengapa anda berpuasa?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa man tathawwa'a khairon fa innallaaha syaakirun 'aliim." (QS. Al-Baqarah : 158) ("Barang siapa melakukan sunnah lebih baik&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bukankah diperbolehkan berbuka ketika musafir?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa an tashuumuu khoirun lakum in kuntum ta'lamuun." (QS. Al-Baqarah : 184) ("Dan jika kamu puasa itu lebih utama, jika kamu mengetahui&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Mengapa anda tidak menjawab sesuai dengan pertanyaan saya?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Maa yalfidhu min qoulin illa ladaihi roqiibun 'atiid." (QS. Qaf : 18) ("Tiada satu ucapan yang diucapkan, kecuali padanya ada Raqib Atid&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Anda termasuk jenis manusia yang manakah, hingga bersikap seperti itu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa la taqfu ma laisa bihi ilmun. Inna sam'a wal bashoro wal fuaada, kullu ulaaika kaana 'anhu mas'ula." (QS. Al-Isra' : 36) ("Jangan kamu ikuti apa yang tidak kamu ketahui, karena pendengaran, penglihatan dan hati, semua akan dipertanggung jawabkan"&lt;/span&gt;)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Saya telah berbuat salah, maafkan saya."&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Laa tastriiba 'alaikumul yauum, yaghfirullahu lakum." (QS.Yusuf : 92) ("Pada hari ini tidak ada cercaan untuk kamu, Allah telah mengampuni kamu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bolehkah saya mengangkatmu untuk naik ke atas untaku ini untuk melanjutkan perjalanan, karena anda akan menjumpai kafilah yang di depan."&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa maa taf'alu min khoirin ya'lamhullah." (QS Al-Baqoroh : 197) ("Barang siapa mengerjakan suatu kebaikan, Allah mengetahuinya&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu wanita tua ini berpaling dari untaku, sambil berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Qul lil mu'miniina yaghdudhu min abshoorihim." (QS. An-Nur : 30) ("Katakanlah pada orang-orang mukminin tundukkan pandangan mereka&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka saya pun memejamkan pandangan saya, sambil mempersilahkan ia mengendarai untaku. Tetapi tiba-tiba terdengar sobekan pakaiannya, karena unta itu terlalu tinggi baginya. Wanita itu berucap lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa maa ashobakum min mushibatin fa bimaa kasabat aidiikum." (QS. Asy-Syura' 30) ("Apa saja yang menimpa kamu disebabkan perbuatanmu sendiri&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sabarlah sebentar, saya akan mengikatnya terlebih dahulu."&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fa fahhamnaaha sulaiman." (QS. Anbiya' 79) ("Maka kami telah memberi pemahaman pada nabi Sulaiman&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selesai mengikat unta itu sayapun mempersilahkan wanita tua itu naik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Silahkan naik sekarang."&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Subhaanalladzi sakhkhoro lana hadza wa ma kunna lahu muqriniin, wa inna ila robbinaa munqolibuun." (QS. Az-Zukhruf : 13-14) ("Maha suci Tuhan yang telah menundukkan semua ini pada kami sebelumnya tidak mampu menguasainya. Sesungguhnya kami akan kembali pada tuhan kami&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sayapun segera memegang tali unta itu dan melarikannya dengan sangat kencang. Wanita tua itu berkata lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Waqshid fi masyika waghdud min shoutik" (QS. Lukman : 19) ("Sederhanakan jalanmu dan lunakkanlah suaramu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu jalannya unta itu saya perlambat, sambil mendendangkan beberapa syair, Wanita tua itu berucap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Faqraa-u maa tayassara minal qur'aan" (QS. Al- Muzammil : 20) ("Bacalah apa-apa yang mudah dari Al-Qur'an&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Sungguh anda telah diberi kebaikan yang banyak."&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa maa yadzdzakkaru illa uulul albaab." (QS Al-Baqoroh : 269) ("Dan tidaklah mengingat Allah itu kecuali orang yang berilmu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perjalanan itu saya bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Apakah anda mempunyai suami?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Laa tas-alu 'an asy ya-a in tubda lakum tasu'kum" (QS. Al-Maidah : 101) ("Jangan kamu menanyakan sesuatu, jika itu akan menyusahkanmu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika berjumpa dengan kafilah di depan kami, saya bertanya kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Adakah orang anda berada dalam kafilah itu?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Al-maalu wal banuuna zinatul hayatid dunya." (QS. Al-Kahfi : 46) ("Adapun harta dan anak-anak adalah perhiasan hidup di dunia&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru saya mengerti bahwa ia juga mempunyai anak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Bagaimana keadaan mereka dalam perjalanan ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wa alaamatin wabin najmi hum yahtaduun" (QS. An-Nahl : 16) ("Dengan tanda bintang-bintang mereka mengetahui petunjuk&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari jawaban ini dapat saya fahami bahwa mereka datang mengerjakan ibadah haji mengikuti beberapa petunjuk. Kemudian bersama wanita tua ini saya menuju perkemahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Adakah orang yang akan kenal atau keluarga dalam kemah ini?"&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Wattakhodzallahu ibrohima khalilan" (QS. An-Nisa' : 125) ("Kami jadikan ibrahim itu sebagai yang dikasihi") "Wakallamahu musa takliima" (QS. An-Nisa' : 146) ("Dan Allah berkata-kata kepada Musa") "Ya yahya khudil kitaaba biquwwah" (QS. Maryam : 12) ("Wahai Yahya pelajarilah alkitab itu sungguh-sungguh&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu saya memanggil nama-nama, ya Ibrahim, ya Musa, ya Yahya, maka keluarlah anak-anak muda yang bernama tersebut. Wajah mereka tampan dan ceria, seperti bulan yang baru muncul. Setelah tiga anak ini datang dan duduk dengan tenang maka berkatalah wanita itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fab'atsu ahadaku bi warikikum hadzihi ilal madiinati falyandzur ayyuha azkaa tho'aaman fal ya'tikum bi rizkin minhu." (QS. Al-Kahfi : 19) ("Maka suruhlah salah seorang dari kamu pergi ke &lt;/span&gt;&lt;st1:place style="font-style: italic;" st="on"&gt;&lt;st1:city st="on"&gt;kota&lt;/st1:city&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt; dengan membawa uang perak ini, dan carilah makanan yang lebih baik agar ia membawa makanan itu untukmu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka salah seorang dari tiga anak ini pergi untuk membeli makanan, lalu menghidangkan di hadapanku, lalu perempuan tua itu berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wanita tua : "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Kuluu wasyrobuu hanii'an bima aslaftum fil ayyamil kholiyah" (QS. Al-Haqqah : 24) ("Makan dan minumlah kamu dengan sedap, sebab amal-amal yang telah kamu kerjakan di hari-hari yang telah lalu&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah : "Makanlah kalian semuanya makanan ini. Aku belum akan memakannya sebelum kalian mengatakan padaku siapakah perempuan ini sebenarnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketiga anak muda ini secara serempak berkata :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Beliau adalah orang tua kami. Selama empat puluh tahun beliau hanya berbicara mempergunakan ayat-ayat Al-Qur'an, hanya karena khawatir salah bicara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maha suci zat yang maha kuasa terhadap sesuatu yang dikehendakinya. Akhirnya saya pun berucap :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fadhluhu yu'tihi man yasyaa' Wallaahu dzul fadhlil adhiim." (QS. Al-Hadid : 21) ("Karunia Allah yang diberikan kepada orang yang dikehendakinya, Allah adalah pemberi karunia yang besar&lt;/span&gt;")&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Disarikan oleh: DHB Wicaksono, dari kitab Misi Suci Para Sufi, Sayyid Abubakar bin Muhammad Syatha, hal. 161-168] dari Situs Al-Muhajir &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.kebunhikmah.com&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-7097338055796138788?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/7097338055796138788/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=7097338055796138788' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7097338055796138788'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/7097338055796138788'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/kisah-wanita-yang-selalu-berbicara.html' title='Kisah Wanita Yang Selalu Berbicara Dengan Bahasa Al-Qur&apos;an'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4343489768935107407</id><published>2008-08-22T16:15:00.003+07:00</published><updated>2008-08-28T12:26:39.741+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jika kamu</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span class="yshortcuts"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;Jika&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt; kamu &lt;span class="yshortcuts"&gt;memancing ikan&lt;/span&gt;….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;Setelah ikan itu terlekat di mata kail, hendaklah kamu mengambil ikan itu….&lt;br /&gt;Janganlah sesekali kamu lepaskan ia semula ke dalam air begitu saja….&lt;br /&gt;Karena ia akan sakit oleh karena bisanya ketajaman mata kailmu dan&lt;br /&gt;mungkin ia akan menderita selagi ia masih hidup.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***Begitulah juga setelah kamu memberi banyak pengharapan kepada seseorang…&lt;br /&gt;Setelah ia mulai menyayangimu hendaklah kamu menjaga hatinya….&lt;br /&gt;Janganlah sesekali kamu meninggalkannya begitu saja….&lt;br /&gt;Karena dia akan terluka oleh kenangan bersamamu&lt;br /&gt;dan mungkin tidak dapat melupakan segalanya&lt;br /&gt;selagi dia mengingatmu….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kamu menadah air biarlah berpada,&lt;br /&gt;jangan terlalu mengharap pada takungannya&lt;br /&gt;dan janganlah menganggap ia begitu teguh….&lt;br /&gt;cukuplah sekadar keperluanmu….&lt;br /&gt;Apabila sekali ia retak….&lt;br /&gt;tentu sukar untuk kamu menambalnya seperti semula….&lt;br /&gt;Akhirnya ia dibuang ….&lt;br /&gt;Sedangkan jika kamu coba membaikinya&lt;br /&gt;mungkin ia masih dapat dipergunakan lagi….&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;***Begitu juga jika kamu memiliki seseorang,&lt;br /&gt;terimalah seadanya….&lt;br /&gt;Janganlah kamu terlalu mengaguminya&lt;br /&gt;dan janganlah kamu menganggapnya begitu istimewa….&lt;br /&gt;Anggaplah dia manusia biasa.&lt;br /&gt;Apabila sekali dia melakukan kesilapan&lt;br /&gt;bukan mudah bagi kamu untuk menerimanya….&lt;br /&gt;akhirnya kamu kecewa dan meninggalkannya.&lt;br /&gt;Sedangkan jika kamu memaafkannya&lt;br /&gt;boleh jadi hubungan kamu akan terus hingga ke akhirnya….&lt;br /&gt;&lt;!--[if !supportLineBreakNewLine]--&gt;&lt;br /&gt;&lt;!--[endif]--&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;Jika kamu telah memiliki sepiring nasi…&lt;br /&gt;yang baik untuk dirimu. Mengenyangkan. Berkhasiat.&lt;br /&gt;Mengapa kamu lengah, coba mencari makanan yang lain..&lt;br /&gt;Terlalu ingin mengejar kelezatan.&lt;br /&gt;Kelak, nasi itu akan basi dan kamu tidak boleh memakannya.&lt;br /&gt;Kamu akan menyesal.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;***Begitu juga jika kamu telah bertemu dengan seseorang…..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;yang membawa kebaikan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;kepada dirimu. Menyayangimu. Mengasihimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Mengapa kamu lengah, coba membandingkannya dengan yang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Terlalu mengejar kesempurnaan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kelak, kamu akan kehilangannya&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;apabila dia menjadi milik orang lain.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(102, 0, 0);"&gt;Kamu juga yang akan menyesal.&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(192, 192, 192);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:9;"  &gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(192, 192, 192);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4343489768935107407?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4343489768935107407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4343489768935107407' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4343489768935107407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4343489768935107407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/jika-kamu.html' title='Jika kamu'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-6473767104790416152</id><published>2008-08-22T16:11:00.002+07:00</published><updated>2008-08-28T12:27:16.325+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='www.kebunhikmah.com'/><title type='text'>Hati ibarat rumah</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city style="color: rgb(192, 192, 192);" st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal"&gt;&lt;st1:city style="color: rgb(0, 0, 0);" st="on"&gt;&lt;st1:place st="on"&gt;&lt;span style=""&gt;Ada&lt;/span&gt;&lt;/st1:place&gt;&lt;/st1:city&gt;&lt;span style=""&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; tiga macam rumah, pertama, Rumah Raja, di dalamnya ada simpanannya, harta dan perhiasannya. Kedua, Rumah Kelas Menengah, di dalamnya ada simpanan, harta dan perhiasan yang sedang-sedang saja. Dan ketiga adalah Rumah si Miskin, tidak ada isinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Jika ada seorang pencuri, rumah mana yang akan dimasukinya? &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Tidaklah mungkin kalau ia akan masuk ke rumah yang kosong karena rumah kosong tidak ada barang yang bisa dicurinya. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Karena itulah dikatakan kepada Ibnu Abbas Radhiallahu 'anhu, bahwa ada orang-orang Yahudi mengklaim bahwa di dalam ibadahnya mereka 'tidak pernah terganggu', maka Ibnu Abbas berkata: "Apakah yang bisa dikerjakan oleh syetan dalam rumah yang sudah rusak?" &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Pencuri juga akan berpikir berkali-kali kalau ingin mencoba mencuri di rumah raja, karena tentunya rumah raja dijaga oleh banyak penjaga dan tentara. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Rumah si Miskin mengibaratkan hati yang kosong dari kebajikan, yaitu hati orang-orang kafir dan munafik, yang sudah dikuasai setan, yang telah menjadikannya sebagai tempat tinggal mereka. Maka adakah rangsangan untuk mencuri dari rumah itu sementara yang ada didalamnya semuanya telah habis ‘dikuasai’ setan ? Inilah yang disebut dengan tipe hati yang dikuasai nafsu Amarah (nafsu yang selalu mengajak pada keburukan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Sedang rumah sang Raja mengibaratkan hati yang telah dipenuhi dengan perlindungan Allah Subhanahu wa ta'ala dan keagungan-Nya, penuh dengan kecintaanNya dan senantiasa dalam penjagaan-Nya. Syetan mana yang berani memasuki hati yang kaya ini? Walau demikian syetan adalah makhluk yang selalu nekat menjerumuskan siapapun termasuk hati yang kuat seperti rumah raja sekalipun. Namun kuatnya penjagaan dan pertahanan rumah tipe ini akan membuat berbagai hambatan kokoh yang siap menghadang syetan. Inilah yang disebut dengan tipe hati yang dikuasai nafsu Muthmainnah (nafsu yang selalu mengajak kepada kebaikan).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Rumah yang kelas menengah mengibaratkan hati yang di dalamnya sudah ada tauhid Allah, sudah mengerti tentang Allah dan mencintaiNya serta beriman kepadaNya. Namun didalamnya masih bersemayam pula syahwat yang kurang terkendali, sifat-sifat buruk, hawa nafsu dan tabiat tidak baik. Hati ini ada diantara dua hal. Kadang hatinya cenderung kepada keimanan, ma'rifah dan kecintaan kepada Allah semata, dan kadang condong kepada panggilan syetan, hawa nafsu dan tabiat tercela. Hati semacam inilah yang diincar oleh syetan karena memiliki potensi yang besar untuk ditaklukkannya. Inilah tipe hati memiliki nafsu yang berada diantara jalan menuju kebaikan dan keburukan (nafsu Lawwamah).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Syetan hanya bisa mentaklukkan tipe hati yang dikuasai nafsu Lawwamah ini dengan memanfaatkan titik-titik lemah yang ada di hati tersebut. Di dalam hati seperti ini syetan mendapati senjata-senjatanya yang berupa syahwat, syubhat, khayalan-khayalan dan angan-angan dusta yang berada di dalam hati. Saat memasukinya, syetan mendapati senjata-senjata tersebut dan mengambilnya serta menjadikannya jalan untuk menetap di hati. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Apabila seorang hamba mempunyai benteng keimanan yang dapat mengimbangi serangan tersebut, dan kekuatannya melebihi kekuatan penyerangnya, maka ia akan mampu mengalahkan syetan. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah semata. Tiada daya dan kekuatan kecuali dari Allah semata. &lt;/span&gt;&lt;i style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;”Dan Allah tidak menjadikan pemberian bala-bantuan itu melainkan sebagai kabar gembira bagi (kemenangan) mu, dan agar tenteram hatimu karenanya. Dan kemenanganmu itu hanyalah dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana”. &lt;/i&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;(Ali Imran:126)&lt;/span&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-6473767104790416152?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/6473767104790416152/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=6473767104790416152' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6473767104790416152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/6473767104790416152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/hati-ibarat-rumah.html' title='Hati ibarat rumah'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4368151995640724554</id><published>2008-08-21T19:08:00.007+07:00</published><updated>2008-08-28T12:28:24.019+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>seuntai pinta....</title><content type='html'>&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Ku rasa kan degup itu semakin dekat saja&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;o:p style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ku rasa kan rindu itu semakin jelas saja&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Ku rasa kan cinta itu semakin dalam saja&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alloh ku ....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Izinkan ku tempatkan cinta ini diatas Ridho Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Izinkan ku letakkan cinta ini beralaskan Barokah Mu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alloh ku ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Biarkan ku jaga hati ini hanyalah untuk ia&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;ia yang sudah Kau tetapkan untukku&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;ia yang kelak akan menjadi qawwam ku&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Ayah dari jundi jundi ku..&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Alloh ku .....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sampaikan salam ku untuk nya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Untuk seseorang yang kini menempati ruang di hati ku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Untuk seseorang yang selalu ada dalam tiap tiap do'aku&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;walau aku tak tahu, siapa kah ia?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;walau aku tak akan pernah mau, melukis wajahnya, dalam setiap do'a ku..&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Biar ia tetap menjadi rahasia Mu...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Biar ia tetap menjadi rahasia sebelum saat akad itu terijabkan...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;Alloh ku....&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Katakan pada ia... &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahwa aku hanya ingin ia jemput dengan cara Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahwa aku hanya ingin ia bawa dengan kereta Sakinah dan Mawaddah Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahwa aku mencintanya karena Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Bahwa aku merindunya karena Mu&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dan katakan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika ia tak siap menjemputku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Jika ia tak mampu membawaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka biarkah cinta ini tumbuh hanya pada Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Maka biarkan rindu ini mekar hanya pada Mu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dan biarkan aku menjalani hidup ku &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sama seperti dulu .....&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Sebelum ia hadir ....&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt; &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pada Mu ku berharap cinta..&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pada Mu ku gantung Do’a ........&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Pada Mu ku titip pinta ......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Dengan sangat .......&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;Cinta MU&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0); text-align: justify;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="" lang="SV"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;--Nia--&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4368151995640724554?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4368151995640724554/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4368151995640724554' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4368151995640724554'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4368151995640724554'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/degup-degap-cinta-22-mei-2007-ku-rasa.html' title='seuntai pinta....'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4310207829027035292</id><published>2008-08-21T19:05:00.002+07:00</published><updated>2008-08-28T12:29:08.060+07:00</updated><title type='text'>Ketika Rindu Datang Lagi</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;15.54pm&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;u&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;14 syawal 1427H&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;6 November 2006&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Ketika rindu datang lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Maka kata apa yang kan ku ucapkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Maka doa apa yang kan ku luncurkan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Maka luap apa yang kan ku berikan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Padamu?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Ketika rindu hadir lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Siapkah dirimu akan diriku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Siapkah diriku akan dirimu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Siapkah kita akan hadirNya&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Mitsaqaan ghalizhaNya?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Ketika rindu bermekaran lagi&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah diriku tetap di hatimu ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah dirimu tetap di hatiku ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah cinta kita tetap bermuara padaNya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah rindu kita tetap beratap ridho surgaNya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah detik kita berpeluh tangis ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Akan kebesaranNya ?&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Akan keMaha-an Nya ?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah semua padamu&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(153, 0, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;Adakah semua padaku&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;span  lang="SV" style="font-family:Verdana;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 51, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;Ia titipkan?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;--ketika mulai lagi--&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4310207829027035292?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4310207829027035292/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4310207829027035292' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4310207829027035292'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4310207829027035292'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/ketika-rindu-datang-lagi.html' title='Ketika Rindu Datang Lagi'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3892914192584919871</id><published>2008-08-21T10:22:00.004+07:00</published><updated>2008-08-28T12:29:39.609+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Berhentilah...</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(192, 192, 192);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ukhty fillah yang dirahmati Alloh..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sengaja ku tulis ini semua, agar kau tahu, apa yang sebenarnya ku rasakan selama ini...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ukhty....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kadang ada lelah yang terasa disini&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kadang ada jenuh yang terus saja menari di sisi relung hati&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Sungguh, aku hanya manusia biasa dengan banyak cacat dan cela&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukan manusia sempurna seperti kata mu...&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Ukhty....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhentilah....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berhentilah menjadi bayang bayang ku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berhentilah menjadi "seperti" aku...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Berhentilah ukhty...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahwa sungguh, idola kita sebenarnya adalah Rasulullah&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bahwa sungguh teladan kita hanyalah ia&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bukan aku!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Bukan aku!!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Maka berhentilah ukhty....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhenti ingin seperti menjadi diriku..&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Lepas semua topeng mu yang ingin menjadi aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Tanggalkan tiap kata kata yang ingin seperti aku&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Dan jadilah dirimu sendiri&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;---untuk mu yang selalu saja membayangi---&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3892914192584919871?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3892914192584919871/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3892914192584919871' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3892914192584919871'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3892914192584919871'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/berhentilah.html' title='Berhentilah...'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1535643922593645132</id><published>2008-08-20T19:31:00.003+07:00</published><updated>2008-08-28T12:30:14.780+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Surat abi buat annisa</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;                          Annisa anakku,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Saat Abi menulis surat ini, Abi tak tahu apakah kelak kamu akan membacanya atau tidak. Sengaja Abi tuliskan hal ini karena Abi yakin bahwa diantara manusia yang banyak ada orang-orang yang akan dapat mengambil pelajaran dari kita. Walaupun pilihan Allah terhadap kita sudah jelas, tetap saja Abi berharap semoga Allah menjauhkan kita dari sifat sombong dan takabur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Ketika Abi memutuskan untuk membantu kerja nabi kita, Abi menyadari bahwa cepat atau lambat kamu akan mendapatkan bahwa Abi tidak cukup punya waktu untuk membantumu belajar, bermain atau bersenda gurau sebagaimana yang dulu pernah kita lakukan. Selepas itu barangkali orang yang tidak tahu akan menyangka bahwa Abi adalah orang yang tidak peduli lagi dengan keluarganya sendiri.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Dalam keadaan seperti ini, Abi tetap merasa bahwa kamu tahu betapa Abi sayang padamu. Ketika Abi mengurusmu, Abi tidak tahu apakah Abi termasuk orang tua yang tegar atau tidak. Saat kamu demam, Abi takut Allah segera memanggilmu pulang ke haribaan-Nya. Selepas berdoa untuk kesembuhanmu, Abi justru merasa malu karena tak kuasa membendung air mata yang gugur.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Pada banyak hari yang telah lalu kamu dapati bahwa Abi belum pulang saat kantuk mengusaimu. Dan ketika kamu bangun, kita pun hanya punya sedikit masa untuk buat persiapan, yakni saat Abi pergi kerja dan kamu pergi ke sekolah. Kalau saja bukan karena Ummi yang sering mendesak Abi dengan ‘ancamannya’ barangkali Abi tidak punya waktu meskipun satu malam untuk berbual denganmu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Maafkan Abi bila sampai saat ini Abi tidak memberimu waktu lapang sebagaimana kebanyakan anak sebayamu mendapatkannya. Bila Abi tidak sedang keluar di tempat lain atau di negeri lain, kamu dapati Abi sibuk dengan urusan dakwah di kampung kita atau sekitarnya. Meskipun demikian Ummi biasanya tahu kemana Abi pergi.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Barangkali kamu menyangka bahwa Abi terlalu keras dalam mendidikmu lewat Ummi. Sebagaimana saudara2-mu yang lain, kamu harus cukup merasa puas dengan cerita kawan2-mu di sekolah tentang tayangan televisi kegemaran anak2 sebayamu. Kamu juga belajar merasa puas dengan sedikitnya bekal ketika sekolah. Akan tetapi barangkali inilah yang terbaik yang dapat Abi berikan untuk menjadikanmu tegar dan mandiri pada satu hari nanti dengan ijin Allah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Abi yakin bahwa Allah selalu menepati janji-Nya. Dia terlalu agung untuk mengingkari janji2-Nya sendiri. Dia robb kita yang maha pemelihara, maha kaya lagi maha memberi. Dan bila Abi memutuskan bahwa dakwah adalah kerja utama kita, itupun karena Abi yakin dengan ketetapan-Nya yang sempurna. Dan bila abi tetap bekerja sebagai buruh, itupun karena Abi yakin bahwa dengan cara inilah dakwah boleh diusahakan mengikuti kemampuan kita. Allah ‘menghantar’ kita ke tempat kita tinggal saat ini sebagaimana Dia mengutus nabi dan rasul-Nya kepada kaumnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Barangkali kamu memendam banyak cerita tentang kesulitan yang timbul di dalam keluarga kita akibat kerja ini. Barangkali juga kamu merekam banyak kejadian yang menyedihkanmu karena bertambahnya kesibukan yang berhubungan dengan dakwah. Namun demikian, hendaknya kamu selalu ingat bahwa Allah swt selalu memberikan kesusahan kepada orang2 yang dicintai-Nya. Dengannya Allah swt menurunkan sifat2 yang bila seseorang memilikinya maka dapat dipastikan bahwa Allah bersamanya. Bukankah Allah bersama orang yang sabar, Allah bersama orang yang takwa, Allah bersama orang yang ikhlas? Sifat2 seperti inilah yang Dia hendak turunkan kepada kita dan para da’i-Nya di seluruh alam.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Pagi ini, setelah pulang dari mengantarkanmu ke madrasah hafidzah selama 7 hari di tempat yang jauh, Abi berkesempatan meneleponmu. Sungguh, dari suaramu Abi tidak lagi khawatir akan kebaikanmu. Kamu tertawa bersama kawan2-mu yang ikut ‘nimbrung’ di telepon. Kamu telah mendapatkan tempat yang cocok untuk masa depanmu. Semua ini adalah karunia dari Allah yang maha pengasih dan maha penyayang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Annisa, jaga dirimu baik2 nak. Abi tidak melupakan kerja besar yang telah kamu buat beberapa tahun yang lalu atas Son Lie, kawan sebayamu, justru pada saat Abi tidak bersamamu. Abi tidak tahu hikmah yang bagaimana yang telah Allah berikan kepadamu sehingga dalam beberapa bulan saja Son Lie beserta mamah-papahnya (yang datang dari Beijing) dapat memeluk Islam di tanganmu. Kamu belum lagi akil baligh, namun Allah telah memberimu satu cahaya yang dapat menerangi orang yang ada dalam kegelapan. Abi bersyukur kepada Allah atas karunia ini. Abi bangga memilikimu, nak.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Maka bila kamu susah, janganlah kamu mengadukannya kepada siapapun sebelum kamu datang kepada Allah. Bila kamu sakit, janganlah kamu berobat sebelum kamu ‘menanyakan’ sakitmu kepada robb-mu. Bila kamu dalam kekurangan, perbaikilah amal2-mu, dengan demikian Allah akan mencukupkanmu bahkan melebihkanmu dengan apa saja yang disukai-Nya bagimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Selalulah berdoa agar Allah melimpahkan kekuatan dan bantuan-Nya bagi Abi dalam menolong agama-Nya. Insya Allah Abi terus belajar dalam mengikuti contoh teladan kita, nabi Muhammad saw. Doakan juga kebaikan bagi Ummi. Semoga Allah mencatatmu sebagai anak yang berbakti kepada kedua orangtuamu hingga Dia sendiri ridho kepadamu dan ridho kepada Abi dan Ummi, orangtuamu. Subhanallah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Wassalam,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Abi dan Ummi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt; Pattaya, 10/06/2003&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);"&gt;www.kebunhikmah.com&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1535643922593645132?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1535643922593645132/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1535643922593645132' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1535643922593645132'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1535643922593645132'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/surat-abi-buat-annisa.html' title='Surat abi buat annisa'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4659992680763484984</id><published>2008-08-14T16:46:00.011+07:00</published><updated>2008-08-28T12:33:34.481+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Karena aku ada</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Bismillaahirrohmaanirrohiim..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Alhamdulillah, persiapan pelaksanaan baksos yang akan diadakan tanggal 16/8/08, sedikit demi sedikit mulai terlihat cahayanya. Optimisme ku kian membumbung tinggi, Semoga Alloh melancarkan acaranya pada saat hari H. Hmm, betapa banyak cerita seru yang sayang jika tak ku tulis disini. Maka izinkan sejenak ku tulis, bagaimana persiapan kami menyambut agenda ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Baksos menyambut ramadhan, yup, agenda inilah yang beberapa pekan lalu sedikit banyak menguras waktu waktu malam ku (maaf ya ma). Di agenda kali ini, aku juga banyak mengambil hikmah yang memang sengaja Alloh siapkan untuk ku (terimakasih Alloh). Mulai dari ide yang begitu saja muncul untuk mengadakan baksos, indibath hingga totalitas yang harus kami leburkan pada agenda kali ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Bayangkan (coba deh bayangin hehe), ide ini baru saja diungkapkan oleh ummi ku, pada tanggal 27 Juli 2008, well, waktu yang lumayan singkat. Kami (aku dan teman2 pengajian ku) beserta satu kelompok pengajian lain yang tak aku kenal, hanya diberikan waktu sekitar 2 minggu untuk mempersiapkan segalanya. Mulai dari dana, setting acara, dsbnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;"Masya Alloh, sanggupkah kami? " pekik ku saat itu. Tapi tak lama kemudian, aku tersenyum optimis pada ummi ku. Ku katakan saat itu "Siap mi, sebagai jundiyah, ana siap menerima tugas dari ummi. Allohu Akbar". Hening saat aku berucap kata itu, teman-teman ku seolah ingin mengatakan dalam tatapan mereka "Nia, kamu yakin..?? ". Dan benar saja, kata itulah yang keluar dari seorang ukhty yang kami tuakan di forum "Little Nia, are u sure about this..?" tanya nya dengan wajah serius. Hmm, aku hanya bisa tersenyum saat itu, dan mengatakan dengan tegas "Yes my dear, i'm really really sure, ingatlah...kita bisa jika kita yakin kita bisa. Kita hanya perlu niat tulus dan totalitas dalam menjalaninya. okeh".&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Lagi-lagi, jawaban ku diterima oleh teman-teman yang lain. Bismillah, ucapku dalam hati. "Alloh, mudahkan gerak gerak ini dalam menggapai keridhoan Mu...". Ummi pun mengatakan bahwa tugas membuat proposal, kupon, dan setting acara adalah tugas kelompok ku, sedang tugas mempersiapkan santunan, humas, peralatan dan persiapan tempat adalah tugas kelompok pengajian yang lain. dan tahu?, tanggal 30 Juli 2008, proposal harus sudah selesai kami kerjakan, termasuk kupon-kupon untuk menggalang dana. Demikian apa yang dikatakan ummi ku. Glek. cuma 2 hari waktu buat proposal??.Hehe, aku cuma bisa tersenyum, sedang teman-teman ku, "bisa kan nia..?". "Iyah...pasti bisa kok. Percaya deh sama Alloh. Innalloha ma ana" ucapku kembali menyemangati.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Terencana. yah, inilah yang aku mau. Saat dikatakan tanggal 30 Juli Proposal dan kupon harus selesai, maka proposal itu memang harus sudah selesai. Demikian yang aku dan teman-teman sepakati. dan Alhamdulillah....tepat di tanggal 30 Juli saat syuro kedua diadakan di kebun raya bogor, proposal dan kupon kami, telah selesai dan siap dibagikan. Allohu Akbar!!. Target yang kami akan berikan untuk baksos adalah : santunan pendidikan untuk 30 anak yatim, santunan untuk janda 20 org, santunan dhu'afa 20 org, pelayanan kesehatan untuk 100 org, serta tausiyah menyambut ramadhan. Total dana yang kami butuhkan adalah sekitar 10 juta rupiah. Well, 10 juta?? dua minggu?? hemm, pasti bisa (mode pede plus optimis kebangetan on) Hee..&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;10 Agustus 2008&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Waktu pun terus berlalu, tibalah saatnya kami dipertemukan dengan kelompok pengajian yang lain untuk syuro gabungan. Astaghfirullah, betapa seringnya aku menggigit bibir karena menahan rasa kecewa. Ternyata, kelompok yang satu itu, belum menyiapkan apa-apa, termasuk publikasi, peralatan dan persiapan tempat. Aku yang sejak tadi diam mengamati, berontak. Dengan tegas ku katakan, "jika begitu, apa yang sudah kalian persiapkan?? ". Mereka pun terdiam. Ishbir, ishbir, desah ku mengelola jiwa ku. Bismillah.... akhirnya aku katakan pada mereka "Apa yang bisa kami bantu ukhty, mari kita kerjakan bersama-sama, jika merasa berat disana, silakan berbagi disini, tafadholy..." ucapku sambil tersenyum ke mereka. Lantas mulai lah mereka membacakan hal-hal yang dirasa berat untuk dikerjakan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Teman-teman ku enggan, mereka mengatakan bahwa tugas sudah dibagi-bagi, maka mereka lah yang harus bertanggung jawab. Aku terdiam mendengarnya. "Haruskah...??" desir ku. Akhirnya, tanpa bermaksud ingin menguasai semuanya, ku katakan pada mereka, "Biar ana yang melakukan apa apa yang belum kalian kerjakan. Sendiri". Teman-teman ku pun terperanjat, tapi kemudian langsung tersenyum, mereka sudah faham betul sifat ku. Dengan sedikit bercanda, teman-teman ku mengatakan "ayoo de, kamu yang kerjain sendiri yah??, ga boleh minta bantuan kita lho.....inget itu yah, jendral kecil..hehehe". Dan langsung saja ku jawab "iyaaa....kaka kaka, aku yang ngerjain sendiri.. wee". hehe.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Jujur, kadang aku takut dikatakan otoriter dan ingin menguasai segala tugas, padahal bukan itu yang aku maksud. Aku hanya ingin kita semua sama sama bergerak, jika mereka tak mau bergerak, maka aku siap mengambil ladang itu. Bukankah itu sejatinya da'wah, jika masih banyak orang yang merasa enggan bercocok tanam di dunia untuk dipanen kelak di akhirat, maka kita lah yang berlomba-lomba mengambilnya. Kita ada untuk bermakna. Bukan sekedar bertopang dagu. Bahkan setiap diri seorang muslim sesungguhnya adalah orang-orang yang terbaik, sesuai dengan firman Alloh :&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;Kamu adalah umat  yang terbaik yang  dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma'ruf, dan mencegah dari yang  munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu  lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka  adalah orang-orang yang fasik. (al imran :110).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Maka dengan bismillah, perlahan tapi pasti, tugas tugas itu ku kerjakan, walau terkadang, aku harus tiba dirumah pada pukul 20.30 WIB. Kini, sisa dana yang masih harus dikumpulkan adalah sekitar 400ribu rupiah. Semoga, di detik detik terakhir, dana itu, mampu kami kumpulkan. Semoga Alloh mempermudah jalan perjuangan kecil kami.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:verdana;" &gt;Akhirnya, menjadi ada lah untuk bermakna, karena setiap kita akan pergi, dan hanya amal lah yang akan kita bawa ke kampung akhirat nanti.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;Seonggok kemanusiaan terkapar, siapa yang mengaku bertanggungjawab? bila semua menghindar, biarlah saya yang menanggungnya semua, atau sebagiannya…&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;    &lt;/div&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="font-style: italic; color: rgb(0, 0, 0); text-align: justify;"&gt;(Ust. Rahmat Abdullah)&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify; color: rgb(0, 0, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4659992680763484984?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4659992680763484984/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4659992680763484984' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4659992680763484984'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4659992680763484984'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/karena-aku-ada.html' title='Karena aku ada'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1373114348940309496</id><published>2008-08-14T15:15:00.005+07:00</published><updated>2008-08-28T12:30:59.170+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Mencintai Yang Tak Sempurna Dengan cara YAng Sempurna</title><content type='html'>&lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(153, 0, 0);font-family:verdana;font-size:100%;"  &gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;            &lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Ketika kita bertemu orang yang tepat untuk dicintai, Ketika kita berada di tempat pada saat yang tepat, Itulah kesempatan. Ketika kita bertemu dengan seseorang yang membuatmu tertarik, Itu bukan pilihan, itu kesempatan. Bertemu dalam suatu peristiwa bukanlah pilihan, Itupun adalah kesempatan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Bila kita memutuskan untuk mencintai orang tersebut, Bahkan dengan segala kekurangannya, Itu bukan kesempatan, itu adalah pilihan. Ketika kita memilih bersama dengan seseorang walaupun apapun yang terjadi, Itu adalah pilihan. Bahkan ketika kita menyadari bahwa masih banyak orang lain Yang lebih menarik, lebih pandai, lebih kaya daripada pasanganmu Dan tetap memilih untuk mencintainya, Itulah pilihan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(153, 0, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;Perasaan cinta, simpatik, tertarik, Datang bagai kesempatan pada kita. Tetapi &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1218701613_9"&gt;cinta sejati&lt;/span&gt; yang abadi adalah pilihan. Pilihan yang kita lakukan. Berbicara tentang pasangan jiwa, Adasuatu kutipan dari film yang Mungkin sangat tepat : "Nasib membawa kita bersama, tetapi tetap bergantung pada kita bagaimana membuat semuanya berhasil" Pasangan jiwa bisa benar-benar ada. Dan bahkan sangat mungkin ada seseorang Yang diciptakan &lt;span style="border-bottom: 1px dashed rgb(0, 102, 204); cursor: pointer;" class="yshortcuts" id="lw_1218701613_10"&gt;hanya untukmu&lt;/span&gt;. Tetapi tetap berpulang padamu Untuk melakukan pilihan apakah engkau ingin Melakukan sesuatu untuk mendapatkannya, atau tidak... &lt;span class="yshortcuts" id="lw_1218701613_11"&gt;Kita&lt;/span&gt; mungkin kebetulan bertemu pasangan jiwa kita, Tetapi mencintai dan tetap bersama pasangan jiwa kita, Adalah pilihan yang harus kita lakukan. Kita ada di dunia bukan untuk mencari seseorang yang sempurna untuk dicintai TETAPI untuk belajar mencintai orang yang tidak sempurna dengan cara yang sempurna.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(51, 204, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="margin-bottom: 0in; color: rgb(0, 153, 0);font-family:georgia;"&gt;&lt;span style="font-size:0;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1373114348940309496?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1373114348940309496/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1373114348940309496' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1373114348940309496'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1373114348940309496'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/mencintai-yang-tak-sempurna-dengan-cara.html' title='Mencintai Yang Tak Sempurna Dengan cara YAng Sempurna'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-526611325851580527</id><published>2008-08-12T17:56:00.005+07:00</published><updated>2008-08-12T18:06:53.857+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Hadiah dari ade ku di plagiat orang</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bismillahirrohmaanirrohiim...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cuma mau ceritaa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hiks, agak sedih juga sore ini. Sebuah tulisan yang sudah disiapkan, enggan ku selesaikan. Agak kessell...sedih jugaa....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tadi nia sempet jalan jalan ke multiply teman-teman, dari iam, ke mang eem's, dan seterusnya dan seterusnya. Tiba tiba aku di kejutkan sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SKFtwiZd25I/AAAAAAAAAAg/BfLo4BI5Nf4/s1600-h/nia.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer;" src="http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SKFtwiZd25I/AAAAAAAAAAg/BfLo4BI5Nf4/s320/nia.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5233584922615995282" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Apaaahhh???!!! ini kan hadiah dari ade ku untuk aku, di design khusus sama diya untuk aku....kok ada di multiply orang lain....hiks..hiks...sedihhhh...ga terimaaa..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entahlah, mungkin hari ini, aku sedang senshi..afwan...hiks..hiks....tapi sedih ajaaahh....ini kan hadiah dari ade kecil ku..tapi malah dipasang di multiply orang lain..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;humm, mencoba menenangkan diri, mungkin ia suka dengan gambarnya lantas dipasang..huff...&lt;br /&gt;ya semoga demikian....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;spesial buat jiwa..."ayo menunduk...berbagilah dengan saudari mu yang lain..."&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-526611325851580527?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/526611325851580527/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=526611325851580527' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/526611325851580527'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/526611325851580527'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/hadiah-dari-ade-ku-di-plagiat-orang.html' title='Hadiah dari ade ku di plagiat orang'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SKFtwiZd25I/AAAAAAAAAAg/BfLo4BI5Nf4/s72-c/nia.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-4967073243244797839</id><published>2008-08-12T17:54:00.001+07:00</published><updated>2008-08-12T17:56:09.379+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Hati-hati bawa hati</title><content type='html'>by Mohammad Fauzil Adhim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aduh..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Susahnya punya hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Letaknya tersembunyi,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi geraknya tampak sekali&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( he hemm, malu juga diri ini )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Makanya,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih baik punya istri (suami jika akhwat hem..)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tersenyum ada yang menanggapi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau berekspresi ada yang memahami&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikapnya lembut tak bikin keki&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang malah memuji&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Tuhan tak pernah ingkar janji,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;kalau terus menjaga diri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akan mendapat pendamping yang lurus hati”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau masih sendiri,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hati-hati bawa hati&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau sibuk mencari perhatian,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapan kamu mengenal gadis&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang bisa menjaga pandangan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagusnya sibuk menyiapi perbekalan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;tanpa susah-susah membayangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;saat-saat tak terbayangkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun kalau sudah beristri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan lupa mengingatkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau ada yang dilalaikan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentang perkara yang disyari’atkan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kalau ia memelihara kewajiban&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingat-ingatlah untuk memberi perhatian&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jangan menunggu dapat peringatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(Kupinang Engkau dengan Hamdalah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;cintai Alloh always!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-4967073243244797839?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/4967073243244797839/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=4967073243244797839' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4967073243244797839'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/4967073243244797839'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/hati-hati-bawa-hati.html' title='Hati-hati bawa hati'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-5576021195350793709</id><published>2008-08-07T14:56:00.002+07:00</published><updated>2008-08-07T15:02:06.234+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Menjadi 1/2 yang utuh</title><content type='html'>&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Ku awali fajar dingin ku, dengan berkutat pada tulisan yang telah ku buat sejak semalam. Betapa sedikit agenda yang telah ku susun, namun mengapa tak cukup kesempatan untuk melaksanakan semuanya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Yah, ada beberapa agenda yang terpaksa ku cancel karena pekerjaan kantor yang sejak kemarin menjerit-jerit minta diselesaikan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;terdiam ku dalam kamar dan entah mengapa, mengalir dengan deras sebuah do'a seiring dengan deras airmata ku...&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;"ya Allah, ku tahu, kewajiban lebih banyak dari waktu yang tersedia, maka izinkan aku untuk menjadikannya utuh walau hanya setengah yang ku kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin tak bisa ku lewati satu hari ku ini bersama ummi yang ku cinta, salah seorang yang memberi ku syurga, tak bisa ku nikmati berdiskusi dengan nya selama yang beliau inginkan, berbincang dengan adik adik yang ku sayangi, maka izinkan aku untuk menjadikannya utuh walau hanya setengah yang mampu ku kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin tak bisa ku lewatkan satu hari ku ini dengan organisasi yang selama ini membersamaiku, tak banyak ide dan amanah mampu ku tunaikan sesempurna yang mereka inginkan, maka izinkan aku untuk menjadikannya utuh walau hanya setengah yang mampu ku kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin tak bisa ku lewatkan satu hari ku ini dengan sahabat ku, mendengarkan ia bercerita sepuas jiwanya, melayani segala apa yang ia pinta, maka izinkan aku untuk menjadikannya utuh walau hanya setengah yang mampu ku kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Mungkin tak bisa ku lewatkan satu hari ku ini dengan adik adik ku, berbagi penyejuk jiwa dengan mereka, maka izinkan aku menjadikan nya utuh walau hanya setengah yang mampu ku kerjakan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maka izinkan aku membagi bagi waktu ku untuk mereka, biarkan aku memberikan sedikit yang ku miliki saat ini untuk mereka, walau aku tahu, tak kan pernah utuh apa yang ku beri untuk mereka. karna ku tahu, hanya Engkaulah yang Maha Sempurna dalam Memberi, dalam Mencintai....dalam memberikan segala yang ada di dunia dan akhirat ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;Maka izinkan aku, untuk memberikan waktu ku yang utuh hanya untuk Mu, untuk mengejar Cinta Mu, untuk menggapai Kasih Mu, untuk mendapatkan Ridho Mu,,,,&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;          &lt;p style="font-family: verdana; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;==saat semua ingin di dahulukan==&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-5576021195350793709?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/5576021195350793709/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=5576021195350793709' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5576021195350793709'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/5576021195350793709'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/menjadi-12-yang-utuh.html' title='Menjadi 1/2 yang utuh'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-3907810177646976312</id><published>2008-08-07T14:08:00.005+07:00</published><updated>2008-08-07T14:52:40.633+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='goresan'/><title type='text'>Cinta oh cinta....</title><content type='html'>&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Ba'da basmallah...&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Cinta oh cinta,&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Mengapa selalu ada kata jatuh di depan kata cinta ?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Apakah cinta pada akhirnya hanya akan membuat sakit..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Apakah cinta pada akhirnya hanya akan membuat kecewa..?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Hmm, tadi malam, ana kembali menerima telpon dari seorang ukhty yang bercerita tentang perasaannya yang sedang berkecamuk. Yup, lagi-lagi ana harus membuka telinga lebar-lebar untuk mendengarkan kisahnya. Kisah tentang janji "Arjuna" -jika boleh disebut begitu-, yang meninggalkan Shinta - nya begitu saja.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Shinta (nama diremangkan-humm..) yang terlanjur berharap banyak pada sang arjuna, ternyata harus menelan pil yang teramat pahit. Ia, yang dulu dijanjikan akan dilamar oleh arjuna, ternyata harus menerima kenyataan, bahwa arjunanya sudah menemukan sang dewi yang jauh lebih merebut hati sang arjuna. &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Tragis. Naas. Shinta menangis kencang. deras (atau banjir mungkin yah). Ia merasa sudah menyerahkan segenap cintanya untuk sang arjuna. Tapi yang terjadi?? Habis manis sepah dibuang...so sad...too bad.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;"Mengapa selalunya terjadi seperti ini?", renung ana dalam diam. "Mengapa begitu banyak shinta-shinta yang mengalami hal seperti ini". Apakah shinta tak cukup menjaga hati?, apakah benteng shinta terlalu lemah?.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Padahal sudah tertulis jelas dalam Al Qur'an &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;"....Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi  (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui,  sedang kamu tidak mengetahui" QS: 2 : 216.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;See..? sudah jelas Alloh katakan itu. Alloh sudah terlebih dulu mengingatkan kita untuk mencintai seseorang atau sesuatu itu biasa saja. Seseorang yang sudah menjadi pasangan kita saja, harus dicintai biasa saja, apalagi yang bukan MAHRAM. Humm.....&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;Lantas mengapa masih ada cinta yang sebegitu dalam selain cinta pada Alloh?? padahal di ayat sebelumnya, Alloh juga mengatakan &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;"Dan diantara manusia ada orang-orang yang menyembah tandingan-tandingan selain  Allah; mereka mencintainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun  orang-orang yang beriman amat sangat cintanya kepada Allah. " QS: 2 : 165.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;                 &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; Ada 8 Pengertian cinta menurut Al-Qur'an :&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 1. Cinta mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan "nggemesi". Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia&lt;br /&gt;ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 2. Cinta rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur'an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata&lt;br /&gt;rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim.  Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 3. Cinta mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur'an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 4. Cinta syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur'an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 5. Cinta ra'fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur'an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 6. Cinta shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur'an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun minal jahilin (Q/12:33)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt; 7. Cinta syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur'an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur'an. &lt;/span&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:10;"&gt;Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma'tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as'aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa'ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div style="font-family: verdana; text-align: justify;"&gt;  &lt;/div&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0); text-align: justify;font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span lang="SV"  style="font-size:10;"&gt; 8. Cinta kulfah. yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur'an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;  &lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Ciri dari cinta sejati ada tiga : (1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, (2) lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan (3) lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Alloh SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Alloh Swt, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Alloh SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Alloh SWT daripada perintah yang lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size:85%;"&gt;&lt;span style="font-size:10;"&gt;Maka ukhty...katakan dengan tegas!!!! Ini cinta atau nafsu???. Jika ia cinta, maka arahkan ia kepada koridor yang diberkahi Alloh, jika ia nafsu semata, maka bersegeralah kembali pada Alloh. Sang Penggenggam Cinta. Wallohu a'lam&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="color: rgb(51, 204, 0);font-family:verdana;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-3907810177646976312?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/3907810177646976312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=3907810177646976312' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3907810177646976312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/3907810177646976312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/cinta-oh-cinta.html' title='Cinta oh cinta....'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-8549454282858234713.post-1546283320483993703</id><published>2008-08-07T13:59:00.001+07:00</published><updated>2008-08-07T14:05:58.357+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Artikel'/><title type='text'>Jadilah seperti lebah</title><content type='html'>&lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Rasulullah saw. bersabda, &lt;em&gt;“Perumpamaan orang beriman itu bagaikan lebah. Ia makan yang bersih, mengeluarkan sesuatu yang bersih, hinggap di tempat yang bersih dan tidak merusak atau mematahkan (yang dihinggapinya).”&lt;/em&gt; (Ahmad, Al-Hakim, dan Al-Bazzar) &lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Seorang mukmin adalah manusia yang memiliki sifat-sifat unggul. Sifat-sifat itu membuatnya memiliki keistimewaan dibandingkan dengan manusia lain. Sehingga di mana pun dia berada, kemana pun dia pergi, apa yang dia lakukan, peran dan tugas apa pun yang dia emban akan selalu membawa manfaat dan maslahat bagi manusia lain. Maka jadilah dia orang yang seperti dijelaskan Rasulullah saw., &lt;em&gt;“Manusia paling baik adalah yang paling banyak memberikan manfaat bagi manusia lain.”&lt;/em&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Kehidupan ini agar menjadi indah, menyenangkan, dan sejahtera membutuhkan manusia-manusia seperti itu. Menjadi apa pun, ia akan menjadi yang terbaik; apa pun peran dan fungsinya maka segala yang ia lakukan adalah hal-hal yang membuat orang lain, lingkungannya menjadi bahagia dan sejahtera. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Nah, sifat-sifat yang baik itu antara lain terdapat pada lebah. Rasulullah saw. dengan pernyataanya dalam hadits di atas mengisyaratkan agar kita meniru sifat-sifat positif yang dimiliki oleh lebah. Tentu saja, sifat-sifat itu sendiri memang merupakan ilham dari Allah swt. seperti yang Dia firmankan, &lt;em&gt;“Dan Rabbmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah: ‘Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Rabbmu yang telah dimudahkan (bagimu).’ Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Rabb) bagi orang-orang yang memikirkan.”&lt;/em&gt; (An-Nahl: 68-69) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Sekarang, bandingkanlah apa yang dilakukan lebah dengan apa yang seharusnya dilakukan seorang mukmin, seperti berikut ini: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Hinggap di tempat yang bersih dan menyerap hanya yang bersih.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Lebah hanya hinggap di tempat-tempat pilihan. Dia sangat jauh berbeda dengan lalat. Serangga yang terakhir amat mudah ditemui di tempat sampah, kotoran, dan tempat-tempat yang berbau busuk. Tapi lebah, ia hanya akan mendatangi bunga-bunga atau buah-buahan atau tempat-tempat bersih lainnya yang mengandung bahan madu atau nektar. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Begitulah pula sifat seorang mukmin. Allah swt. berfirman: &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Hai manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan adalah musuh yang nyata bagimu.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt; (Al-Baqarah: 168) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma’ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya, memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al-Qur’an), mereka itulah orang-orang yang beruntung.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt; (Al-A’raf: 157) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Karenanya, jika ia mendapatkan amanah dia akan menjaganya dengan sebaik-baiknya. Ia tidak akan melakukan korupsi, pencurian, penyalahgunaan wewenang, manipulasi, penipuan, dan dusta. Sebab, segala kekayaan hasil perbuatan-perbuatan tadi adalah merupakan khabaits (kebusukan). &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Mengeluarkan yang bersih.&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Siapa yang tidak kenal madu lebah. Semuanya tahu bahwa madu mempunyai khasiat untuk kesehatan manusia. Tapi dari organ tubuh manakah keluarnya madu itu? Itulah salah satu keistimewaan lebah. Dia produktif dengan kebaikan, bahkan dari organ tubuh yang pada binatang lain hanya melahirkan sesuatu yang menjijikan. Belakangan, ditemukan pula produk lebah selain madu yang juga diyakini mempunyai khasiat tertentu untuk kesehatan: liurnya! &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Seorang mukmin adalah orang yang produktif dengan kebajikan. &lt;em&gt;“Hai orang-orang yang beriman, rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu dan perbuatlah kebajikan, supaya kamu mendapat kemenangan.”&lt;/em&gt; (Al-Hajj: 77) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Al-khair&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt; adalah kebaikan atau kebajikan. Akan tetapi al-khair dalam ayat di atas bukan merujuk pada kebaikan dalam bentuk ibadah ritual. Sebab, perintah ke arah ibadah ritual sudah terwakili dengan kalimat “rukuklah kamu, sujudlah kamu, sembahlah Rabbmu” (&lt;em&gt;irka’u, wasjudu, wa’budu rabbakum&lt;/em&gt;). Al-khair di dalam ayat itu justru bermakna kebaikan atau kebajikan yang buahnya dirasakan oleh manusia dan makhluk lainnya. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Segala yang keluar dari dirinya adalah kebaikan. Hatinya jauh dari prasangka buruk, iri, dengki; lidahnya tidak mengeluarkan kata-kata kecuali yang baik; perilakunya tidak menyengsarakan orang lain melainkan justru membahagiakan; hartanya bermanfaat bagi banyak manusia; kalau dia berkuasa atau memegang amanah tertentu, dimanfaatkannya untuk sebesar-besar kemanfaat manusia. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Tidak pernah merusak&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;Seperti yang disebutkan dalam hadits yang sedang kita bahas ini, lebah tidak pernah merusak atau mematahkan ranting yang dia hinggapi. Begitulah seorang mukmin. Dia tidak pernah melakukan perusakan dalam hal apa pun: baik material maupun nonmaterial. Bahkan dia selalu melakukan perbaikan-perbaikan terhadap yang dilakukan orang lain dengan cara-cara yang tepat. Dia melakukan perbaikan akidah, akhlak, dan ibadah dengan cara berdakwah. Mengubah kezaliman apa pun bentuknya dengan cara berusaha menghentikan kezaliman itu. Jika kerusakan terjadi akibat korupsi, ia memberantasnya dengan menjauhi perilaku buruk itu dan mengajukan koruptor ke pengadilan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Bekerja keras&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Lebah adalah pekerja keras. Ketika muncul pertama kali dari biliknya (saat “menetas”), lebah pekerja membersihkan bilik sarangnya untuk telur baru dan setelah berumur tiga hari ia memberi makan larva, dengan membawakan serbuk sari madu. Dan begitulah, hari-harinya penuh semangat berkarya dan beramal. Bukankah Allah pun memerintahkan umat mukmin untuk bekerja keras? &lt;em&gt;“Maka apabila kamu telah selesai (dari sesuatu urusan), kerjakanlah dengan sungguh-sungguh (urusan) yang lain.”&lt;/em&gt; (Alam Nasyrah: 7) &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Kerja keras dan semangat pantang kendur itu lebih dituntut lagi dalam upaya menegakkan keadilan. Karena, meskipun memang banyak yang cinta keadilan, namun kebanyakan manusia –kecuali yang mendapat rahmat Allah– tidak suka jika dirinya “dirugikan” dalam upaya penegakkan keadilan. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Bekerja secara jama’i dan tunduk pada satu pimpinan&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Lebah selalu hidup dalam koloni besar, tidak pernah menyendiri. Mereka pun bekerja secara kolektif, dan masing-masing mempunyai tugas sendiri-sendiri. Ketika mereka mendapatkan sumber sari madu, mereka akan memanggil teman-temannya untuk menghisapnya. Demikian pula ketika ada bahaya, seekor lebah akan mengeluarkan feromon (suatu zat kimia yang dikeluarkan oleh binatang tertentu untuk memberi isyarat tertentu) untuk mengudang teman-temannya agar membantu dirinya. Itulah seharusnya sikap orang-orang beriman. &lt;em&gt;“Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.”&lt;/em&gt; (Ash-Shaff: 4)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tidak pernah melukai kecuali kalau diganggu&lt;/strong&gt; &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Lebah tidak pernah memulai menyerang. Ia akan menyerang hanya manakala merasa terganggu atau terancam. Dan untuk mempertahankan “kehormatan” umat lebah itu, mereka rela mati dengan melepas sengatnya di tubuh pihak yang diserang. Sikap seorang mukmin: musuh tidak dicari. Tapi jika ada, tidak lari. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;;" lang="SV"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="color: rgb(51, 204, 0);"&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;" lang="SV"&gt;Itulah beberapa karakter lebah yang patut ditiru oleh orang-orang beriman. Bukanlah sia-sia Allah menyebut-nyebut dan mengabadikan binatang kecil itu dalam Al-Quran sebagai salah satu nama surah: An-Nahl. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;Allahu a’lam. &lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;br /&gt;&lt;p&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; font-family: &amp;quot;Century Gothic&amp;quot;; color: white;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 11pt; color: rgb(0, 102, 51);"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p&gt;&lt;em style="color: rgb(255, 255, 255);"&gt;&lt;span style=";font-family:&amp;quot;;font-size:11;"  &gt;&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 102, 51);font-size:11;" &gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/8549454282858234713-1546283320483993703?l=azuraakhfiya.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/feeds/1546283320483993703/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=8549454282858234713&amp;postID=1546283320483993703' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1546283320483993703'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/8549454282858234713/posts/default/1546283320483993703'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://azuraakhfiya.blogspot.com/2008/08/jadilah-seperti-lebah.html' title='Jadilah seperti lebah'/><author><name>Nia al akhfiya'</name><uri>http://www.blogger.com/profile/17540551858130118597</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://2.bp.blogspot.com/_v8eLCb9KjPA/SJkx3sbcEeI/AAAAAAAAAAU/yHYV4Vhu3Eg/s1600-R/masih%2Bsaja....JPG'/></author><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
